
Jakarta, Pintu News – Pada perdagangan hari ini, XAUUSD (emas versus dolar AS) menunjukkan fase koreksi setelah mencetak rekor tertinggi di atas USD 5 600 per ons pada pekan lalu. Koreksi ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang lebih luas, dipengaruhi oleh profit taking setelah reli kuat serta reaksi terhadap penguatan dolar AS dan sentimen makro. Meski demikian, arah trend jangka menengah tetap menjadi fokus utama analis untuk menentukan potensi pergerakan selanjutnya di pasar ini.
Setelah mencapai titik puncak di sekitar USD 5 602, emas mengalami tekanan jual wajar yang mendorong harga turun. Koreksi semacam ini sering terjadi ketika aset mengalami lonjakan ekstrem dalam waktu singkat, karena sejumlah pelaku pasar mengambil keuntungan atau repositioning.
Zona support teknikal kunci saat ini berada di kisaran USD 4 744 sampai USD 4 428, yang merupakan area retracement 50 %–61,8 % dari rentang pergerakan sebelumnya. Analis melihat area ini sebagai level penting di mana bulls bisa membangun base yang kuat sebelum upaya rally lanjutan. Penurunan di bawah support ini berpotensi membuka ruang koreksi lebih dalam, sedangkan rebound dari area ini dapat menandakan pemulihan lanjutan.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi

Secara intraday, level teknikal menunjukkan beberapa titik support dan resistance yang pantas diawasi oleh trader. Analisis terbaru memperkirakan bahwa jika harga dapat mempertahankan di atas zona USD 5 208–USD 5 153, momentum bullish bisa kembali terbentuk. Namun, jika harga turun di bawah USD 5 052–USD 4 996, tekanan bearish dapat memperkuat koreksi lanjutan.
Resistance awal terletak di sekitar USD 5 266–USD 5 320, yang berfungsi sebagai penghalang awal untuk kenaikan lanjutan. Breakout di atas level ini dapat membuka jalur menuju target jangka menengah di atas USD 5 400.
Beberapa indikator teknikal menunjukkan sinyal netral hingga sedikit bearish dalam jangka pendek, mencerminkan volatilitas yang masih tinggi setelah reli kuat. Misalnya, indikator RSI dan VWAP menunjukkan tekanan selling pressure, sementara level support kuat tetap menjadi area kunci untuk penguatan harga potensi.
Dalam analisis harian, trader biasanya menggabungkan level teknikal ini dengan data makro seperti laporan ekonomi, kebijakan suku bunga, dan dinamika dolar AS untuk menyusun strategi perdagangan yang lebih lengkap.
Meskipun terjadi koreksi, beberapa faktor fundamental tetap mendukung harga emas dalam jangka menengah hingga panjang. Ketegangan geopolitik global, serta permintaan safe haven dari bank sentral dan investor ritel, masih menjadi pendorong bullish. Bank besar seperti UBS dan Deutsche Bank bahkan telah menaikkan proyeksi harga emas tahunan, menunjukkan potensi tekanan naik di masa depan.
Permintaan emas sebagai aset lindung nilai juga terus meningkat di tengah ketidakpastian pasar global, yang sering mendorong investor mencari instrumen yang kurang berkorelasi dengan pasar saham dan obligasi.
Trader jangka pendek bisa mempertimbangkan strategi buy on dip di sekitar zona support teknikal jika volume tertahan dan harga menunjukkan tanda pemantulan. Sebaliknya, jika harga menembus bawah support utama, strategi bearish dengan target penurunan berikutnya bisa menjadi alternatif. Kombinasi penggunaan level teknikal dan risk management merupakan kunci untuk menghadapi volatilitas emas hari ini.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.