
Jakarta, Pintu News – Dalam pasar saham, backdoor listing menjadi salah satu cara perusahaan untuk memasuki bursa tanpa melalui proses penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) tradisional yang panjang dan mahal. Strategi ini sering dipilih oleh perusahaan yang ingin segera terdaftar di bursa efek dengan biaya dan waktu yang relatif lebih efisien.
Backdoor listing adalah metode masuknya sebuah perusahaan ke pasar saham dengan cara menggabungkan diri (merger) atau mengambil alih (acquisition) perusahaan yang sudah terdaftar di bursa efek. Dengan kata lain, perusahaan yang tidak tercatat di bursa bisa “menyusup” ke pasar modal melalui perusahaan publik yang sudah ada.
Proses ini berbeda dengan IPO, di mana perusahaan melakukan penawaran saham baru kepada publik dan harus melalui banyak persyaratan regulasi. Pada backdoor listing, perusahaan mendapatkan status terdaftar dengan cara “mengambil alih slot” perusahaan yang sudah ada.
Metode ini juga dikenal sebagai reverse takeover karena perusahaan privat bertindak sebagai pihak yang mengambil alih perusahaan publik, padahal tujuan akhirnya adalah agar perusahaan privat itu sendiri menjadi perusahaan publik.
Baca Juga: Emas dan Perak Cetak Rekor Tertinggi Baru, Bitcoin (BTC) Anjlok!

Secara garis besar, backdoor listing berjalan melalui dua mekanisme utama:
Melalui kedua mekanisme ini, perusahaan privat tidak perlu menjalani proses IPO yang panjang, seperti penyusunan prospektus, roadshow investor, dan penetapan harga saham baru.
Saham yang mengalami backdoor listing biasanya menunjukkan beberapa karakteristik berikut:

Investor bisa mengambil sejumlah keuntungan dari perusahaan yang melakukan backdoor listing, di antaranya:
Meskipun backdoor listing dan SPAC (Special Purpose Acquisition Company) keduanya merupakan cara perusahaan untuk menjadi perusahaan publik, ada perbedaan penting di antara keduanya:
Secara umum, backdoor listing adalah langkah langsung dari perusahaan privat ke status publik melalui perusahaan yang sudah tercatat, sedangkan SPAC adalah entitas yang dibuat terlebih dahulu untuk tujuan itu.

Di era blockchain seperti sekarang, investasi saham tak lagi terbatas oleh jam pasar atau lokasi bursa. Melalui teknologi tokenisasi, saham perusahaan global kini bisa diakses dengan lebih mudah, fleksibel, dan transparan.
Tokenisasi memungkinkan aset tradisional seperti saham diubah menjadi token digital yang bisa diperdagangkan 24/7 di jaringan blockchain. Artinya, investor bisa membeli sebagian kecil dari saham perusahaan besar tanpa perlu rekening broker asing atau modal besar.
Salah satu platform yang menghadirkan kemudahan ini adalah Pintu. Melalui aplikasi Pintu, kamu bisa mengakses berbagai saham perusahaan AS populer yang telah ditokenisasi, seperti Apple, Tesla, atau Google GOOGLX0.20%->Harga GOOGLX Saat IniRp 5.610.5270.20% Market Cap- Volume Trading-
Suplai Beredar- — langsung dari smartphone dan tanpa repot.
Dengan tokenisasi saham di Pintu, berinvestasi di pasar global kini terasa lebih praktis, terjangkau, dan modern. Masa depan investasi ada di genggamanmu.
Baca Juga: Ripple (XRP) Berpeluang Menuju US$5? Ini Analisis Harga dan Risikonya!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.