Aturan Baru Uni Eropa Wajibkan Perusahaan Crypto Bagikan Data Pajak Pelanggan!

Updated
October 19, 2023
Gambar Aturan Baru Uni Eropa Wajibkan Perusahaan Crypto Bagikan Data Pajak Pelanggan!

Dalam upaya memerangi penghindaran pajak dan pencucian uang, Uni Eropa (EU) baru-baru ini mengadopsi aturan baru yang mengharuskan perusahaan crypto untuk berbagi data pajak pelanggan mereka. Aturan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan stabilitas keuangan di seluruh blok.

Adopsi DAC8 oleh Dewan Uni Eropa

mica crypto uni eropa
Sumber: The Cryptonomist

Dewan Uni Eropa telah resmi mengadopsi iterasi kedelapan dari Direktif Kerjasama Administratif (DAC8) pada 17 Oktober 2023. DAC8 adalah aturan pelaporan pajak crypto yang akan berlaku setelah dipublikasikan di Jurnal Resmi EU.

Baca juga: Kejelasan Regulasi di Timur Tengah Mendorong Pertumbuhan Industri Crypto!

Lebih lanjut, DAC8 dirancang untuk memberikan otoritas kepada pengumpul pajak untuk memantau dan mengevaluasi setiap transaksi crypto yang dilakukan oleh individu atau entitas di negara anggota EU lainnya.

Aturan ini mendapatkan dukungan besar di Parlemen Eropa dengan 535 suara mendukung dan hanya 57 suara menentang.

Perusahaan Crypto Wajib Bagikan Data Pelanggan

Aturan baru ini akan memaksa perusahaan crypto untuk berbagi data kepemilikan pelanggan, yang akan secara otomatis dibagikan antara otoritas pajak. Mulai tahun 2026, perusahaan crypto di Eropa harus memberikan detail keuangan pemegang akun mereka kepada otoritas pajak.

Penyedia layanan crypto, seperti dompet digital dan bursa, akan harus memberikan informasi pengguna kepada regulator pemerintah. Langkah ini juga diharapkan dapat membantu melacak dana kriminal yang dinyatakan dalam crypto saat melintasi perbatasan.

Reaksi Industri Crypto

reaksi industri crypto
Generated by AI

Meski aturan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, beberapa pihak dalam industri crypto khawatir bahwa Uni Eropa menciptakan lingkungan yang lebih keras dan ketat untuk crypto dibandingkan dengan negara lain.

Max Bernt, selaku chief legal officer di Blockpit, menyatakan bahwa DAC8 akan berdampak besar pada penyedia layanan, yang mungkin belum sepenuhnya menyadari dampaknya karena aturan ini belum banyak diketahui.

Meski mendapat beberapa kritik, aturan baru ini dianggap sebagai langkah penting menuju transparansi pajak yang lebih besar. Dengan adanya aturan ini, pemegang akun crypto di Eropa perlu mempersiapkan diri untuk berbagi detail keuangan dengan otoritas pajak.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->