Analis Motley Fool Sebut Crypto Winter Bisa Kembali di 2026

Di-update
January 2, 2026

Jakarta, Pintu News – Bitcoin menutup tahun 2025 dengan kerugian tahunan pertamanya sejak 2022, dan beberapa analis memperingatkan bahwa masa sulit ini belum tentu berakhir.

Dengan faktor-faktor pendorong utama yang sudah habis dan tekanan makroekonomi yang semakin meningkat, pasar kripto diperkirakan akan menghadapi tantangan berat lagi di tahun mendatang.

Sean Williams dari Motley Fool memperingatkan bahwa musim dingin kripto bisa kembali terjadi pada 2026, mengikuti pola penurunan besar yang terjadi setiap empat tahun, seperti yang terlihat pada 2018 dan 2022.

Musim Dingin Bisa Seret Harga XRP Turun ke $1

Williams menyoroti bahwa peristiwa penting seperti halving Bitcoin, terpilihnya kembali Trump, dan pengesahan Genius Act kini sudah menjadi “masa lalu”, sehingga para investor tidak lagi memiliki pemicu nyata untuk mempertahankan keyakinan mereka.

Baca juga: Whale Crypto Borong XRP Senilai $3,6 Miliar di Tengah Sinyal Bullish yang Kembali Muncul

“Bitcoin saat ini sudah turun lebih dari 30% dari harga tertinggi 52 minggunya,” ujar Williams. “Masalah utama bagi pasar kripto saat ini adalah tidak adanya katalis besar untuk tahun yang baru.”

Ia juga memprediksi bahwa tren strategi treasury Bitcoin—yang dipelopori oleh Michael Saylor melalui perusahaan Strategy (dulu MicroStrategy)—akan berubah menjadi “salah satu kegagalan terbesar Wall Street pada 2026.”

Menurutnya, sebagian besar perusahaan yang meniru strategi tersebut belum terbukti sukses dan justru merugi, serta memiliki daya beli yang terbatas untuk menopang permintaan Bitcoin.

“Selain itu, perusahaan-perusahaan yang mengadopsi strategi treasury Bitcoin cenderung diperdagangkan dengan kelipatan nilai aset bersih digital mereka yang sangat tinggi,” tulis Williams.

“Membayar premi puluhan hingga ratusan persen dibanding nilai aset bersih sangat tidak masuk akal, apalagi kini sudah ada ETF spot Bitcoin yang memudahkan investasi secara langsung.”

Mengenai XRP, Williams menyampaikan pandangan yang sangat pesimis dengan memprediksi penurunan harga hingga kembali ke $1. Ia berpendapat bahwa semua katalis positif—terpilihnya Trump, penyelesaian gugatan Ripple-SEC, dan persetujuan ETF spot—sudah sepenuhnya diperhitungkan dalam harga saat ini.

Ia juga menyoroti bahwa XRP hanya digunakan oleh sekitar 300 institusi keuangan, jauh dibandingkan dengan lebih dari 11.000 institusi yang menggunakan SWIFT untuk pengiriman uang lintas negara.

Namun, Williams masih melihat satu peluang positif: kemungkinan “gelombang besar persetujuan ETF kripto spot” pada tahun 2026. Dengan 125 ETF crypto yang masih menunggu persetujuan regulasi per pertengahan Desember, ia memperkirakan akan ada persetujuan untuk proyek seperti Avalanche , Cardano , Polkadot , dan lainnya—yang mungkin bisa membuat altcoin tertentu mengungguli Bitcoin.

Rekap 2025: Tekanan Makro Dorong Kerugian Tahunan Pertama Bitcoin

harga bitcoin turun

Kesulitan yang dialami Bitcoin sepanjang tahun 2025 menyoroti ketidakpastian yang akan dihadapi pada tahun baru. Sepanjang tahun, harga Bitcoin turun lebih dari 6%, mengakhiri tahun di level $87.474—menjadi kerugian tahunan pertamanya sejak tahun 2022.

Tahun ini sebenarnya dibuka dengan kuat, ketika Bitcoin melonjak berkat kemenangan Trump dalam pemilu, bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di atas $126.000 pada awal Oktober.

Namun, pada 10 Oktober, pasar kripto anjlok setelah Trump mengumumkan tarif baru atas impor dari China dan mengancam pembatasan ekspor untuk perangkat lunak penting. Kebijakan ini memicu likuidasi senilai lebih dari $19 miliar—menjadi yang terbesar dalam sejarah kripto.

Para analis menyatakan bahwa pergerakan Bitcoin selama 2025 semakin mencerminkan sentimen pasar saham, seiring masuknya investor ritel dan institusional tradisional ke aset kripto. Korelasi ini diperkirakan akan semakin kuat pada 2026, dengan kripto yang semakin terikat pada faktor-faktor yang memengaruhi saham dan aset berisiko lainnya, seperti perubahan kebijakan moneter dan kekhawatiran terhadap valuasi tinggi saham-saham berbasis AI.

Baca juga: Prediksi Harga Ethereum: Apakah ETH akan Bangkit atau Jatuh di Tahun 2026?

Dari sisi regulasi, industri kripto meraih sejumlah kemenangan besar di bawah pemerintahan Trump. Di antaranya adalah penghentian gugatan SEC era Biden terhadap Coinbase dan Binance, serta disahkannya Genius Act yang menetapkan aturan federal untuk stablecoin.

Namun, legislasi terkait struktur pasar dan pengecualian aturan SEC—yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah inti industri—masih tertunda, dan hal ini bisa mengurangi euforia positif di kalangan pelaku pasar.

Pandangan Optimis: Sisi Lain dari Pasar

Tidak semua pihak sepakat dengan pandangan pesimis terhadap pasar kripto. Beberapa analis justru meyakini bahwa tahun 2026 akan menjadi awal dari reli besar (bull run) dan musim altcoin (alt season) yang gagal terwujud di 2025.

Mereka menyoroti sejumlah katalis utama seperti pemerintahan AS yang pro-kripto, adopsi institusional yang terus berkembang, pertumbuhan stablecoin, serta kemungkinan pemangkasan suku bunga.

Para analis juga memperkirakan bahwa teknologi blockchain akan diterapkan di lebih banyak sektor sepanjang 2026, membuka peluang baru bagi ekosistem kripto untuk tumbuh dan berkembang.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Topik
Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->