Lonjakan Permohonan Lisensi Crypto di Hong Kong, Adopsi Crypto Hong Kong Meningkat?

Updated
February 22, 2024
Gambar Lonjakan Permohonan Lisensi Crypto di Hong Kong, Adopsi Crypto Hong  Kong Meningkat?

Hong Kong sedang mengalami lonjakan permohonan lisensi crypto, dengan 18 bursa crypto telah mengajukan permohonan dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Hal ini menunjukkan minat yang besar dari para pemain lokal dan global untuk berekspansi ke pasar aset digital yang sedang berkembang pesat di Hong Kong.

Persyaratan Lisensi yang Ketat

Untuk mendapatkan lisensi crypto di Hong Kong, para pemohon harus melalui proses uji tuntas (due diligence) yang ketat, termasuk audit keuangan tradisional yang lebih luas cakupannya daripada sekadar bukti cadangan (proof of reserve).

Baca Juga: Farquhar VC dan TZ APAC Berkolaborasi untuk Membangun Masa Depan Game Web3 di Asia

Persyaratan ini mengharuskan perusahaan Web3 untuk mengeluarkan biaya yang cukup besar, dengan perkiraan mencapai $25 juta untuk mempersiapkan permohonan lisensi mereka.

Ketertarikan Perusahaan Pialang Tradisional

regulasi stablecoin hong kong
Generated by AI

Kejelasan regulasi yang diberikan oleh Hong Kong dalam hal perizinan bursa crypto telah menarik minat perusahaan pialang tradisional, seperti Tiger Brokers. Perusahaan sekuritas asal Tiongkok ini telah meningkatkan lisensi SFC Tipe 1 mereka pada bulan Januari untuk mencakup perdagangan crypto bagi investor crypto profesional dan lembaga keuangan yang berbasis di Hong Kong.

Perkembangan Ekosistem Crypto di Hong Kong

Selain lonjakan permohonan lisensi bursa crypto, Hong Kong juga menerima permohonan pertama untuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin spot pada tanggal 26 Januari dari Harvest Hong Kong, salah satu manajer investasi terbesar di Tiongkok. Hal ini menunjukkan perkembangan lebih lanjut dalam lanskap crypto di wilayah tersebut.

Persyaratan Asuransi dan Keamanan

Untuk melindungi aset investor, bursa crypto berlisensi di Hong Kong diwajibkan untuk memiliki cakupan asuransi minimal sebesar 50%. Sebagai contoh, OSL Exchange telah bermitra dengan Canopius, sebuah sindikat penjamin emisi Lloyds of London, untuk menyediakan polis asuransi yang mencakup 95% dari aset penggunanya selama dua tahun.

Hong Kong Sebagai Pusat Inovasi Crypto

Dengan kejelasan regulasi dan meningkatnya minat dari perusahaan crypto serta lembaga keuangan tradisional, Hong Kong sedang memposisikan diri sebagai pusat inovasi dan investasi crypto. Hal ini membuka jalan bagi adopsi crypto dan aset digital yang lebih luas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Dorong Keamanan Negara, NITDA Usulkan Integrasi Kecerdasan Buatan

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->