
Jakarta, Pintu News ā Bank of America Securities baru-baru ini memperbarui proyeksi harga saham Apple Inc. , menegaskan kembali peringkat Buy sekaligus menaikkan target harga jangka panjang. Perubahan ini relevan bagi pelaku pasar saham global karena mencerminkan pandangan institusi besar terhadap prospek teknologi besar. Berikut lima poin utama dari proyeksi harga terbaru yang perlu dipahami oleh investor saham maupun peserta pasar keuangan.
Bank of America Securities telah menaikkan target harga saham Apple dari level sebelumnya di sekitar $325 menjadi $350 per saham. Target baru ini mencerminkan sekitar 30 persen potensi kenaikan dari harga pasar terbaru yang berada di sekitar level $270ā$275.
Peningkatan target biasanya mencerminkan keyakinan lebih kuat pada fundamental dan pertumbuhan pendapatan perusahaan. Untuk investor, perubahan target ini menunjukkan bahwa analis besar melihat Apple sebagai saham yang masih memiliki ruang apresiasi, terutama jika pertumbuhan pendapatan berlanjut.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Bank of America menyebut beberapa faktor yang mendukung target harga lebih tinggi, termasuk pertumbuhan pendapatan yang melampaui kompetitor global, serta peningkatan pendapatan dari toko dan layanan Apple yang tumbuh sekitar 7 persen secara year-on-year.
Pendapatan yang kuat sering kali menjadi landasan bagi target harga yang lebih tinggi karena mencerminkan daya tarik produk dan efektivitas strategi penjualan. Menurut analis, ini juga mencerminkan permintaan yang masih solid untuk perangkat Apple dan ekosistem layanannya.
Target harga $350 per saham berarti potensi pengembalian modal yang signifikan jika harga saham bergerak sesuai proyeksi. Jika investor membeli Apple di sekitar level $270, target ini mencerminkan potensi kenaikan sekitar 30 persen.
Perlu dicatat bahwa target ini adalah proyeksi dan bukan jaminan. Pergerakan harga aktual bisa dipengaruhi oleh kondisi pasar, kinerja perusahaan, dan faktor ekonomi makro yang lebih luas.
Selain menaikkan target harga saham Apple, Bank of America Securities menegaskan kembali peringkat Buy pada AAPL. Peringkat ini berarti analis melihat saham Apple layak dimiliki berdasarkan estimasi pendapatan, margin, dan potensi pertumbuhan jangka panjang.
Peringkat Buy umumnya diberikan ketika analis memperkirakan harga saham akan mengungguli rata-rata pasar dalam jangka menengah hingga panjang. Di pasar yang terkadang volatil, pernyataan dari lembaga keuangan besar ini dapat memengaruhi sentimen investor.

Dalam catatan analis, Bank of America juga menyebutkan skenario risiko di mana saham Apple dapat turun ke wilayah sekitar $205 jika pasar saham melemah atau jika ekspektasi pertumbuhan tidak terealisasi. Target downside ini mencerminkan adanya risiko jika kondisi pasar memburuk.
Ini membantu investor memahami bahwa meskipun proyeksi bullish kuat, tetap ada kemungkinan downside yang perlu dipertimbangkan dalam konteks manajemen risiko portofolio.
Pintu xStocks memungkinkan investor crypto di Indonesia membeli saham Apple (AAPLX) dengan modal relatif kecil dan fleksibel langsung melalui aplikasi. Fitur ini memudahkan akses ke saham global besar seperti Google , Apple (AAPLX), NVIDIA , dan memberi kesempatan investor crypto untuk ikut merasakan arah harga saham yang diproyeksikan oleh analis seperti Bank of America.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: