Harga Bitcoin Terjun Bebas ke $74.000 Hari Ini (2/2): BTC Turun di Bawah ‘Nilai Wajar’!

Di-update
February 2, 2026
Gambar Harga Bitcoin Terjun Bebas ke $74.000 Hari Ini (2/2): BTC Turun di Bawah ‘Nilai Wajar’!

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin anjlok melewati level support penting di $80.000, mencapai titik terendah dalam sembilan bulan terakhir, dan menyebabkan likuidasi posisi trader senilai $2,6 miliar.

Menurut data dari BeInCrypto, penurunan sebesar 6% mendorong harga Bitcoin turun ke $77.082 sebelum mengalami pemulihan kecil. Ini menandai pertama kalinya harga Bitcoin menyentuh level serendah itu sejak April 2025.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Harga Bitcoin Turun 4,91% dalam Waktu 24 Jam

Pada 2 Februari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $74,982 atau setara dengan Rp1.264.071.735, mengalami penurunan 4,91% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.264.071.735 dan harga tertingginya di Rp1.333.898.084.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp25.714 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 21% menjadi Rp989,62 triliun.

Baca juga: 3 Altcoin yang Berpotensi Kalahkan Bitcoin, Ethereum, dan XRP pada Februari 2026

Bitcoin Turun di Bawah ‘Nilai Wajar’ untuk Pertama Kalinya dalam Beberapa Tahun

Pergerakan harga terbaru mendorong Bitcoin jatuh melewati batas-batas penting dalam analisis on-chain untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Data dari Glassnode mengonfirmasi bahwa Bitcoin turun di bawah True Market Mean-nya—yang saat ini berada di angka $80.500—untuk pertama kalinya dalam 30 bulan. Terakhir kali level ini ditembus adalah pada akhir 2023, saat harga aset ini hanya sekitar $29.000.

Sumber: Glassnode

Secara historis, pelanggaran terhadap level ini menandai peralihan dari siklus bullish ke tren bearish jangka menengah.

Kini, para pemegang BTC menghadapi kenyataan pahit karena Short-Term Holder Cost Basis (harga rata-rata beli pemegang jangka pendek) telah naik menjadi $95.400, sementara Active Investor Mean berada di $87.300.

Dengan harga pasar saat ini jauh di bawah kedua rata-rata tersebut, pasar sedang menghadapi gelombang besar kerugian yang belum direalisasi.

Pelemahan teknikal ini memicu peristiwa likuidasi besar-besaran di bursa derivatif kripto global.

Tekanan Jual Semakin Kuat

Berdasarkan data dari CoinGlass, kejatuhan harga ini menyebabkan likuidasi posisi trader senilai sekitar $2,58 miliar.

Baca juga: 3 Altcoin yang Diburu Whale Crypto di Februari 2026, Apa yang Membuatnya Menonjol?

Sumber: CoinGlass

Yang paling terdampak adalah posisi “long” (yang bertaruh harga akan naik), menyumbang $2,42 miliar dari total kerugian. Ini menjadi peristiwa likuidasi long terbesar dalam tiga bulan terakhir.

Trader Ethereum mengalami kerugian paling parah, dengan $1,15 miliar posisi dilikuidasi, sementara Bitcoin menyumbang lebih dari $772 juta kerugian.

Peristiwa long squeeze besar ini menunjukkan bahwa pelaku pasar terlalu banyak menggunakan leverage untuk mempertahankan level $80.000, namun justru dihancurkan oleh tekanan jual yang semakin kuat.

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, mengaitkan penurunan besar ini dengan kelelahan likuiditas pembeli BTC. Ia menyebutkan bahwa Realized Cap saat ini “mendatar”, menandakan bahwa modal baru untuk mendorong pasar bullish telah menghilang.

Menurutnya, meski investor awal masih mencetak keuntungan dari pembelian saat reli tahun 2025, tidak ada arus dana institusional baru untuk menyerap pasokan yang ada.

“MSTR adalah pendorong utama reli ini. Kecuali Saylor menjual besar-besaran, kita tidak akan melihat penurunan -70% seperti di siklus sebelumnya,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, Ju memperkirakan pasar akan memasuki fase konsolidasi mendatar dalam rentang yang luas, sampai terbentuknya titik dasar (floor) harga yang baru.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->