
Jakarta, Pintu News – Harga minyak dunia per barel hari ini, Selasa, 28 Juli 2026, tercatat ambles setelah kemajuan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran meredakan kekhawatiran gangguan pasokan yang sempat mendorong harga menembus level US$100 per barel pekan lalu. Investing.com mencatat Brent anjlok ke kisaran US$86,90 per barel, sementara WTI relatif tertahan di US$82,45 per barel, seiring pasar mulai melepas premi risiko geopolitik yang terbentuk selama eskalasi konflik Timur Tengah.

Berdasarkan data real-time yang dihimpun dari Investing.com pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026, dibandingkan dengan penutupan Senin, 27 Juli 2026:
| Jenis Minyak | Harga (USD/Barel) | Tanggal Data |
|---|---|---|
| WTI (Crude Oil) | US$82,45 | 28 Juli 2026 |
| Brent | US$86,90 | 28 Juli 2026 |
Brent anjlok sekitar 5,21 persen atau US$4,78 dari penutupan sebelumnya di US$91,68, sempat menyentuh level terendah harian US$85,82 setelah dibuka di US$86,52. WTI jauh lebih tertahan, bergerak nyaris flat dari penutupan sebelumnya di US$82,48 menuju kisaran US$82,32 hingga US$82,73. Pelemahan tajam Brent dipicu oleh kabar bahwa Pakistan, dengan dukungan Beijing, tengah mendorong Washington dan Teheran untuk kembali membuka jalur perundingan, sehingga pasar menilai risiko gangguan pasokan lewat Selat Hormuz dan Laut Merah mulai mereda meski ancaman serangan Houthi terhadap kapal tanker belum sepenuhnya hilang.
Sentimen bearish turut diperkuat oleh data persediaan minyak mentah Amerika Serikat dari EIA yang secara mengejutkan naik lebih dari 2 juta barel, berbanding terbalik dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan stok. Stok bensin pun ikut bertambah di luar prediksi, memperkuat sinyal bahwa permintaan fisik melemah lebih cepat dari perkiraan.
Laporan Short-Term Energy Outlook EIA edisi Juli 2026 bahkan memproyeksikan konsumsi minyak global akan turun rata-rata 1,2 juta barel per hari sepanjang 2026, dengan penurunan terbesar terjadi di negara non-OECD, termasuk kawasan Asia yang sebelumnya diharapkan menyerap ketatnya pasokan. Di tengah koreksi tajam harga minyak ini, bursa saham Amerika Serikat justru menguat tipis, mengindikasikan aksi jual di pasar komoditas lebih bersifat spesifik ketimbang sentimen risk-off yang meluas.
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga melalui aset crypto berbasis emas seperti Pax Gold dan Tether Gold .
Emas crypto di Pintu
✓ Tanpa ongkos cetak
✓ Trading 24/7
✓ Mulai dari Rp11.000
Didukung 1:1 emas fisik · PAXG & XAUT
Coba emas crypto →Ikuti kami di Google News untuk info terkini crypto dan blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store. Nikmati web trading dengan pro charting, beragam tipe order, dan portfolio tracker di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.