Terobosan Baru di Timur Tengah: MIOTA (IOTA) Luncurkan Yayasan $100 Juta!

Updated
November 30, 2023
Gambar Terobosan Baru di Timur Tengah: MIOTA (IOTA) Luncurkan Yayasan $100 Juta!

IOTA, pengembang blockchain open source, baru saja mengumumkan peluncuran yayasan baru di Abu Dhabi dengan dana sebesar $100 juta. Yayasan ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan teknologi ledger terdistribusi (DLT) di kawasan tersebut, membuka peluang baru dalam dunia crypto.

Ekspansi IOTA di Timur Tengah

ekspansi iota abu dhabi
Sumber: X

IOTA Ecosystem DLT Foundation, yang berbasis di Abu Dhabi, menjadi yang pertama mendapatkan persetujuan dari regulator setelah otoritas keuangan Abu Dhabi mengesahkan undang-undang terkait DLT.

Baca juga: Kejelasan Regulasi di Timur Tengah Mendorong Pertumbuhan Industri Crypto!

Yayasan ini didukung oleh $100 juta dalam bentuk token digital IOTA, yang akan diinvestasikan selama empat tahun ke depan. Dominik Schiener, salah satu pendiri IOTA, menekankan bahwa tujuan utama adalah untuk mengakselerasi pertumbuhan DLT dan mengubah aset nyata menjadi digital.

Dengan dukungan penuh dari otoritas Abu Dhabi, IOTA berencana untuk memulai proses “tokenisasi” aset. Hamad Sayah Al Mazrouei, CEO dari Registration Authority of Abu Dhabi Global Market (ADGM), menyatakan ambisi negara untuk menjadi jurisdiksi terdepan industri blockchain.

ADGM sendiri baru saja merampungkan regulasi blockchain pada awal November 2023, yang memungkinkan organisasi seperti IOTA untuk berkembang di wilayah tersebut.

Krisis dan Optimisme di Industri Crypto

Peluncuran yayasan ini datang di tengah-tengah krisis yang menimpa beberapa pemain besar di pasar crypto, seperti kejatuhan FTX dan Binance. Namun, optimisme tetap ada dengan harapan bahwa ETF bitcoin spot akan segera mendapatkan persetujuan regulasi.

Schiener menyatakan bahwa pasar saat ini sedang mengalami perombakan, memberikan kesempatan bagi IOTA untuk memposisikan diri dengan fokus pada institusi dan menawarkan kerja sama berbasis blockchain yang kini lebih layak di UAE. Yayasan ini akan dibiayai dengan lebih dari $100 juta dalam token IOTA, yang nilainya pada hari Selasa diperdagangkan sekitar $0,17 dengan kapitalisasi pasar sekitar $524 juta.

Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan jaringan IOTA dan mempercepat pertumbuhannya. Schiener juga menambahkan bahwa IOTA akan mulai proses tokenisasi aset, yang memungkinkan hak kepemilikan atas tanah atau bangunan diwakili sebagai token digital.

Baca juga: VARA Dubai Memimpin Revolusi Industri Crypto dengan Peraturan Canggih!

Posisi Strategis IOTA di Kancah Global

IOTA telah menjadi salah satu jaringan yang berkembang pesat sejak diluncurkan pada tahun 2015. Namun, proyek-proyeknya di Eropa masih terhambat oleh ketidakpastian regulasi. Dengan fondasi yang sudah ada di Jerman dan proyek blockchain bersama otoritas pemerintah Eropa, IOTA kini memperluas cakupannya ke Timur Tengah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi IOTA sebagai pemain utama dalam industri crypto global.

Secara keseluruhan, kehadiran IOTA di Abu Dhabi bukan hanya sekedar ekspansi geografis, tetapi juga langkah strategis yang menandai era baru dalam industri crypto. Dengan yayasan $100 juta, IOTA siap mengubah peta crypto di Timur Tengah dan mungkin juga dunia.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->