Skandal Besar Binance Terungkap, CEO Baru Bersumpah Ubah Haluan!

Updated
December 4, 2023
Gambar Skandal Besar Binance Terungkap, CEO Baru Bersumpah Ubah Haluan!

Binance, salah satu bursa crypto terbesar di dunia, baru-baru ini menggemparkan pasar dengan pengumuman penyelesaian kasus hukum senilai $4,3 miliar dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

CEO baru mereka, Richard Teng, berjanji akan membawa perubahan signifikan dalam operasional perusahaan. Teng menegaskan bahwa era non-komplian Binance telah berakhir dan kini mereka bertransformasi menjadi entitas yang “total berbeda”.

Transformasi Binance Pasca Skandal

Binance telah membayar harga mahal atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan sejak pertumbuhannya yang pesat pada tahun 2017. Teng mengingat bagaimana Changpeng Zhao (CZ) membangun Binance dari tim 6 orang menjadi operasi global dengan ribuan karyawan dan lebih dari 166 juta pengguna.

Teng menegaskan bahwa meskipun ada kekurangan dalam rezim kepatuhan awal, keamanan dan keselamatan dana pengguna selalu menjadi prioritas utama. Sebagai bagian dari penyelesaian, CZ tidak lagi terlibat dalam pengelolaan operasional sehari-hari perusahaan.

Baca Juga: Mantan CEO Binance Changpeng Zhao Mengirimkan Pesan Internal Kepada Karyawan, Apa Isinya?

Teng juga menambahkan bahwa tidak ada tuduhan penyalahgunaan dana pengguna dalam penelitian yang dilakukan oleh agensi AS. Binance kini menghadapi monitorship selama lima tahun dan kewajiban kepatuhan yang signifikan untuk memastikan keluarnya mereka secara total dari Amerika Serikat.

Kepemimpinan Baru di Tengah Tantangan Regulasi Crypto

regulasi pemerintah india
Sumber: News18

Richard Teng, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pasar Regional Global di Binance, kini mengambil alih sebagai CEO dengan latar belakang yang kuat di bidang layanan keuangan dan regulasi.

Teng memiliki pengalaman sebagai CEO Otoritas Regulasi Layanan Keuangan di Abu Dhabi Global Market (ADGM) dan pernah menjabat di Singapore Exchange (SGX) serta Otoritas Moneter Singapura (MAS). Teng menekankan pentingnya mempertahankan tim eksekutif inti Binance di tengah pengawasan regulasi yang ketat.

Teng juga menyatakan bahwa Binance adalah bursa crypto pertama yang diperiksa dan sekarang telah mematuhi dan menyelesaikan masalah, perhatian akan beralih ke pihak lain. CZ sendiri telah mengaku bersalah atas tuduhan pencucian uang dan pelanggaran sanksi AS, dan telah membayar $50 juta secara pribadi sebagai bagian dari kesepakatan.

Langkah Strategis Binance Menuju Kepatuhan

Binance kini fokus pada kepatuhan dan telah merekrut individu strategis untuk menavigasi persyaratan regulasi di berbagai yurisdiksi. Teng menggambarkan CZ sebagai pemimpin yang inspiratif dan mentor hebat yang fokus pada eksekusi.

Meskipun Teng mengakui bahwa dia tidak bisa menggantikan peran CZ sebagai pendiri-CEO, kondisi saat ini juga mendukung kebutuhan akan wajah baru dan pendekatan baru. CEO baru ini akan melapor kepada dewan direksi, yang akan bertindak sebagai otoritas pemerintahan perusahaan.

Di sela-sela waktu luangnya, Teng menikmati olahraga dan membaca, dengan biografi Elon Musk oleh Walter Isaacson sebagai bacaan terbarunya.

Paragraf Penutup

Dengan penyelesaian kasus hukum yang besar dan perubahan kepemimpinan, Binance berada di persimpangan jalan yang kritis. Komitmen Teng terhadap kepatuhan dan keamanan pengguna menjanjikan era baru bagi Binance, di mana mereka berusaha untuk memulihkan kepercayaan dan memperkuat posisi mereka di pasar crypto global.

Baca Juga: CEO Binance, Changpeng Zhao, Buka Rahasia! Tekanan Eksternal Justru Bangun Tim yang Kuat!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->