Hingga kini, jumlah Bitcoin yang beredar di dunia adalah sekitar 18.730.000 keping serta ada sekitar 2.270.000 Bitcoin yang belum ditambang. Dilansir dari currency.com, pemilik Bitcoin terbanyak di dunia masih merupakan Satoshi Nakamoto yang mengantongi sekitar 1.100.000 Bitcoin, diikuti oleh Barry Silbert, Bylthe Masters dan banyak lagi.
Menyusul sejumlah investor bitcoin diatas, penasehat Joe Biden, Tim Wu, dikabarkan juga telah menyimpan Bitcoin senilai $1.000.000 hingga $5.000.000, yang mana menjadi salah satu aset finansial terbesar dalam portofolio investasinya.
Sejak 2013, penggunaan Bitcoin di Amerika Serikat memang sudah dilegalkan oleh pemerintah. Baru-baru ini, Departemen Keuangan Amerika Serikat dibawah arahan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mewajibkan semua transaksi uang kripto diatas $ 10.000 agar dilaporkan ke badan otoritas pajak Amerika Serikat.
Salah satu tujuan dari langkah ini adalah untuk menghindari penggelapan pajak oleh pihak-pihak yang kurang baik.
Baca juga : Apa Saja Resiko Investasi Crypto?
Hingga kini, sudah terdapat beberapa negara yang melegalkan penggunaan Bitcoin, diantaranya adalah :
Sejauh ini, Amerika Serikat selalu memberikan sentimen positif terhadap penggunaan Bitcoin di negaranya. Meskipun begitu, Bitcoin tidak berperan sebagai mata uang, melainkan Money Service Business (MSB).
Dalam hal ini, warga Amerika Serikat diperbolehkan untuk berinvestasi dan menggunakan Bitcoin sebagai sistem pembayaran selama pihak penjual produk maupun jasa mau menerima sistem pembayaran tersebut.
Di Kanada, Bitcoin sendiri dianggap sebagai komoditas oleh Canada Revenue Agency (CRA). Oleh karenanya, transaksi Bitcoin dianggap sebagai barter dan akan dikenakan pajak sesuai dengan bentuk transaksinya (sebagai transaksi jual-beli atau investasi).
Penggunaan Bitcoin juga telah dilegalkan di Negeri Ginseng ini, namun tidak dianggap sebagai aset finansial serta belum ada regulasi jelas yang mengatur proteksi dan perlindungan terhadap transaksi Bitcoin. Meskipun begitu baru-baru ini, pemerintah Korea baru saja menyatakan akan mengenakan pajak terhadap aset kripto mulai tahun 2022 nanti.
Lalu, bagaimana dengan legalitas Bitcoin di indonesia? Meskipun belum disahkan sebagai alat pembayaran, Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komiditi (Bappebti) telah melegalkan Bitcoin sebagai salah satu komoditi investasi yang bisa diperdagangkan di Bursa Berjangka.
Hingga saat ini, Bappebti telah memberikan izin perdagangan untuk 226 jenis mata uang kripto yang telah beredar di Indonesia.
Bagi kamu yang tertarik untuk berinvestasi aset kripto baik itu bitcoin, ETH, maupun jenis-jenis koin lainnya, kamu bisa melakukan trading secara mudah hanya lewat smartphone saja lho. Download aplikasi Pintu sekarang juga!