
Jakarta, Pintu News – Ethereum mengalami tekanan jual yang signifikan pada Januari 2026, seiring dengan aksi dompet whale dan pelaku institusional yang memindahkan ETH senilai lebih dari $110 juta ke bursa-bursa besar.
Di saat yang sama, Indeks Coinbase Premium menunjukkan penurunan permintaan di pasar AS. Meskipun begitu, meningkatnya permintaan untuk staking dan sinyal teknikal yang mendukung memberikan prospek yang cukup optimis terhadap aset ini.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Ehereum hari ini?

Pada 21 Januari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $$2,978 atau setara dengan Rp50.754.330, mengalami penurunan 6,52% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp49.814.746 dan level tertingginya di Rp54.325.099.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp6.086 triliun, dengan volume perdagangan harian yang naik 91% menjadi Rp615,54 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga:Â Harga Bitcoin Anjlok ke $89.000 Hari Ini (21/1/26): Apakah Bull Run BTC Sudah Berakhir?
Data on-chain menunjukkan lonjakan transaksi Ethereum dalam jumlah besar. Firma analisis blockchain Lookonchain melaporkan bahwa dompet 0xB3E8—yang mulai memperdagangkan ETH delapan tahun lalu—baru saja mentransfer 13.083 ETH senilai sekitar $43,35 juta ke bursa Gemini pekan lalu.
Meskipun telah melakukan transfer besar, dompet tersebut masih menyimpan 34.616 ETH, yang bernilai sekitar $115 juta.
Selain dari whale, pelaku institusional juga terlihat aktif. Lookonchain mencatat bahwa perusahaan treasury Ethereum, FG Nexus, telah menjual 2.500 ETH dengan nilai sekitar $8,04 juta.
“Perusahaan pemegang Ethereum FG Nexus hari ini menjual lagi 2.500 ETH ($8,04 juta) dan masih menyimpan 37.594 ETH ($119,7 juta). Penjualan terakhir mereka terjadi pada November 2025, saat mereka mentransfer 10.975 ETH ($33,6 juta) ke Galaxy Digital pada 18 dan 19 November,” tulis laporan tersebut.
Lebih lanjut, Lookonchain mengungkapkan bahwa sebuah dompet yang diduga terkait dengan perusahaan modal ventura Fenbushi Capital mengirimkan 7.798 ETH senilai $25 juta ke Binance. Token-token ini sebelumnya telah di-staking selama dua tahun sebelum kembali beredar.
Penting untuk dicatat bahwa aliran masuk ke bursa sering dipandang sebagai sinyal awal potensi aksi jual, karena aset biasanya dipindahkan ke bursa terpusat untuk memperoleh likuiditas atau melakukan perdagangan.
Namun, pergerakan ini tidak selalu berarti akan terjadi penjualan langsung. Dana tersebut mungkin juga dialokasikan untuk keperluan internal seperti penyeimbangan portofolio, penyediaan jaminan, strategi lindung nilai (hedging), atau penyelesaian transaksi over-the-counter (OTC).
Oleh karena itu, meskipun setoran ke bursa dapat meningkatkan risiko jual dalam jangka pendek, hal itu tidak secara otomatis menandakan likuidasi akan segera terjadi.
Seiring dengan aktivitas on-chain ini, indikator berbasis pasar juga memberikan konteks tambahan terkait kondisi saat ini. Coinbase Premium Index, yang mengukur perbedaan harga antara Coinbase Pro (pasangan USD) dan Binance (pasangan USDT), saat ini berada di wilayah negatif. Ini menandakan permintaan yang relatif lebih lemah dari investor institusional yang berbasis di AS.
Baca juga: Saat Ethereum Memimpin, Altcoin Ikut Meroket – Apakah ini Awal Tren Baru?

Meski terdapat tekanan jual, ekosistem staking Ethereum tetap menunjukkan permintaan yang kuat.
Berdasarkan data antrean validator, sebanyak 2,7 juta ETH masih menunggu untuk masuk ke dalam proses staking, yang saat ini memiliki waktu tunggu sekitar 47 hari. Tumpukan antrean ini mencerminkan minat besar terhadap partisipasi validator dan dukungan jangka panjang terhadap jaringan Ethereum.
Perbandingan antara antrean masuk dan keluar juga menjadi sorotan. Saat ini, 36.960 ETH sedang menunggu untuk keluar dari staking. Ketimpangan ini mengindikasikan bahwa meskipun beberapa pemegang besar melakukan penjualan, mayoritas validator tetap berkomitmen untuk memperoleh imbal hasil dari staking dan turut menjaga keamanan jaringan.
Selain itu, analis pasar juga menyoroti sinyal teknikal yang menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut untuk ETH. Analis bernama Crypto Gerla menyebutkan bahwa Ethereum saat ini tampaknya berada dalam fase re-accumulation. Ia menambahkan bahwa pergerakan menuju harga $3.600 berpotensi terjadi.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: