Prediksi Harga Solana: SOL Berpotensi Turun di Tengah Melemahnya Permintaan ETF dan Ritel?

Di-update
January 27, 2026
Gambar Prediksi Harga Solana: SOL Berpotensi Turun di Tengah Melemahnya Permintaan ETF dan Ritel?

Jakarta, Pintu News – Solana naik 4% pada hari Senin (26/1), setelah sebelumnya turun 6% pada hari Minggu. Namun, secara keseluruhan masih berada dalam tekanan akibat penurunan sebesar 14% pada minggu lalu. Penurunan ini sejalan dengan turunnya minat dari investor institusional dan ritel, yang tercermin dari menurunnya aliran dana masuk dan minat terbuka (Open Interest).

Selain itu, terjadinya likuidasi posisi long senilai lebih dari $60 juta dalam 24 jam terakhir menunjukkan pembersihan posisi bullish. Dari sisi analisis teknikal, fokus saat ini tertuju pada level terendah bulan Desember di $117 dan level support psikologis di $100, seiring dengan meningkatnya tekanan jual.

Permintaan Institusional dan Ritel terhadap Solana Mulai Menurun

ETF Solana berbasis spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk mingguan terendah, yakni sebesar $9,57 juta, turun drastis dari $46,88 juta pada minggu sebelumnya. Penurunan arus masuk ini menunjukkan berkurangnya minat dari investor institusional, yang dipengaruhi oleh sentimen pasar yang cenderung menghindari risiko.

Baca juga: Prediksi Harga XRP: Support $1,80 Masih Kokoh Saat Volume Meledak hingga 184%!

Sumber: SoSoValue

Hal ini kemungkinan besar dipicu oleh ketegangan geopolitik yang terus berlanjut dan ancaman tarif dari Amerika Serikat. Selain itu, penguatan Yen Jepang akibat spekulasi intervensi bank sentralnya untuk menghentikan depresiasi mata uang juga dapat mengguncang pasar kripto secara keseluruhan.

Di pasar derivatif, permintaan juga melemah. Likuidasi posisi long senilai lebih dari $60 juta dalam 24 jam terakhir jauh melebihi likuidasi short sebesar $2,14 juta, yang memperkuat sentimen jual. Open Interest (OI) untuk kontrak futures SOL turun 1% menjadi $7,41 miliar, mencerminkan penurunan nilai kontrak yang masih aktif.

Sumber: CoinGlass

Hal ini terjadi seiring pembersihan posisi bullish dan terbentuknya posisi baru yang cenderung bearish, yang diperkuat oleh tingkat pendanaan negatif sebesar -0,0036%.

Tinjauan Teknis: Akankah Pemulihan Solana Menghindari Penurunan ke $100?

Solana menunjukkan pemulihan cepat pada hari Senin dengan kenaikan 4% selama sesi perdagangan Asia dan mendekati level $125. Namun, harga SOL masih berada jauh di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50, 100, dan 200 hari yang menurun, yang menegaskan tren bearish masih dominan.

Baca juga: 4 Peristiwa Crypto Penting Minggu Ini: Mampukah Pasar Pulih?

EMA 50 hari di level $135 kemungkinan akan menjadi batas atas bagi pemulihan awal, sementara EMA 100 hari di $144 menjadi penghalang berikutnya.

Indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) menunjukkan histogram yang masih negatif, tetapi mulai menyempit, menandakan melemahnya tekanan turun. Namun, baik garis MACD maupun garis sinyal masih berada di bawah nol, yang mempertahankan bias pasar secara umum tetap lemah.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di angka 38, mencerminkan momentum yang lemah meskipun belum memasuki wilayah jenuh jual.

Meski demikian, risiko penurunan tetap ada jika SOL jatuh di bawah level terendah 18 Desember di $117, yang bisa membuka jalan menuju Pivot Point S1 di $112, dan berlanjut ke zona support psikologis yang lebih dalam di $100.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->