Pengertian Cost Driver, Jenis-jenis, dan Strategi Mengelolanya!

Updated
January 19, 2024
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian Cost Driver, Jenis-jenis, dan Strategi Mengelolanya!
Reading Time: 3 minutes

Apakah kamu pernah bertanya-tanya mengapa biaya produksi bisa naik turun? Atau bagaimana cara perusahaan menetapkan harga jual produk mereka? Jawabannya terletak pada konsep yang disebut ‘Cost Driver’.

Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, memahami dan mengelola cost driver adalah kunci untuk memaksimalkan keuntungan. Artikel ini akan membimbing kamu mengetahui perngertian, jenis-jenis dan cara mengidentifikasi dan mengelola cost driver. Simak lebih lanjut, yuk!

Pengertian Cost Driver

Cost Driver adalah elemen atau aktivitas yang berperan langsung dalam menimbulkan biaya dalam operasional bisnis. Konsep ini sangat penting dalam akuntansi manajerial, khususnya dalam metode akuntansi berbasis aktivitas (Activity-Based Costing – ABC).

Baca juga: Tanda Terima Barang: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Cost driver bertindak sebagai katalis yang menentukan besarnya biaya variabel atau tidak langsung yang ditanggung oleh sebuah perusahaan. Sebagai contoh, dalam konteks penggunaan listrik, jumlah unit listrik yang dikonsumsi menjadi cost driver yang menentukan total biaya tagihan listrik.

Dengan demikian, pemahaman yang mendalam tentang cost driver memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan biaya dengan lebih akurat dan efisien.

Jenis-jenis Cost Driver

pengertian cost driver
Sumber: Freepik

Dalam dunia akuntansi dan manajemen biaya, terdapat beragam jenis cost driver yang mempengaruhi struktur biaya sebuah perusahaan. Jenis-jenis cost driver ini dapat dibagi berdasarkan sifat dan dampaknya terhadap biaya.

Beberapa contoh umum meliputi:

Cost Driver Berbasis Volume

Jenis ini meliputi elemen seperti jam kerja langsung, jumlah unit yang diproduksi, atau jam mesin yang digunakan. Cost driver jenis ini sering kali berhubungan langsung dengan jumlah output yang dihasilkan.

Cost Driver Transaksional

Jenis ini berkaitan dengan frekuensi kegiatan tertentu, seperti jumlah pemesanan, pengiriman, atau pengembalian produk. Cost driver ini lebih fokus pada aspek operasional dan logistik bisnis.

Cost Driver Berbasis Durasi

Jenis ini mencakup waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses atau aktivitas tertentu, seperti waktu pengaturan mesin atau waktu pemeliharaan.

Baca juga: Memahami Kemerosotan Nilai Uang dan Dampaknya pada Bisnis: Analisis dan Strategi

Cost Driver Kompleksitas

Jenis ini terkait dengan tingkat kesulitan atau kompleksitas dalam proses produksi atau penyediaan jasa, seperti jumlah bagian dalam produk atau variasi dalam layanan yang ditawarkan.

Strategi Mengidentifikasi dan Mengelola Cost Driver

mengelola cost driver
Sumber: Freepik

Mengidentifikasi dan mengelola cost driver merupakan langkah krusial dalam strategi pengelolaan biaya dan peningkatan efisiensi operasional perusahaan. Proses ini melibatkan beberapa langkah penting:

  1. Analisis Mendalam terhadap Aktivitas Bisnis: Ini melibatkan pemetaan dan evaluasi semua aktivitas operasional untuk mengidentifikasi mana yang memiliki dampak signifikan terhadap biaya.
  2. Pengenalan Cost Driver Spesifik: Setelah aktivitas diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah menentukan cost driver yang terkait dengan masing-masing aktivitas tersebut. Ini bisa berupa jam kerja, jumlah produksi, atau frekuensi transaksi.
  3. Evaluasi dan Pengukuran: Mengukur seberapa besar pengaruh cost driver terhadap biaya total. Ini dapat dilakukan melalui analisis statistik atau model biaya.
  4. Pengelolaan dan Optimasi: Setelah mengidentifikasi dan mengukur cost driver, langkah selanjutnya adalah mengelola dan mengoptimalkannya. Ini bisa berarti membuat perubahan pada proses operasional, mengadopsi teknologi baru, atau mengubah strategi pengadaan untuk mengurangi biaya.
  5. Pemantauan Berkelanjutan: Cost driver harus dipantau secara terus-menerus untuk menilai efektivitas strategi pengelolaan biaya dan melakukan penyesuaian bila diperlukan.

Secara keseluruhan, memahami dan mengelola cost driver sangat penting untuk efisiensi dan profitabilitas perusahaan. Dengan mengidentifikasi cost driver yang tepat, kamu dapat meminimalkan biaya yang tidak perlu dan memahami biaya sebenarnya dari setiap pesanan atau aktivitas.

Tujuan akhirnya adalah untuk memaksimalkan keuntungan dengan menyadari semua pengeluaran dan menjaganya tetap terkendali.

Referensi:

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->