Laporan VanEck Mengindikasikan Layer 2 Ethereum Berpotensi Capai Valuasi $1 Triliun!

Updated
April 4, 2024
Gambar Laporan VanEck Mengindikasikan Layer 2 Ethereum Berpotensi Capai Valuasi $1 Triliun!

Jakarta, Pintu News – Dalam laporan terbaru yang mengejutkan dari VanEck, sebuah lembaga keuangan terkemuka di New York, potensi luar biasa dari solusi layer-2 (L2) Ethereum telah terungkap, dengan perkiraan valuasi mencapai $1 triliun.

Teknologi canggih seperti zero-knowledge roll-ups (ZKUs) dan optimistic roll-ups (ORUs) berada di garis depan, dengan tujuan untuk mengatasi keterbatasan transaksi blockchain utama Ethereum.

Ini menjanjikan perubahan besar dalam generasi pendapatan, menempatkan L2 di jalur untuk melampaui blockchain utama dalam hal kinerja.

Airdrop Sebagai Kunci Sukses Ethereum L2

airdrop fusionist
Sumber: Built In

VanEck menyoroti peran penting airdrop dalam kesuksesan solusi L2 Ethereum, dengan Arbitrum, Blast, dan Optimism muncul sebagai pemain kunci di ruang L2.

Baca juga: Agora (AUSD): Stablecoin Baru dengan Dukungan $12 Juta!

Pembangunan ekosistem yang menarik telah menjadi kunci keberhasilan mereka, bersama dengan penggunaan airdrop yang efektif yang telah menarik minat besar dari komunitas crypto.

Data dari DefiLlama menunjukkan bahwa Arbitrum berada di peringkat kelima dalam total nilai terkunci (TVL) dengan $3,18 miliar, diikuti oleh Blast dan Optimism.

VanEck mengevaluasi keberhasilan L2 berdasarkan berbagai kriteria, termasuk biaya transaksi dan pengalaman pengguna. Firma juga mempertimbangkan asumsi kepercayaan, ukuran ekosistem, dan pengalaman pengembang. Metrik ini membantu dalam menilai pertumbuhan dan adopsi solusi L2.

Tantangan Regulasi dan Potensi Solusi Layer-3

Lingkungan regulasi terus mempengaruhi arah sektor crypto. Baru-baru ini, SEC menunda keputusannya mengenai aplikasi ETF Ethereum spot VanEck, memperpanjang garis waktu keputusan hingga 23 Mei 2024.

Penundaan tersebut mencerminkan kehati-hatian regulasi yang berkelanjutan dan mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas mengenai aplikasi ETF berbasis Ethereum.

Sementara itu, Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, kembali membahas konsep solusi layer-3 (L3), menekankan bahwa lapisan yang berbeda harus melayani tujuan yang berbeda agar pendekatan berlapis efektif. Telusuri selengkapnya di Vitalik Buterin Bongkar Mitos Layer 3 Ethereum: Bukan Solusi Ajaib!

Masa Depan Ethereum L2: Lebih dari Sekadar Teknologi

Laporan VanEck tidak hanya menyoroti potensi teknologi L2 untuk mengungguli blockchain utama Ethereum tetapi juga menggarisbawahi perubahan paradigma dalam cara kita memandang dan menggunakan blockchain.

Dengan solusi L2, Ethereum berada di ambang revolusi yang akan memungkinkan skala, kecepatan, dan efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya, membuka kemungkinan baru untuk aplikasi crypto dan keuangan terdesentralisasi.

Kesimpulannya, laporan VanEck menandai momen penting dalam evolusi Ethereum, dengan solusi L2 yang menjanjikan untuk membawa ekosistem ini ke tingkat berikutnya.

Dengan tantangan dan peluang yang ada, masa depan Ethereum L2 terlihat cerah, dengan potensi untuk tidak hanya melengkapi tetapi juga melampaui blockchain utama dalam hal kinerja dan adopsi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Reddit

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->