
Jakarta, Pintu News – Token Ondo sempat menjadi pusat perhatian pasar kripto pada pertengahan tahun ini setelah rally tajam membawa harganya mendekati area US$0,50 dan memicu proyeksi sejumlah analis bahwa level psikologis US$1 bisa terjangkau apabila momentum institusional berlanjut. Sorotan itu muncul di tengah gelombang kemitraan tokenisasi treasury dan aset dunia nyata yang melibatkan sejumlah lembaga keuangan besar global.
Kini, setelah harga ONDO kembali terkoreksi ke kisaran US$0,32 hingga US$0,34, perhatian pasar bergeser ke gambaran yang lebih luas, yaitu Real World Assets (RWA) sebagai salah satu narasi terbesar di industri kripto tahun ini. Berdasarkan data kategori RWA di CoinGecko, total kapitalisasi pasar sektor ini kini mencapai lebih dari US$63 miliar, dengan sejumlah token infrastruktur dan token berbasis komoditas turut mencuri perhatian.
Ondo Finance dikenal sebagai salah satu proyek yang membawa produk treasury AS bertokenisasi, seperti USDY, ke rantai blockchain publik. Ketika token native-nya melesat puluhan persen dalam hitungan hari, muncul spekulasi bahwa lonjakan tersebut hanyalah permulaan dari adopsi tokenisasi aset dunia nyata yang lebih luas.
Namun harga yang kini kembali mendatar mengingatkan pasar bahwa narasi RWA tidak melulu soal satu token. Ada deretan aset lain, mulai dari infrastruktur oracle hingga emas digital, yang justru memiliki kapitalisasi pasar lebih besar dibandingkan ONDO dan ikut menopang ekosistem tokenisasi secara keseluruhan.

Chainlink menempati posisi teratas dalam kategori RWA versi CoinGecko dengan kapitalisasi pasar sekitar US$7,2 miliar dan harga di kisaran US$9,5. Jaringan oracle ini menyediakan feed data harga dan mekanisme verifikasi cadangan aset (proof of reserve) yang dipakai oleh berbagai protokol tokenisasi, termasuk untuk memverifikasi bahwa token yang beredar benar-benar didukung oleh aset fisik di dunia nyata.
Peran Chainlink semakin relevan seiring makin banyaknya lembaga keuangan yang membutuhkan lapisan data tepercaya untuk menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan jaringan blockchain publik. Tanpa infrastruktur semacam ini, klaim bahwa sebuah token mewakili obligasi, emas, atau properti di dunia nyata akan sulit diverifikasi secara transparan.
Baca juga: “Ondo Finance (ONDO): Proyek RWA yang Diklaim Bisa 10x di 2026, Benarkah? Ini Analisisnya!“

Stellar menjadi nama lain yang konsisten masuk daftar RWA terbesar, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$5,5 miliar. Jaringan ini dirancang khusus untuk transaksi lintas batas dengan biaya rendah dan kecepatan tinggi, karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan sejumlah lembaga keuangan untuk menerbitkan stablecoin maupun aset tertokenisasi lain.
Sejumlah mitra institusional telah memanfaatkan jaringan Stellar sebagai rel penyelesaian transaksi untuk produk keuangan digital, sehingga volume dan adopsinya ikut terdongkrak seiring makin banyak proyek RWA yang membutuhkan jalur distribusi likuiditas lintas wilayah.

Selain aset berbasis data dan pembayaran, emas tertokenisasi juga menjadi bagian penting dari kategori RWA. Tether Gold tercatat memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$2,7 miliar, sementara PAX Gold berada di kisaran US$1,9 miliar, dengan harga keduanya mengikuti pergerakan harga emas fisik di pasar global yang saat ini berada di atas US$4.300 per troy ounce.
Kedua token ini memungkinkan investor memiliki eksposur ke emas batangan tanpa perlu menyimpan logam fisik, sekaligus memberi fleksibilitas untuk memperdagangkannya kapan saja di jaringan blockchain. Karakteristik ini membuat XAUT dan PAXG kerap disebut sebagai versi paling matang dari konsep RWA, karena mekanisme audit cadangan emasnya sudah berjalan lebih lama dibandingkan produk tokenisasi treasury yang baru berkembang belakangan.
Baca juga: “5 Kripto RWA yang Mendominasi Pertumbuhan di Tahun 2025“

Menariknya, token yang memicu seluruh sorotan ini justru berada di posisi lebih kecil dibandingkan lima nama besar RWA lainnya. Berdasarkan data CoinGecko, ONDO diperdagangkan di kisaran US$0,32 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,6 miliar dan berada di peringkat sekitar 47 berdasarkan kapitalisasi pasar global.
Analisis Tronweekly yang terbit 14 Agustus 2026 mencatat ONDO tengah berada dalam fase konsolidasi ketat setelah gagal menembus resistance di area US$0,50, dengan target teknikal terdekat berada di US$0,667 apabila pola konsolidasi tersebut pecah ke atas. Momentum ini didorong oleh ekspansi bisnis tokenized stocks milik Ondo Finance yang tercatat mengelola aset senilai sekitar US$927 juta, bagian dari pasar saham tertokenisasi yang menurut CoinCodex melonjak dari US$80 juta menjadi US$2,7 miliar hanya dalam setahun terakhir.
Data ini menunjukkan bahwa meski level US$1 belum tercapai kembali, ekosistem yang dibangun ONDO tetap berkembang, sementara sorotan yang sempat tertuju padanya justru membantu mengarahkan perhatian pasar ke deretan aset RWA lain yang secara kapitalisasi jauh lebih besar.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi