
Jakarta, Pintu News – Token Merlin kembali jadi sorotan hari ini setelah mencetak lonjakan harga yang signifikan. Berdasarkan data dari CoinGecko yang ditampilkan di platform Pintu, per 22 September 2025 pukul 09.40 WIB, harga MERL naik sebesar 32,89% dalam 24 jam terakhir menjadi Rp4.319. Kenaikan tajam ini membuat para investor crypto kembali melirik proyek ini.
Token ini juga menunjukkan pergerakan harga yang sangat dinamis, dengan volume perdagangan global dalam 24 jam mencapai Rp3,02 triliun, menjadikannya salah satu aset cryptocurrency dengan aktivitas tertinggi di hari ini.

Menurut data dari CoinGecko yang dikutip oleh Pintu Market, harga token MERL meningkat dari Rp3.235 ke Rp4.319 hanya dalam satu hari. Ini menandai kenaikan sebesar 32,89%, sebuah lonjakan yang cukup jarang terjadi dalam kondisi pasar saat ini.
Kenaikan ini kemungkinan besar dipicu oleh sentimen positif dari komunitas serta peningkatan volume transaksi yang mencapai Rp3,02 triliun. Lonjakan ini menjadi pengingat bahwa di dunia cryptocurrency, volatilitas adalah peluang sekaligus risiko.
Baca Juga: 3 Risiko Likuidasi Besar di Pasar Crypto September 2025 yang Perlu Diwaspadai Trader
Dengan harga yang melonjak, kapitalisasi pasar token MERL kini tercatat sebesar Rp4,26 triliun. Angka ini menempatkan MERL di posisi yang lebih kompetitif di antara token-token sejenis di pasar Indonesia.
Kapitalisasi pasar adalah indikator penting dalam crypto karena mencerminkan nilai total aset yang beredar. Dengan suplai beredar mencapai 978.958.758 MERL, kenaikan harga secara otomatis mendorong nilai total aset pasar.
MERL memiliki suplai maksimum sebesar 2,1 miliar token, yang artinya tidak akan ada pencetakan token tambahan di luar batas tersebut. Jika seluruh suplai ini beredar di harga sekarang, maka nilai terdilusi penuh token ini bisa mencapai Rp9,15 triliun.
Konsep fully diluted valuation ini penting untuk dipahami karena memberikan gambaran potensi maksimum nilai token di masa depan. Hal ini juga relevan dalam mengukur seberapa besar ekspektasi pasar terhadap proyek di balik MERL.

Volume perdagangan token MERL dalam 24 jam terakhir mencapai Rp3,02 triliun, menjadikannya salah satu token dengan likuiditas tertinggi hari ini. Volume tinggi ini mencerminkan ketertarikan yang tinggi dari investor ritel maupun institusi.
Volume tinggi biasanya menjadi indikator adanya aktivitas besar seperti pembelian institusional atau sentimen komunitas yang meningkat. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan risiko yang menyertai volatilitas ini.
Data dari CoinGecko menunjukkan bahwa saat ini Total Value Locked (TVL) token MERL masih berada di angka Rp0. Ini bisa berarti proyek ini belum memiliki ekosistem DeFi atau staking aktif yang mengunci aset.
TVL adalah indikator penting dalam menilai seberapa banyak dana pengguna yang “terkunci” dalam ekosistem proyek, baik dalam bentuk staking, liquidity pool, atau lending. Ketiadaan TVL ini dapat menjadi sinyal bahwa proyek masih dalam tahap pengembangan atau belum mengaktifkan fitur-fitur lanjutan berbasis blockchain.
Baca Juga: Prediksi Harga Uniswap 2025-2031: Apakah UNI Akan Terus Stabil?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari ini, harga solana hari ini, pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.