
Jakarta, Pintu News – Pertanyaan mengenai siapa pemilik sebenarnya dari SpaceX semakin sering mengemuka, terutama setelah perusahaan tersebut memecahkan rekor pencatatan saham perdana (IPO) di bursa Nasdaq pada 12 Juni 2026.
Jawaban atas pertanyaan ini cukup lugas: SpaceX didirikan oleh Elon Musk dan hingga detik ini kendali utamanya masih berada di tangannya, meskipun publik kini dapat membeli porsi kepemilikannya melalui saham berkode SPCX. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah anatomi kepemilikan dan struktur kendali perusahaan di balik roket Starship dan internet Starlink ini.

Sejak mendirikan perusahaan pada tahun 2002, Elon Musk tidak pernah melepaskan posisinya sebagai pemegang saham individu terbesar. Berdasarkan prospektus S-1 yang dirilis kepada publik pada awal Juni 2026, Musk tercatat memiliki sekitar 42% dari total ekuitas SpaceX.
Lonjakan valuasi perusahaan yang sempat menembus angka US$2,6 triliun pada pertengahan Juni lalu memberikan dampak masif pada portofolio kekayaannya. Kenaikan nilai saham SPCX tersebut menjadi katalis utama yang menobatkan Elon Musk sebagai manusia pertama di bumi yang menyentuh status trillionaire (triliuner).
Fakta yang paling krusial bagi investor adalah perbedaan antara kepemilikan ekonomi dan hak suara. Walaupun Musk “hanya” menguasai 42% saham secara finansial, dominasinya dalam pengambilan keputusan perusahaan bersifat mutlak berkat penerapan struktur saham kelas ganda (dual-class share).
Berikut adalah cara kerja struktur tersebut di SpaceX:
Melalui skema ini, Elon Musk secara efektif mengamankan sekitar 82,4% dari total hak suara di SpaceX. Hal ini mengartikan bahwa para pemegang saham publik memiliki hak atas porsi keuntungan ekonomi perusahaan, namun tidak memiliki kekuatan veto atau pengaruh signifikan untuk mengubah arah kebijakan strategis yang ditetapkan oleh Musk.
Selain Musk, jajaran dewan kepemilikan SpaceX juga diisi oleh entitas modal ventura (venture capital) terkemuka dan investor institusional yang telah menyuntikkan dana sejak perusahaan masih berstatus tertutup (pra-IPO).
Pada saat IPO di bulan Juni 2026, SpaceX diketahui hanya melepas sekitar 4,3% dari total keseluruhan ekuitasnya ke pasar publik. Strategi pelepasan saham dalam persentase kecil ini (dikenal sebagai low float) bertujuan untuk meraup dana segar bernilai puluhan miliar dolar tanpa harus mengorbankan stabilitas kepemilikan mayoritas dari para pendukung awalnya.
Melantainya saham SPCX di Nasdaq membuka babak baru di mana masyarakat umum akhirnya dapat menjadi bagian dari revolusi industri luar angkasa dan teknologi kecerdasan buatan milik SpaceX. Anda kini bisa disebut sebagai “pemilik” sebagian kecil dari bisnis raksasa ini melalui pialang saham. Akan tetapi, sangat penting untuk disadari bahwa berinvestasi di SPCX berarti Anda menaruh kepercayaan penuh pada visi tunggal seorang Elon Musk untuk menavigasi masa depan perusahaan.
Terdapat instrumen lain bagi investor yang mencari eksposur terhadap pergerakan harga perusahaan ini melalui ekosistem aset digital. Di aplikasi Pintu, tersedia aset tokenized stock dengan ticker SPCXX. Aset kripto ini memiliki mekanisme harga yang dipatok dengan rasio 1:1 terhadap harga saham fisik SPCX di bursa Nasdaq. Instrumen ini memperdagangkan nilai acuan yang sama dengan saham aslinya tanpa mengharuskan investor melakukan registrasi langsung di broker saham konvensional.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.