Celestia dan Arbitrum Orbit: Kolaborasi Baru yang Mengubah Lanskap Blockchain

Updated
October 26, 2023
Gambar Celestia dan Arbitrum Orbit: Kolaborasi Baru yang Mengubah Lanskap Blockchain

Dalam dunia blockchain yang terus berkembang, kolaborasi antara teknologi menjadi kunci untuk inovasi. Arbitrum Orbit dan Celestia telah mengumumkan kemitraan strategis yang menjanjikan untuk membawa perubahan revolusioner dalam manajemen data blockchain. Dengan integrasi ini, kedua platform berupaya untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan skalabilitas dalam ekosistem blockchain.

Integrasi Arbitrum dan Celestia: Membawa Kemudahan bagi Pengembang

Arbitrum, yang dikenal sebagai solusi penskalaan Ethereum yang penting, telah memperluas jaringannya dengan mengintegrasikan Celestia, jaringan ketersediaan data modular pertama, ke dalam tumpukan perangkat lunak Orbit-nya. Dengan integrasi ini, pengembang akan memiliki opsi untuk mempublikasikan data ke Celestia, serta ke ekosistem blockchain Arbitrum One dan Nova yang sudah ada.

Baca juga: Kemitraan Strategis, Trader Joe Ajukan Proposal Insentif Senilai 1,83 Juta ARB ke Arbitrum!

Celestia, dengan desainnya yang berfokus pada modularitas, menawarkan solusi ketersediaan data yang aman dan dapat diskalakan. Dengan pendekatan Data Availability Sampling (DAS), Celestia memastikan skalabilitas yang aman sebanding dengan pertumbuhan pengguna.

Integrasi ini juga menandai kontribusi eksternal pertama ke lapisan protokol Arbitrum Orbit. Dengan Celestia yang segera meluncurkan mainnet-nya, pengembang Orbit akan segera dapat mengintegrasikan dengan Celestia dengan integrasi Nitro penuh.

Mengapa Ketersediaan Data Penting?

Ketersediaan data merujuk pada kemampuan setiap anggota jaringan untuk mengambil dan mengonfirmasi data yang disimpan di luar rantai dengan cara yang aman. Ini menjadi krusial karena teknologi Layer 2 sering bergantung pada rollups, atau kelompok transaksi yang dieksekusi di luar rantai dan kemudian diunggah secara kolektif ke mainnet sebagai satu entri.

Untuk mengautentikasi rollups ini, penting bagi semua peserta dalam jaringan untuk dapat mengakses data transaksi dasar. Dengan Celestia yang terintegrasi ke dalam Arbitrum, proses ini diharapkan menjadi lebih efisien dan aman.

Celestia Labs baru-baru ini memperkenalkan Blobstream, yang memiliki kemampuan untuk “mengalirkan” atau memperluas lapisan ketersediaan data Celestia ke Ethereum, membantu menyediakan throughput data yang diperlukan untuk sejumlah besar rollups tanpa mengorbankan keamanan bagi pengguna akhir.

Baca juga: Mastercard Gandeng MoonPay untuk Langkah Besar Menuju Integrasi Web3!

Masa Depan Arbitrum dan Celestia

arbitrum perkenalkan protokol lumerin
Sumber: Coingape

Dengan integrasi ini, Arbitrum dan Celestia berupaya untuk menciptakan ekosistem blockchain yang lebih inklusif, efisien, dan kuat. Kemitraan ini tidak hanya menandai integrasi teknis, tetapi juga simbol evolusi simbiotik menuju penciptaan solusi blockchain yang lebih canggih.

Elias Abi Daoud, Pemimpin Komunitas di Arbitrum Foundation, menyatakan kegembiraannya menyambut Celestia ke ekosistem Arbitrum dan berharap melihat berbagai opsi ketersediaan data yang didukung di luar Ethereum.

Dengan Celestia yang segera meluncurkan mainnet-nya, masa depan tampak cerah bagi kedua platform ini. Integrasi ini diharapkan akan membawa manfaat bagi pengembang, pengguna, dan seluruh komunitas blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->