7 Fakta Mengejutkan: Cadangan Emas Tether Tembus 27 Ton, Apa Dampaknya ke Crypto?

Di-update
January 28, 2026
Gambar 7 Fakta Mengejutkan: Cadangan Emas Tether Tembus 27 Ton, Apa Dampaknya ke Crypto?

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto dan cryptocurrency global kembali diwarnai kabar menarik dari penerbit stablecoin terbesar di dunia. Tether mengumumkan penambahan cadangan emas fisik dalam jumlah signifikan pada akhir 2024, sebuah langkah yang memicu diskusi luas di kalangan investor pemula hingga berpengalaman. Di tengah volatilitas aset digital, strategi ini dinilai mencerminkan pendekatan manajemen risiko yang lebih konservatif namun relevan.

Langkah tersebut juga memperkuat narasi bahwa industri cryptocurrency semakin mengadopsi prinsip keuangan tradisional. Dengan meningkatnya minat investor muda terhadap aset berbasis nilai riil, kabar ini menjadi konteks penting untuk memahami arah perkembangan ekosistem crypto ke depan.

1. Penambahan 27 Ton Emas dalam Satu Kuartal

Tether melaporkan penambahan 27 ton emas ke dalam cadangannya pada kuartal keempat 2024. Jumlah ini tergolong besar dan menempatkan perusahaan tersebut sejajar dengan beberapa bank sentral kecil dari sisi kepemilikan emas. Secara nilai, emas tersebut setara sekitar USD 2,2 miliar atau sekitar Rp36,73 triliun dengan kurs Rp16.695 per dolar AS.

Emas fisik ini disimpan sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan yang mendukung stablecoin Tether . Pendekatan ini bertujuan menjaga stabilitas nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bagi investor pemula, langkah ini menunjukkan bahwa stablecoin tidak hanya bergantung pada obligasi atau kas semata.

Baca Juga: 5 Fakta Penting Kesenjangan Pasokan Perak vs Emas dan Dampaknya ke Crypto & Aset Komoditas

2. Alasan Emas Dipilih sebagai Aset Cadangan

harga emas terkini 3 november 2025
Generated by AI

Emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang telah digunakan selama ratusan tahun. Dalam konteks crypto, emas menawarkan perlindungan terhadap inflasi dan fluktuasi mata uang fiat. Oleh karena itu, integrasi emas ke dalam cadangan dinilai sebagai langkah defensif yang rasional.

Selain itu, emas memiliki likuiditas tinggi dan diterima secara global. Hal ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi penerbit stablecoin dalam menjaga kestabilan nilai USDT. Bagi investor cryptocurrency, kombinasi aset digital dan emas mencerminkan pendekatan hybrid antara sistem lama dan baru.

3. Dampak terhadap Stabilitas USDT

Dengan bertambahnya cadangan emas, struktur penopang USDT menjadi lebih beragam. Diversifikasi ini berpotensi mengurangi risiko sistemik jika terjadi tekanan di pasar obligasi atau perbankan. Secara teoritis, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap stablecoin tersebut.

Namun, stabilitas USDT tetap bergantung pada transparansi dan tata kelola cadangan. Investor pemula perlu memahami bahwa emas hanyalah salah satu komponen dari keseluruhan portofolio cadangan. Informasi ini penting agar ekspektasi terhadap risiko tetap realistis.

4. Posisi Tether di Industri Cryptocurrency

Tether memiliki peran sentral dalam ekosistem crypto global. USDT sering digunakan sebagai pasangan perdagangan untuk Bitcoin , Ethereum , dan aset digital lainnya. Dengan volume transaksi harian yang besar, setiap perubahan strategi Tether memiliki implikasi luas.

Penambahan emas ini juga dapat dilihat sebagai upaya memperkuat reputasi di tengah pengawasan regulator. Bagi pasar cryptocurrency, langkah tersebut menunjukkan adaptasi terhadap tuntutan transparansi dan stabilitas jangka panjang.

5. Relevansi bagi Investor Muda dan Pemula

Bagi investor muda, kabar ini memberikan gambaran tentang bagaimana manajemen risiko diterapkan di balik layar industri crypto. Stablecoin tidak sepenuhnya bebas risiko, tetapi strategi cadangan yang beragam dapat membantu mengurangi volatilitas ekstrem. Pemahaman ini penting sebelum menggunakan USDT sebagai alat lindung nilai atau parkir dana.

Selain itu, informasi ini mendorong literasi bahwa crypto dan cryptocurrency bukan hanya soal spekulasi harga. Ada aspek fundamental yang perlu dipahami, termasuk bagaimana aset didukung dan dikelola. Pendekatan edukasional ini membantu investor membuat keputusan lebih rasional.

Baca Juga: Lonjakan Harga Altcoin: Fenomena Musiman yang Tak Boleh Dilewatkan!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->