Kolaborasi Raksasa AI: SingularityNET, Fetch.ai, dan Ocean Protocol Bergabung Demi Masa Depan Desentralisasi

Updated
March 28, 2024
Gambar Kolaborasi Raksasa AI: SingularityNET, Fetch.ai, dan Ocean Protocol Bergabung Demi Masa Depan Desentralisasi

Jakarta, Pintu News ‚Äď Dalam perkembangan yang mengejutkan dunia crypto dan kecerdasan buatan (AI), tiga pemain besar di bidang AI desentralisasi, yaitu SingularityNET, Fetch.ai, dan Ocean Protocol, dikabarkan akan menggabungkan token mereka menjadi satu token ASI. Langkah strategis ini diperkirakan akan menciptakan entitas dengan nilai sepenuhnya terdilusi sebesar $7,5 miliar, menandai era baru dalam ekosistem AI desentralisasi. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kolaborasi Menuju Superinteligensi

Siap-Siap Kaya Raya! 6 Proyek Crypto Ini Diprediksi Meledak 200% di Tahun 2023!
singularitynet.io

Ketiga platform ini, meskipun akan terus beroperasi sebagai entitas terpisah, berencana untuk berkolaborasi di bawah naungan Kolektif Superinteligensi yang baru terbentuk. Kolektif ini akan dipimpin oleh Ben Goertzel, pendiri dan CEO SingularityNET, dengan Humayun Sheikh dari Fetch.ai sebagai ketua. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat kemajuan menuju Kecerdasan Umum Buatan (AGI) dan selanjutnya, menuju Kecerdasan Super (ASI).

Kolaborasi ini lahir dari periode pertumbuhan eksponensial untuk proyek AI dan memberikan kesempatan bagi tiga pemimpin untuk menciptakan alternatif yang kuat terhadap kontrol Big Tech atas pengembangan, penggunaan, dan monetisasi AI. Dengan menggabungkan penelitian, merek, teknologi, dan produk mereka, mereka berharap dapat membangun infrastruktur AI desentralisasi yang skalabel.

Baca Juga: Top 5 Token AI & Big Data yang Wajib Dipantau di 2024

Desentralisasi sebagai Kunci Demokratisasi AI

ai big data token 2024
The image created by AI

AI desentralisasi memfasilitasi interaksi langsung antara pengembang dan pengguna, menghilangkan perantara otoritas terpusat. Ini meningkatkan privasi data dan membuka jalan bagi ekosistem AI yang lebih demokratis dan dapat dipercaya, mendorong partisipasi global. Dengan meningkatnya kebutuhan dan biaya untuk melatih model yang lebih baik, daya tarik ekosistem terdistribusi bagi pengembang kecil dan komunitas sumber terbuka menjadi semakin jelas.

Rincian transaksi melibatkan migrasi token, dengan token FET Fetch.ai memimpin dan menjadi ASI. Token AGIX SingularityNET dan token OCEAN Ocean Protocol kemudian akan bermigrasi ke ASI. Jika dan ketika proposal menerima persetujuan mayoritas dari masing-masing komunitas, token ASI yang baru dibuat akan memiliki Valuasi Terdilusi Penuh (FDV) sekitar $7,5 miliar.

Baca Juga: Token AI Kantongi Return Tertinggi Ke-3 dari Semua Kategori dalam 3 Bulan!

Mengguncang Pasar dengan Merger Token

Merger token ini cukup tidak biasa, tetapi bukan tanpa preseden. Proses serupa digunakan oleh NuCypher dan Keep Network untuk bergabung menjadi proyek baru yang disebut Threshold Network Token, menunjukkan potensi keberhasilan kolaborasi semacam itu. Sejak pengumuman merger ini, SingularityNET melonjak 10%, Fetch.ai naik 12,82%, dan Ocean Protocol melonjak lebih dari 23%.

Kolektif Superinteligensi akan dipimpin oleh Ben Goertzel sebagai CEO. Dia akan didampingi oleh Humayun Sheikh dari Fetch.AI sebagai Ketua dan Trent McConaghy mewakili Ocean Protocol. Organisasi yang membantu memandu pengembangan tiga jaringan yang bergabung akan terus beroperasi sebagai entitas terpisat, tetapi akan bekerja sama erat dalam ekosistem tokenomi ASI bersama dan operasi Kolektif Superinteligensi.

Merger ini menandai langkah berani menuju masa depan yang lebih inklusif dan desentralisasi, menyoroti semangat inovatif sektor AI dan blockchain, serta pentingnya kolaborasi. Dengan menggabungkan kekuatan, mereka tidak hanya meningkatkan nilai mereka di pasar tetapi juga mempercepat investasi ke dalam AGI, membuka jalan bagi ekosistem AI yang lebih demokratis dan dapat dipercaya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->