
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin hari ini, Jumat (24/7/2026), tercatat melemah tipis ke level US$65.090,00 atau setara Rp1.171.294.550 per koin. Berdasarkan data TradingView yang diambil sekitar pukul 09.30 WIB, BTC turun sekitar 1,55 persen dalam 24 jam terakhir, meski masih membukukan kenaikan 0,53 persen dibanding sepekan lalu dan 1,74 persen dibanding sebulan lalu.
| Indikator | Data |
| Harga BTC (USD) | US$65.090,00 |
| Harga BTC (IDR) | Rp1.171.294.550 |
| Kapitalisasi Pasar | ~US$1,31 triliun |
| Volume Perdagangan 24 Jam | ~US$23,12 miliar |
| Perubahan 24 Jam | -1,55% |
Mengacu pada data TradingView, pelemahan hari ini membuat BTC turun dari level tertinggi pekan ini di kisaran US$66.000 yang sempat disentuh pada Rabu (22/7). Bitcoin kini diperdagangkan sekitar 48 persen di bawah titik tertinggi sepanjang masa senilai US$126.272 yang tercatat pada 6 Oktober 2025, mencerminkan koreksi panjang yang masih berlangsung meski tren jangka pendek sempat menguat.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini tercatat sekitar US$1,31 triliun, tetap menjadikannya aset kripto dengan nilai pasar terbesar di dunia. Volume perdagangan 24 jam berada di kisaran US$23,12 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi yang masih ramai di tengah perdebatan pelaku pasar soal apakah harga BTC sudah menemukan titik dasar atau berpotensi terkoreksi lebih dalam.
Salah satu faktor pendukung pergerakan BTC pekan ini adalah rentetan arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Berdasarkan laporan Benzinga yang mengutip data Santiment Intelligence, ETF Bitcoin spot AS mencatatkan tujuh hari inflow beruntun sepanjang 14-22 Juli 2026 dengan total sekitar US$981,2 juta, mendorong BTC sempat menyentuh level US$66.300.
Santiment mencatat pola serupa terakhir terjadi awal Oktober 2025, mendekati titik tertinggi sepanjang masa Bitcoin, dan menilai pola ini berpotensi membuka jalan menuju US$70.000 meski lonjakan inflow yang tiba-tiba juga bisa menjadi sinyal puncak lokal.
Benzinga menyebut ETF IBIT milik BlackRock memimpin pemulihan arus dana dengan inflow sekitar US$501 juta sepanjang Juli, laju terkuatnya sejak April.
Namun analis Axel Adler yang dikutip dalam laporan yang sama mencatat rata-rata harga beli investor ETF berada di kisaran US$84.714, membuat mereka masih merugi sekitar 22 persen dibanding harga BTC saat ini, sebuah potensi tekanan jual jika harga mendekati level tersebut di kemudian hari.
Selain arus dana ETF, perdebatan soal apakah harga Bitcoin sudah mencapai titik dasar turut menjadi sorotan analis. Menurut laporan Yahoo Finance, harga BTC dibuka di US$66.081,05 pada Kamis (23/7), turun 0,6 persen dari pembukaan Rabu, sebelum melemah ke US$65.054,55 pada pertengahan sesi AS, meski masih naik 2,1 persen dibanding sepekan lalu dan 3,3 persen dibanding sebulan lalu.
Yahoo Finance mencatat CEO Coinbase Brian Armstrong dan CIO Bitwise Matt Hougan sebelumnya menyebut level US$60.000 sebagai titik dasar harga, sementara analis Grayscale Zach Pandl menilai BTC masih berpotensi turun lebih jauh dan baru menemukan titik dasar pada September-Oktober kecuali bank sentral AS menahan diri dari kenaikan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Perbedaan pandangan ini mencerminkan ketidakpastian arah pasar meski data ETF menunjukkan minat institusi yang mulai pulih.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.