Justin Sun, Founder Tron Crypto, Desak Komunitas Dukung Kandidat Pro-Kripto!

Updated
May 28, 2024
Gambar Justin Sun, Founder Tron Crypto,  Desak Komunitas Dukung Kandidat Pro-Kripto!

Jakarta, Pintu News ‚Äď Di tengah memanasnya persaingan antara Joe Biden dan Donald Trump menjelang pemilihan presiden AS 2024, pendiri Tron, Justin Sun, mendorong para pelaku di sektor blockchain untuk memilih kandidat yang pro-kripto.

Simak penjelasannya lebih lanjut!

Justin Sun Ajak Komunitas Kripto Bersatu

justin sun integrasi tron dan solana
Sumber: Inside Bitcoins

Justin Sun menekankan pentingnya komunitas kripto bersatu untuk mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat bahwa industri ini memiliki suara yang kuat. Ia menambahkan,

‚ÄúKepentingan industri kripto harus didorong dan dilindungi. Jika ada kandidat yang gagal melakukan ini, mereka berisiko kehilangan suara dari 50 juta pengguna kripto dan berpotensi kalah dalam pemilihan.‚ÄĚ

Baca juga: Heboh, Portofolio Crypto Donald Trump Tembus $10 Juta!

Pernyataan Sun muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik menjelang pemilihan presiden AS pada bulan November. Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, telah secara luas merangkul sektor kripto. Ia mengumumkan bahwa jika terpilih, ia akan membebaskan pendiri Silk Road, Ross Ulbricht.

Sementara itu, Presiden Joe Biden condong ke arah sikap regulasi terhadap aset digital, baru-baru ini mengumumkan bahwa ia akan memveto pembatalan SAB121 dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Kripto dapat menjadi faktor berpengaruh dalam pemilihan presiden 2024, dengan data terbaru menunjukkan bahwa aset digital merupakan isu utama bagi 20% pemilih di negara bagian yang belum menentukan pilihan. Trump dan Biden bersaing ketat dalam jajak pendapat menjelang pemilihan November.

Kampanye Trump Terima Donasi Kripto

Menyusul pernyataan Sun, kampanye Trump mengumumkan akan menerima donasi kripto, menggambarkan keputusan ini sebagai penentangan terhadap apa yang mereka pandang sebagai campur tangan pemerintah yang berlebihan dalam kebebasan finansial.

Menurut siaran pers baru-baru ini, pendukung mantan Presiden Donald Trump dapat berkontribusi pada kampanyenya menggunakan kripto apa pun yang didukung oleh Coinbase Commerce.

Langkah strategis ini dipandang sebagai upaya untuk terhubung dengan pemilih yang lebih muda, yang sebagian besar adalah laki-laki, dalam komunitas kripto, yang dianggap sebagai pemilih swing yang penting dalam pemilihan mendatang.

Perkembangan ini semakin memperkuat pertempuran politik yang sedang berlangsung mengenai peran kripto di pasar keuangan Amerika.

Kampanye Trump telah menghubungkan Presiden Joe Biden dengan Senator Elizabeth Warren, seorang kritikus kripto yang terkenal, dengan membingkai mereka sebagai pendukung kebijakan ekonomi yang restriktif.

Baca juga: Pendiri Cardano Charles Hoskinson Sebut Donald Trump Lebih Baik dari Joe Biden untuk Kripto!

Sebaliknya, kampanye Trump telah memposisikan dirinya sebagai pilihan pro-kripto, menggalang basisnya dengan janji untuk menentang ‚Äúkontrol pemerintah sosialistik.‚ÄĚ

Komunitas Kripto Bersatu untuk Mendukung Kandidat Pro-Kripto

Pernyataan Sun dan langkah kampanye Trump menyoroti pentingnya komunitas kripto untuk bersatu dan mendukung kandidat yang akan memperjuangkan kepentingan mereka.

Dengan lebih dari 50 juta pengguna kripto di AS, industri ini memiliki potensi untuk memberikan pengaruh yang signifikan dalam pemilihan mendatang.

Dengan bersatu di belakang kandidat pro-kripto, komunitas dapat memastikan bahwa suara mereka didengar dan bahwa kepentingan mereka diprioritaskan. Ini adalah kesempatan bagi industri kripto untuk menunjukkan kekuatannya dan membentuk masa depannya di Amerika Serikat.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured image: Waya Media

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->