Revolusi Teknologi di Arab Saudi: Penerbangan AI Eco-Friendly hingga Lensa AR di Sektor Pendidikan!

Updated
October 2, 2023
Gambar Revolusi Teknologi di Arab Saudi: Penerbangan AI Eco-Friendly hingga Lensa AR di Sektor Pendidikan!

Arab Saudi, negara yang dikenal kaya akan minyak, kini sedang memimpin revolusi teknologi dengan inovasi di sektor penerbangan dan pendidikan. Dengan fokus pada keberlanjutan dan inklusivitas, negara ini menunjukkan komitmennya untuk memanfaatkan teknologi demi kebaikan bersama. Seperti apa perkembangannya? dan bagaimana potensi masa depannya? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Penerbangan Eco-Friendly: Riyadh Air dan Komitmennya untuk Keberlanjutan

riyadh air eco-friendly
Sumber: Airwaysmag

Riyadh Air, maskapai penerbangan baru Arab Saudi, berkomitmen untuk mengurangi jejak karbonnya. Dengan bantuan kecerdasan buatan , mereka berencana untuk melacak rute penerbangan yang menghasilkan emisi karbon paling sedikit.

Peter Bellew, COO Riyadh Air, mengungkapkan bahwa maskapai ini telah memesan 72 pesawat Boeing 787, yang dikenal sebagai pesawat paling efisien dalam hal emisi karbon. Selain itu, mereka juga akan menggunakan sistem IT untuk melacak indeks karbon setiap anggota kru, mendorong praktek ramah lingkungan.

Riyadh Air juga mengeksplorasi sistem ramah lingkungan di bandara, termasuk peralatan darat yang ditenagai oleh listrik dan hidrogen. Bellew menekankan bahwa maskapai ini berharap dapat menggunakan energi hidrogen ramah lingkungan pada tahun 2030.

Baca Juga: Hong Kong dan Arab Saudi Bersatu dalam Revolusi Token dan Pembayaran

Riyadh International Book Fair 2023: Teknologi AR yang Inklusif

Snapchat, bersama dengan Kementerian Kebudayaan Arab Saudi, memperkenalkan lensa augmented reality yang ditenagai oleh AI dan Machine Learning di Riyadh International Book Fair 2023. Lensa ini merupakan lensa bahasa isyarat Arab pertama di Timur Tengah dan Afrika Utara, menandai langkah besar dalam pendidikan inklusif.

Lensa AR ini dapat mengidentifikasi dan menerjemahkan 28 gerakan tangan dari Alfabet Arab yang digunakan dalam Bahasa Isyarat Arab. Teknologi ini menunjukkan potensi transformasi AI dalam acara budaya, mendorong inklusivitas dan keterlibatan.

Mohammed Hasan Alwan, CEO dari The Literature, Publishing & Translation Commission, mengungkapkan kebanggaannya atas kemitraan ini. Pengalaman augmented reality ini sejalan dengan misi untuk mempromosikan pertukaran budaya dan membuat literatur lebih mudah diakses oleh berbagai segmen masyarakat.

Dengan menggabungkan teknologi canggih dan komitmen untuk keberlanjutan dan inklusivitas, Arab Saudi menunjukkan visi masa depan yang cerah. Baik di sektor penerbangan maupun pendidikan, teknologi memainkan peran kunci dalam membentuk masa depan yang lebih baik.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->