
Jakarta, Pintu News ā Integrasi tokenisasi saham Amerika Serikat ke dalam dompet MetaMask menjadi katalis baru di tengah pasar crypto yang masih bergejolak. Kolaborasi dengan Ondo Finance membuka akses aset tradisional langsung dari ekosistem blockchain.
Bagi Ondo , langkah ini memperkuat narasi sebagai pemain utama tokenisasi real-world assets. Sementara itu, pelaku pasar mulai berspekulasi apakah sentimen ini cukup kuat untuk mendorong pemulihan harga ONDO di pasar cryptocurrency.
Dilansir dari Cointelegraph, MetaMask resmi menghadirkan lebih dari 200 saham, ETF, dan komoditas AS dalam bentuk token melalui Ondo Global Markets. Pengguna non-AS yang memenuhi syarat dapat mengakses aset tersebut langsung dari aplikasi mobile MetaMask.
Akses dilakukan dengan menukar stablecoin USDC menjadi token GM Ondo yang mencerminkan nilai aset dasar secara 1:1. Model ini memungkinkan eksposur saham tanpa perlu broker tradisional.

Langkah ini menandai upaya MetaMask memperluas fungsi dompet Web3 dari sekadar penyimpanan crypto menjadi gerbang ke pasar keuangan global. Integrasi tersebut juga dirancang agar pengguna tetap memegang kendali penuh atas asetnya secara self-custodial.
Ke depan, fitur ini direncanakan hadir di ekstensi desktop MetaMask. Strategi ini memperkuat posisi MetaMask sebagai infrastruktur utama di ekosistem cryptocurrency.
Baca juga: Bitcoin Anjlok ke Rp1,2 Miliar, Strategy Terancam Rugi Jutaan Dolar?
Ondo Finance menempati posisi strategis sebagai penyedia infrastruktur tokenisasi aset dunia nyata. Melalui kemitraan dengan MetaMask, Ondo memperluas distribusi produknya ke jutaan pengguna Web3. Token GM Ondo dirancang untuk merepresentasikan klaim atas aset yang dikelola secara regulatif di dunia nyata. Hal ini membuat Ondo berada di persimpangan pasar modal tradisional dan likuiditas crypto.
Selain MetaMask, Ondo juga telah terintegrasi dengan platform lain seperti Blockchain.com dan Trust Wallet. Minat industri terhadap tokenisasi RWA terus meningkat, termasuk dari bursa besar seperti Coinbase. Kondisi ini memperkuat narasi jangka panjang Ondo meski harga ONDO sempat mengalami koreksi signifikan. Investor kini mulai menilai ulang potensi fundamental proyek di tengah sentimen baru ini.
Pasca pengumuman integrasi, harga ONDO bergerak di kisaran US$0,29 atau sekitar Rp4.860. Rentang pergerakan jangka pendek berada di area US$0,25ā0,35, setara Rp4.190āRp5.870. Pergerakan ini menunjukkan fase konsolidasi setelah tekanan jual sebelumnya. Dibanding pasar crypto secara umum, ONDO terlihat relatif stabil.
Secara teknikal, indikator momentum masih belum menunjukkan tren kuat. Level US$0,25 dipandang sebagai support penting, sementara US$0,35 menjadi resistance utama. Jika sentimen tokenisasi RWA terus menguat, potensi pengujian area US$0,40 atau sekitar Rp6.706 tetap terbuka. Namun, kegagalan menembus resistance berisiko membawa ONDO kembali ke fase sideways.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala ak
Referensi