
Jakarta, Pintu News β Harga Bitcoin pada hari ini, Senin 22 Juni 2026, masih bergerak stagnan di kisaran $64.000 per koin. Pergerakan harga BTC yang terbatas ini dipicu oleh kembali memanasnya ketegangan geopolitik di Selat Hormuz, di mana Iran kembali mengancam penutupan jalur pelayaran strategis tersebut sebagai respons terhadap dinamika konflik regional yang terus berkembang.

Berdasarkan data dari CoinGecko dan berbagai sumber pasar kripto terkini, harga Bitcoin (BTC) pada 22 Juni 2026 berada di kisaran $64.000, dengan pergerakan dalam 24 jam terakhir yang relatif datar. Sebelumnya, pada 20 Juni 2026, BTC diperdagangkan di level $63.609 dan sempat mendekati area $64.500 saat sentimen pasar sedikit membaik.
Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,29 triliun, menjadikannya tetap sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan dominasi pasar yang kuat. Volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $8,37 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang masih cukup aktif meski arah harga belum menunjukkan tren yang jelas.
Baca juga: βHarga Bitcoin Tertahan di $76.000 Hari Ini (19/5/26): Efek Ketegangan Antara AS dan Iran?β
Salah satu faktor utama yang menahan kenaikan harga Bitcoin saat ini adalah eskalasi baru di Selat Hormuz. Komando Militer Pusat Iran pada 20-22 Juni 2026 kembali menyatakan akan memblokir Selat Hormuz sebagai βrespons awalβ terhadap pelanggaran gencatan senjata di Lebanon oleh Israel dan kegagalan Amerika Serikat memenuhi kesepakatan awal yang telah disetujui sebelumnya.
Ancaman ini memicu ketidakpastian di pasar energi global. Harga minyak mentah WTI dan Brent kembali melonjak mengancam tekanan inflasi baru, sementara pasar kripto bereaksi dengan pergerakan sideways. Sebelumnya, pada 14 Juni 2026, Trump sempat mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara bebas bea, yang saat itu mendorong Bitcoin naik sekitar 2% ke $65.800. Namun perkembangan terbaru membalikkan optimisme tersebut.
Para analis pasar kripto menyebut bahwa geopolitik, bukan data inflasi atau kebijakan moneter Federal Reserve, kini menjadi kekuatan dominan yang menggerakkan pasar kripto. Penutupan Selat Hormuz berpotensi mendorong harga minyak mentah melonjak drastis, yang pada gilirannya akan meningkatkan biaya energi di kawasan-kawasan penting penambangan Bitcoin seperti Texas, Kazakhstan, dan negara-negara Timur Tengah.
Kenaikan biaya energi secara langsung memengaruhi profitabilitas penambang Bitcoin, yang dapat memicu tekanan jual tambahan dari kelompok miners. Di sisi lain, sejumlah investor mulai memandang Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakstabilan geopolitik, mirip dengan fungsi emas dalam skenario krisis global.
Baca juga: β7 Fakta Bitcoin: Biaya Selat Hormuz Bisa Tembus Rp34,1 Miliar!β
Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini tengah berjuang untuk mempertahankan support di area $63.500-$64.000. Zona resistance terdekat berada di $65.800, level yang sempat disentuh ketika sentimen geopolitik mereda sejenak pekan lalu. Jika tekanan dari ketegangan Hormuz berlanjut, analis memperingatkan potensi koreksi menuju area $61.000-$62.000.
Sebaliknya, resolusi diplomatik yang cepat atas ketegangan Hormuz dapat menjadi katalis positif bagi Bitcoin untuk kembali menguji level $67.000 hingga $70.000 dalam jangka pendek. Pasar saat ini memilih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil posisi besar.
Dengan berbagai faktor makroekonomi dan geopolitik yang masih berputar, Bitcoin diprediksi akan tetap bergerak dalam rentang sempit $62.000-$66.000 dalam beberapa hari ke depan. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan situasi Selat Hormuz, kebijakan moneter The Fed, serta data on-chain Bitcoin yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang arah pergerakan harga.
Perlu diingat bahwa Bitcoin saat ini masih berada sekitar 49% di bawah all-time high-nya di $126.080, menunjukkan bahwa meski ada tekanan jangka pendek, ruang untuk pemulihan jangka panjang masih sangat lebar bagi para investor yang berkomitmen dengan strategi jangka panjang.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.