
Jakarta, Pintu News – Penerbit ETF kripto 21Shares resmi mengumumkan tiga perubahan besar pada lima produk dana yang mereka kelola, termasuk ETF yang melacak XRP, Dogecoin , dan Ethereum . Perubahan ini tercatat dalam lima formulir 8-K yang diajukan ke regulator pasar modal Amerika Serikat pekan ini, dan sebagian sudah mulai berlaku sejak 25 Agustus 2026.
Ketiga perubahan tersebut mencakup penggantian nama dana, pergantian sumber acuan harga, hingga jadwal pembayaran biaya sponsor. Langkah ini muncul di tengah lonjakan minat investor terhadap ETF XRP dan Dogecoin dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus persaingan yang makin ketat di segmen ETF Ethereum berbasis staking.
Perubahan pertama yang berlaku efektif 25 Agustus 2026 adalah penggantian nama legal pada dua produk 21Shares, yaitu ETF Ethereum dan ETF Polkadot. Keduanya kini resmi menyandang nama baru dengan tambahan kata “Staking” di belakangnya, mengikuti karakteristik produk yang memang menghasilkan imbal hasil dari mekanisme staking di jaringan masing-masing.

Sementara itu, tiga produk lain milik 21Shares, yakni ETF Bitcoin (ARKB yang dikelola bersama ARK Invest), ETF XRP, dan ETF Dogecoin, tidak mengalami perubahan nama karena ketiganya memang tidak menjalankan mekanisme staking.
Perubahan kedua menyangkut sumber data harga yang dipakai untuk menghitung nilai aset bersih (NAV) harian kelima ETF tersebut. Mulai 27 Agustus 2026, 21Shares beralih dari indeks acuan CME CF Benchmarks ke indeks milik FTSE Russell, anak usaha London Stock Exchange Group.
Pergantian ini terjadi karena lisensi penggunaan indeks CME dijadwalkan berakhir pada 31 Agustus 2026. Bagi investor yang memegang unit ETF ini, perubahan acuan harga berpotensi memunculkan selisih kecil pada perhitungan NAV harian dibandingkan periode sebelumnya, meski secara metodologi kedua penyedia indeks sama-sama mengacu pada harga pasar spot.

Perubahan ketiga yang juga efektif 27 Agustus 2026 adalah jadwal pembayaran biaya sponsor (sponsor fee) yang sebelumnya ditarik secara mingguan, kini diubah menjadi setiap kuartal. Meski jadwalnya berubah, metode pembayaran tetap sama, yaitu menggunakan aset kripto asli yang mendasari masing-masing ETF, seperti Bitcoin untuk ARKB atau DOT untuk ETF Polkadot Staking.
Bagi investor ritel, perubahan jadwal ini tidak mengubah total beban biaya tahunan yang dikenakan, hanya frekuensi penarikannya dari aset dana yang berpengaruh pada arus kas internal produk.
Baca juga: “3 ETF Crypto Baru: ETF ETH, DOGE, dan XRP Resmi Hadir di Pasar AS Rex Osprey!“
Di tengah pengumuman perubahan tersebut, minat investor terhadap ETF spot XRP justru tercatat menguat tajam. Volume perdagangan harian ETF XRP menyentuh rekor baru sebesar 125 juta dolar AS pada 20 Agustus 2026, naik 42 persen dari rekor sebelumnya di angka 87,84 juta dolar AS yang tercatat sejak peluncuran pada November 2025. Volume harian juga masih tinggi pada 21 dan 24 Agustus, masing-masing di kisaran 94 juta dan 107,9 juta dolar AS.
Dari sisi arus masuk dana, total inflow ETF XRP sepanjang Agustus 2026 tercatat mencapai 56,86 juta dolar AS, dua kali lipat dibandingkan capaian Juli yang sebesar 27,29 juta dolar AS. Produk ETF Bitwise XRP menjadi yang paling dominan dengan pangsa sekitar 67 persen dari total volume, diikuti oleh Franklin Templeton, Canary Capital, Grayscale, dan 21Shares. Penguatan arus dana ini sejalan dengan pemulihan harga XRP yang sempat kembali menembus level 1,40 dolar AS.

Perubahan nama pada ETF Ethereum milik 21Shares juga tidak lepas dari tekanan persaingan di segmen produk staking. BlackRock lebih dulu meluncurkan produk sejenis bertajuk ETHB pada 18 Februari 2026, sementara Fidelity mengajukan produk serupa bernama FETH pada 10 Agustus 2026. Kehadiran nama “Staking” pada produk 21Shares dinilai sebagai langkah menyesuaikan positioning di tengah persaingan tersebut.
Pergeseran preferensi investor institusi turut terlihat pada langkah bank asal Italia, Intesa Sanpaolo, yang melaporkan peningkatan kepemilikan Ethereum berbasis staking hingga tiga kali lipat, sembari memangkas eksposur Bitcoin hingga 94 persen. Meski menawarkan potensi imbal hasil tambahan, produk ETF Ethereum staking memiliki karakteristik likuiditas berbeda karena antrean penarikan (withdrawal queue) pada jaringan Ethereum bisa memakan waktu hingga beberapa minggu.
Baca juga: “Grayscale Bagikan Imbal Hasil Staking Ethereum di Tengah Arus Masuk Positif ETF Crypto“
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi