Bitcoin Anjlok ke Rp1,2 Miliar, Strategy Terancam Rugi Jutaan Dolar?

Di-update
February 5, 2026
Gambar Bitcoin Anjlok ke Rp1,2 Miliar, Strategy Terancam Rugi Jutaan Dolar?

Jakarta, Pintu News – Strategy (sebelumnya MicroStrategy) akan mengumumkan laporan keuangan kuartal keempat 2025 setelah penutupan pasar pada 5 Februari, dengan pergerakan harga Bitcoin menjadi sorotan utama narasi hasil dan sentimen investor karena keterkaitan langsungnya dengan model treasury kripto perusahaan.

Harga Bitcoin yang gagal menembus level US$76.000 (sekitar Rp1.280.088.000) bukan sekadar fenomena teknikal, tetapi berdampak pada neraca keuangan Strategy menjelang panggilan pendapatan.

Bitcoin di Titik Balik Neraca Strategy

performance btc
Sumber: BeInCrypto

Pada awal Februari, harga Bitcoin sempat turun mendekati US$72.945 (sekitar Rp1.227.048.000) sebelum kembali naik ke kisaran US$76.645 (sekitar Rp1.289.450.000).

Pergerakan ini membuat kripto terbesar itu berada sangat dekat dengan biaya akuisisi rata‑rata Strategy yakni sekitar US$76.052 (sekitar Rp1.279.901.000) untuk total 713.502 BTC yang dimiliki. Level ini bukan lagi sekadar support teknikal, tetapi menjadi titik infleksi bagi neraca perusahaan karena di bawahnya posisi BTC yang dimiliki akan mengalami rugi yang belum terealisasi.

Level breakeven tersebut menjadi lebih penting setelah perubahan aturan akuntansi yang berlaku sejak 2025, di mana unrealized gain atau loss dari kepemilikan Bitcoin harus dicatat dalam laporan laba rugi. Akibatnya, meskipun hasil Q4 masih mencerminkan harga BTC yang lebih tinggi pada akhir Desember, kelemahan harga crypto menjelang laporan dapat mendominasi fokus investor dan analis ketika membahas angka pendapatan Strategy.

Baca juga: Vitalik Ubah Haluan: Strategi L2 Ethereum ā€˜Tak Masuk Akal Lagi’, Native Rollups Jadi Senjata Baru?

Strategi Akuisisi BTC dan Kritik

Pergerakan harga saat ini diperparah oleh perilaku pembelian Bitcoin oleh Strategy pada akhir Januari dan awal Februari di atas harga pasar saat ini. Perusahaan mengungkapkan pembelian tambahan 855 BTC dengan rata‑rata biaya sekitar US$87.974 (sekitar Rp1.481.839.000) dalam periode terakhir, serta pembelian sebelumnya dengan rata‑rata di atas US$90.000–US$95.000 (sekitar Rp1.515.420.000–Rp1.601.610.000). Pengulangan pembelian pada puncak rally ini memicu kritik bahwa Strategy konsisten ā€œmembeli di puncakā€ sebelum koreksi besar terjadi.

Model pembiayaan pembelian tersebut masih bergantung pada penerbitan saham dan utang konvertibel tanpa kupon, yang meskipun terbukti menguntungkan dalam jangka panjang, berulang kali mengekspos perusahaan terhadap drawdown tajam dalam jangka pendek. Kritik terhadap model ini semakin menguat karena volatilitas pasar cryptocurrency yang tinggi berdampak langsung pada nilai treasury perusahaan.

Baca juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Kamis 5 Februari 2026

Sentimen Pasar dan Tekanan Eksternal

Tekanan terhadap Strategy juga datang dari komentar publik tokoh pasar. Beberapa analis menilai posisi Bitcoin sebagai ā€œsafe havenā€ gagal terbukti ketika harga turun signifikan, dan ada kekhawatiran bahwa penurunan berkelanjutan bisa berdampak negatif pada perusahaan dengan posisi BTC besar. Selain itu, sejumlah suara di pasar menyoroti bahwa pendekatan Strategy terhadap akumulasi Bitcoin rentan terhadap risiko likuiditas dan dilusi jika weakness berlarut‑larut.

Kritik lain menuntut manajemen Strategy untuk mempertimbangkan penerbitan utang atau saham tambahan untuk menghentikan penurunan harga Bitcoin, menunjukkan bahwa hasil Q4 tidak hanya merefleksikan kinerja historis tetapi juga ekspektasi pasar terhadap strategi finansial dan alokasi aset perusahaan.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->