Perubahan di Australia: Kini Pajak Keuntungan Modal Berlaku untuk Token Crypto Terbungkus!

Updated
November 15, 2023
Gambar Perubahan di Australia: Kini Pajak Keuntungan Modal Berlaku untuk Token Crypto Terbungkus!

Pemerintah Australia melalui Australian Taxation Office (ATO) baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru yang cukup mengejutkan bagi para investor crypto. Kini, pajak keuntungan modal atau Capital Gains Tax (CGT) akan dikenakan pada token crypto terbungkus atau wrapped tokens. Yuk, simak ulasan berikut!

Perubahan Kebijakan Pajak Crypto di Australia

regulasi baru crypto australia
Sumber: Bitcoin News

ATO telah merilis panduan baru mengenai perlakuan CGT terhadap keuangan desentralisasi dan proses pembungkusan token crypto. Dalam panduan ini, ATO menjelaskan bahwa setiap kali aset crypto dikirim ke alamat yang tidak dikendalikan oleh pengirim atau alamat yang sudah memiliki saldo, akan dianggap sebagai peristiwa CGT yang kena pajak.

Baca juga: Gelombang Crypto di Prancis: Kaum Milenial Memimpin Investasi Masa Depan!

Selain itu, membungkus dan membuka bungkus token juga dapat memicu peristiwa CGT. ATO menyatakan:

“Ketika Anda membungkus atau membuka bungkus aset kripto, Anda menukar satu aset crypto dengan aset crypto lainnya dan peristiwa CGT terjadi.”

Hal ini juga berlaku saat kamu melakukan proses pembungkusan dan pembukaan bungkus token crypto. Panduan ini juga menjelaskan bahwa nilai pasar properti yang diterima sebagai imbalan atas transfer aset crypto akan dianggap sebagai pendapatan modal untuk peristiwa CGT.

Jadi, tidak peduli apakah trader mendapatkan keuntungan atau kerugian, trader tetap harus melaporkannya untuk tujuan pajak.

Kritik dan Kontroversi

Kebijakan baru ini tentu saja menimbulkan kontroversi. Chloe White, Direktur Manajer Genesis Block dan penasihat Blockchain Australia, menilai bahwa ATO telah melanggar prinsip netralitas teknologi.

Menurutnya, kebijakan ini berpotensi mempengaruhi masa depan keuangan generasi muda Australia. Selain itu, kebijakan ini juga menambah tekanan bagi para pengguna crypto di Australia.

Baru-baru ini, bursa crypto lokal CoinSpot dilaporkan mengalami peretasan yang mengakibatkan kerugian sebesar $2,4 juta. Peretasan ini diduga terjadi karena kompromi kunci pribadi pada salah satu dompet panas CoinSpot.

Baca juga: Marathon Digital Luncurkan Proyek Penambangan Bitcoin Paraguay yang Didukung Hydro Energy

Implikasi Keamanan dan Regulasi

Perkembangan ini sangat penting bagi komunitas crypto Australia. Sementara panduan ATO bertujuan untuk mempermudah pelaporan pajak untuk aktivitas DeFi, ini juga menyoroti kebutuhan akan langkah-langkah keamanan yang kuat dalam crypto.

Seiring berkembangnya lanskap ini, investor dan penyedia layanan harus dapat menavigasi tantangan ini, menyeimbangkan kepatuhan dengan risiko yang selalu ada dalam transaksi aset digital.

Dengan kebijakan baru ini, Australia semakin menunjukkan komitmennya untuk mengatur pasar crypto yang terus berkembang. Bagi trader yang berinvestasi dalam crypto, penting untuk selalu memperbarui pengetahuan tentang regulasi terbaru dan memahami bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi investasi crypto kamu.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->