XRP Siap Rebound? Whale Borong XRP Secara Besar-besaran Meski Harga Anjlok 21%

Di-update
January 30, 2026
Gambar XRP Siap Rebound? Whale Borong XRP Secara Besar-besaran Meski Harga Anjlok 21%

Jakarta, Pintu News – Harga XRP hampir menghapus seluruh keuntungan yang diperoleh sejak awal tahun dalam tiga minggu terakhir. Altcoin dengan kapitalisasi besar ini telah turun lebih dari 21% selama periode tersebut, dan pada Kamis, 29 Januari 2026, diperdagangkan di kisaran $1,88.

Penurunan harga XRP sejalan dengan sentimen bearish yang melanda pasar kripto secara umum dalam jangka menengah, sementara industri logam mulia justru menunjukkan kecenderungan bullish.

Pada 29 Januari, harga XRP turun hampir 2%, sedangkan harga Emas dan Perak melonjak ke rekor tertinggi baru masing-masing, didorong oleh keputusan FOMC Federal Reserve pada bulan Januari.

XRP Whale Mulai Borong Kembali

Berdasarkan analisis data on-chain dari Santiment, XRP mencatat kembalinya investor besar (whale) dalam jumlah yang cukup signifikan.

Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu 2026: SHIB Tertekan di Tren Bearish Meskipun Burn Rate Melonjak 1.200%

Setelah lebih dari 784 akun XRP yang masing-masing memiliki minimal 1 juta koin keluar dari pasar antara Oktober hingga Desember 2025, Santiment melaporkan bahwa sejak 1 Januari 2026 telah muncul kembali 42 akun whale baru.

Permintaan XRP dari para investor besar ini didukung oleh keberadaan produk ETF (exchange-traded fund) spot di Amerika Serikat. Sejak awal tahun, ETF spot XRP telah mencatat arus masuk dana bersih sekitar $92 juta.

Mengapa Whale Memborong Sekarang?

Permintaan baru terhadap XRP muncul setelah adanya kejelasan regulasi di berbagai yurisdiksi global, terutama di Amerika Serikat. Implementasi Undang-Undang GENIUS yang sedang berlangsung turut mendorong pertumbuhan Ripple USD (RLUSD), yang kini telah mencapai kapitalisasi pasar lebih dari $1,4 miliar.

Rencana pengesahan Undang-Undang CLARITY juga diperkirakan akan semakin memperkuat adopsi XRP di kalangan investor institusional. Selain itu, Ripple Labs turut meningkatkan utilitas XRP melalui akuisisi strategis dan kemitraan bisnis yang dijalankan.

Baca juga: Airdrop Tahap 4 Aster Crypto: Klaim Awal Dibuka, 754.041 ASTER Dimusnahkan!

Apakah Rebound Sedang Terjadi?

Untuk mendukung kemungkinan rebound harga XRP dalam waktu dekat—yang dipicu oleh meningkatnya permintaan dari para whale—Open Interest (OI) XRP perlu ikut meningkat. Berdasarkan data pasar dari CoinGlass, OI XRP saat ini masih berada di level rendah dibandingkan puncaknya pada pertengahan tahun 2025.

Sumber: Coinglass

Secara analisis teknikal, harga XRP telah terjebak dalam fase konsolidasi selama beberapa bulan, meskipun secara makro masih berada dalam tren bull jangka panjang.

Harga XRP juga masih sangat berkorelasi dengan Bitcoin dan pasar altcoin secara umum, yang belakangan ini terus melemah akibat perubahan kondisi makroekonomi global. Terlebih lagi, aliran likuiditas ke industri kripto telah tersedot oleh reli bullish logam mulia, khususnya Emas dan Perak.

Dengan kondisi tersebut, harga XRP kemungkinan besar akan menguji ulang level support di sekitar $1,38 sebelum berpotensi memulai fase parabolik dari tren bull makro yang sedang berlangsung.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->