
Jakarta, Pintu News ā Jika memantau harga Solana untuk beberapa waktu, perlu dicatat bahwa SOL telah mengalami koreksi lebih dari 35% sejak pertengahan Januari. Saat ini, harganya berada di bawah $100 ā sebuah level yang belum disentuh SOL selama cukup lama.
Menarik untuk melihat apakah harga akan terus turun, atau justru ada tanda-tanda potensi pemulihan yang bisa menjadi peluang bagi para trader yang optimis.
Pelemahan harga Solana sebenarnya tidak baru dimulai di bulan Februari. Tren penurunan sudah terlihat sejak sekitar tanggal 13 Januari, ketika harganya masih berada di kisaran $148. Sejak saat itu, tekanan jual perlahan meningkat, meskipun pasar kripto secara umum terlihat cukup stabil.
Baca juga: Harga Pi Network Naik 3% Hari Ini (3/2/26): Akankah Pi Coin Bertahan di Atas $0,1500?
Jika melihat grafik, sebenarnya sudah muncul tanda peringatan. Antara Oktober hingga pertengahan Januari, harga mencatatkan higher highs (level tertinggi yang makin tinggi), namun indikator RSI naik lebih cepat. Ini menciptakan hidden bearish divergence, yang secara sederhana berarti momentum menguat secara tidak sehat ā tampak kuat di permukaan, tapi mulai melemah di dalam.

Kemudian, pasar kripto secara keseluruhan mulai menunjukkan ketidakstabilan. Likuidasi besar-besaran, sentimen negatif, dan berkurangnya minat risiko memperburuk keadaan. Harga Solana pun turun lebih cepat dibandingkan banyak token besar lainnya.
Di awal Februari, harga Solana jatuh di bawah $100 dan sempat menyentuh level $96. Penurunan ini menandai koreksi hampir 35% dari puncak harga di bulan Januari. Dalam tujuh hari terakhir, kerugian Solana mencapai lebih dari 17%, menjadikannya salah satu aset large-cap dengan performa terburuk selama periode ini.
Penurunan panjang ini menunjukkan bahwa kejatuhan harga tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi merupakan akumulasi tekanan yang berlangsung secara bertahap ā pasar secara perlahan menyesuaikan ekspektasinya ke level yang lebih rendah.
Meski harga Solana terus menurun, tidak semua sinyal bersifat negatif. Beberapa data on-chain justru menunjukkan bahwa pembeli mulai masuk secara diam-diam.
Salah satu indikator penting adalah perubahan posisi bersih di bursa (exchange net position change). Pada 15 Januari, terjadi arus keluar bersih sekitar 535.000 SOL dari bursa. Ini menunjukkan adanya akumulasi. Saat harga mendekati $100 pada 1 Februari, arus keluar melonjak ke lebih dari 2,25 juta SOL.

Arus keluar dari bursa biasanya menandakan bahwa koin dipindahkan ke dompet pribadi untuk disimpan jangka panjang ā artinya beberapa investor memanfaatkan penurunan harga untuk membeli dan menyimpan.
Sinyal penting lainnya datang dari metrik NUPL (Net Unrealized Profit/Loss) untuk pemegang jangka pendek. Angka ini saat ini berada di level terendah sejak April tahun lalu, sekitar -0,54.

Menariknya, pada April lalu ketika NUPL berada di level ini, harga Solana saat itu berada di kisaran $105 dan setelah itu mulai mengalami pemulihan. Kembalinya ke zona ini menunjukkan bahwa banyak pemegang jangka pendek berada dalam posisi rugi, yang sering kali menjadi ciri dari titik bawah lokal (local bottom).
Baca juga: Harga Dogecoin Melonjak 4% Hari Ini (3/2/26): Mampukah DOGE Capai Target $1,40?
Indikator RSI juga mendekati wilayah oversold. Meskipun ini tidak menjamin adanya pantulan harga, namun menunjukkan bahwa tekanan jual sudah cukup ekstrem dan mungkin mulai melemah.
Secara keseluruhan, meskipun harga tampak lemah, berbagai indikator menunjukkan bahwa sebagian investor tengah bersiap-siap untuk kemungkinan pemantulan harga (rebound).
Arah pergerakan harga Solana dari titik ini akan sangat bergantung pada beberapa level harga penting. Yang paling krusial adalah area support di sekitar $94 ā level ini harus bertahan. Jika harga menutup harian di bawah titik ini, zona berikutnya yang mungkin dituju ada di sekitar $79, yang berarti potensi penurunan tambahan sekitar 18% dari level saat ini.
Penurunan ke level tersebut bisa terjadi dengan cepat jika sentimen pasar kembali memburuk. Likuiditas yang lemah dan rasa takut di pasar dapat mempercepat penurunan harga di area ini.
Di sisi atas (upside), level pertama yang perlu diperhatikan adalah $104. Jika harga harian berhasil ditutup di atas level ini, itu bisa menjadi sinyal bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali.
Selanjutnya, zona $120 akan menjadi titik uji berikutnya. Area ini sebelumnya berfungsi sebagai support dan kini bisa berubah menjadi resistance. Jika harga mampu melewati titik ini, rasa percaya diri jangka pendek di pasar bisa meningkat.
Namun, untuk benar-benar mengubah tren secara keseluruhan, Solana perlu kembali ke atas level $148, yaitu puncak harga di bulan Januari yang menjadi awal dari penurunan panjang. Tanpa melewati level tersebut, struktur pasar secara umum masih dianggap lemah.
Saat ini, posisi Solana cukup sulit. Harga sudah terkoreksi cukup dalam; memang ada tanda-tanda pembeli mulai masuk kembali, namun arah tren masih condong ke bawah.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: