The Fed Naikkan Suku Bunga 0,25% (27/7/23), Harga Bitcoin Naik Hingga Rp443 Juta?

Updated
July 27, 2023
Gambar The Fed Naikkan Suku Bunga 0,25% (27/7/23), Harga Bitcoin Naik Hingga Rp443 Juta?

Federal Reserve AS telah menaikkan suku bunga sebesar 0,25%, mengangkat tingkat target Fed Funds menjadi 5,25% – 5,50%. Keputusan ini diambil meskipun Federal Reserve sempat menunda kenaikan suku bunga pada pertemuan sebelumnya. Sementara itu, harga Bitcoin tidak menunjukkan reaksi signifikan dan terus diperdagangkan di atas $29.300 atau Rp440 juta (kurs $1 = Rp15.000). Simak berita lengkapnya berikut ini!

Keputusan Federal Reserve Menaikkan Suku Bunga

keputusan the fed suku bunga
Prediksi Kenaikan Suku Bunga Menurut Analis. Sumber: Coingape

Federal Reserve telah memenuhi janjinya untuk menaikkan suku bunga meski sempat menunda kenaikan pada pertemuan sebelumnya. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengumumkan kenaikan 0,25% dalam tingkat target Fed Funds menjadi 5,25-5,50%.

Dalam pernyataan kebijakannya, Fed menegaskan bahwa pembuat kebijakan akan terus menilai data yang masuk dalam hal implikasinya terhadap kebijakan ke depan.

Kenaikan suku bunga ini membawa suku bunga di AS ke level tertinggi dalam 22 tahun, terakhir kali berada pada level ini pada Januari 2001.

Sejalan dengan kenaikan tersebut, bank sentral AS menyatakan, “Dalam menentukan tingkat pengetatan kebijakan tambahan yang mungkin diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke 2 persen seiring waktu, Komite akan mempertimbangkan pengetatan moneter kumulatif, penundaan dengan mana kebijakan moneter mempengaruhi aktivitas ekonomi dan inflasi, serta perkembangan ekonomi dan keuangan.”

Baca Juga: Wah! Harga Crypto Terpengaruh Harga Saham Karena Keputusan The Fed? Apa Dampaknya?

Reaksi Harga Bitcoin terhadap Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve

reakhir harga btc terhadap the fed
Sumber: Market Pintu

Meskipun Federal Reserve telah menaikkan suku bunga, harga Bitcoin tampaknya tidak terpengaruh secara signifikan. Pada saat pengumuman, harga Bitcoin hampir tidak berfluktuasi, tetap datar dibandingkan 24 jam sebelumnya.

Meski demikian, analis pasar telah mencatat bahwa Bitcoin dan pasar crypto secara umum telah menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menghadapi berita ini. Ini mungkin menunjukkan bahwa investor kripto telah memperhitungkan kenaikan suku bunga ini dalam strategi investasi mereka.

Selain itu, beberapa analis juga mencatat bahwa Bitcoin dan crypto lainnya mungkin melihat peningkatan volatilitas dalam jangka pendek sebagai reaksi terhadap kenaikan suku bunga.

Namun, dalam jangka panjang, banyak yang percaya bahwa fundamental kuat Bitcoin dan pasar crypto secara umum akan memungkinkan mereka untuk bertahan dalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi. Ini sejalan dengan pandangan bahwa Bitcoin dan crypto lainnya dapat berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Harga Bitcoin Berpotensi Meningkat Setelah Keputusan The Fed, Ini Hasil Santiment!

Pasar Saham dan Crypto Menyambut Kenaikan Suku Bunga

Keputusan ini disambut dengan respon campur aduk dari pasar saham dan crypto. Dilansir dari Coingape, Indeks S&P 500 turun 0,16% menjadi 4561. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) juga bereaksi negatif, turun 0,13% menjadi 101,16. Sementara itu, harga Bitcoin diperdagangkan pada $29.362 pada saat penulisan, naik sebanyak0,47%.

Keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga telah membawa suku bunga di AS ke level tertinggi dalam 22 tahun. Meski demikian, harga Bitcoin tidak menunjukkan reaksi signifikan dan terus diperdagangkan di atas $29.300.

Dengan pasar crypto yang kemungkinan akan semakin bullish menjelang Bitcoin Halving pada April 2024, akan menarik untuk melihat bagaimana harga Bitcoin akan bereaksi terhadap berita ini dalam jangka panjang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->