
Jakarta, Pintu News – Fundstrat Managing Partner Tom Lee menilai bahwa pasar kripto, termasuk Bitcoin dan Ethereum , saat ini tertinggal karena kenaikan tajam pada harga logam mulia seperti emas dan perak yang menarik aliran modal investor, dan bisa kembali menguat ketika rally logam tersebut mulai mereda.
Tom Lee berpendapat bahwa momentum kenaikan harga emas dan perak telah “menyedot” sebagian besar minat investor dari kripto karena perilaku pasar lebih condong ke instrumen yang dianggap safe haven. Emas baru-baru ini mencetak rekor tertinggi setelah kenaikan persentase yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, dan perak juga menunjukkan performa kuat.
Menurut Lee, ketika harga logam mulai stabil atau turun dari puncaknya, sebagian modal investor yang saat ini berfokus pada emas dan perak bisa kembali bergerak ke aset kripto, terutama BTC dan ETH. Dalam wawancara dengan CNBC, ia menyoroti bahwa pola historis sering menunjukkan kripto mengalami rebound setelah periode dominasi logam mulia berakhir.
Baca Juga: Emas Mendominasi, Bitcoin (BTC) Terpuruk di Tengah Kekhawatiran Intervensi Yen, Kenapa?

Lee menilai bahwa pergerakan kuat di pasar emas dan perak menciptakan semacam “penyedotan oksigen” bagi aset kripto, sehingga momentum harga BTC dan ETH tampak terbatas sementara. Pergerakan ini mencerminkan rotasi modal jangka pendek ketika investor memilih instrumen yang dipandang paling aman di tengah ketidakpastian makro global.
Ia menambahkan bahwa pasar kripto masih merasakan dampak jangka panjang dari gelombang deleveraging besar yang terjadi sebelumnya, yang memperlambat risk appetite investor. Ketika investor berhati-hati dan lebih memilih logam mulia, kripto cenderung melambat terlepas dari fundamental jaringan yang terus berkembang.
Dalam konteks nilai pasar saat ini, Bitcoin dan Ethereum belum menunjukkan momentum yang kuat untuk menembus resistance penting. BTC diperdagangkan di bawah level psikologis penting sementara ETH juga masih berfluktuasi di kisaran bawah target jangka panjangnya. Lee melihat ini sebagai dampak sementara dari dominasi investor pada logam safe haven.
Namun Lee percaya bahwa dinamika pasar ini bersifat siklikal. Ia menggarisbawahi bahwa ketika pergerakan harga emas dan perak mulai mereda, terdapat potensi pergerakan ulang investor menuju pasar kripto yang akan meningkatkan permintaan dan mendorong harga BTC dan ETH kembali naik.
Pandangan Tom Lee menekankan bahwa pergerakan harga aset kripto tidak selalu terjadi secara independen dari pasar komoditas tradisional. Ketika logam mulia menarik arus modal sebagai respons terhadap sentimen risiko global, kripto bisa mengalami momentum melambat. Namun jika tren safe haven mulai stabil, kekuatan fundamental pasar kripto seperti adopsi jaringan, likuiditas, dan inovasi teknologi dapat kembali menjadi faktor utama yang mendorong harga naik.
Investor yang melihat peluang ini mungkin memperhatikan indikator volatilitas logam mulia dan data aliran modal sebagai bagian dari strategi alokasi aset, terutama jika terdapat tanda-tanda bahwa rally emas dan perak mulai berhenti.
Baca Juga: Penurunan Drastis Ripple (XRP): Analisis dan Prospek di Tahun 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.