
Jakarta, Pintu News ā Pasar cryptocurrency menunjukkan tekanan jual yang kuat pada awal Februari 2026, dengan Bitcoin , Ethereum , Ripple , dan Dogecoin mencapai level terendah beberapa bulan terakhir akibat kombinasi faktor teknikal dan makroekonomi.
Penurunan harga ini tidak hanya memengaruhi nilai aset digital, tetapi juga mencerminkan kondisi sentiment pasar yang lagi bearish serta risiko yang meningkat bagi investor ritel maupun institusional. Berikut tujuh alasan utama yang menjelaskan mengapa pasar crypto mengalami tekanan tajam.
Beberapa sesi terakhir menunjukkan bahwa harga sebagian besar aset crypto turun berturut-turut. Bitcoin sempat mendekati area US$70.000, sementara XRP dan DOGE bahkan kehilangan level dukungan penting mereka. Penurunan ini mencerminkan tekanan jual jangka pendek yang kuat dan kurangnya pembeli agresif pada level harga saat ini. Hal tersebut mempercepat momentum turun dan mendorong sentimen bearish di pasar.
Dari perspektif teknikal, break di bawah level support kunci sering memicu penjualan lanjutan, karena algoritma perdagangan dan stop-loss ikut terpicu setelah tingkat psikologis teknikal penting ditembus.
Baca Juga: 5 Crypto yang Dilirik Whale pada Februari 2026, Akumulasi Diam-Diam di Tengah Volatilitas

Tekanan jual membawa jumlah liquidasi posisi leverage sangat tinggi di banyak bursa. Dalam satu gelombang tekanan pasar, ratusan juta dolar posisi long terhapus ketika harga turun tajam. Liquidasi ini menciptakan efek domino, mempercepat penurunan harga lebih jauh.
Trader yang menggunakan margin tinggi biasanya berada dalam posisi paling rentan, sehingga pergerakan volatil memperbesar dampak pada ekuilibrium pasar.

Trader sering memperlakukan aset kripto sebagai instrumen risiko tinggi, sehingga ketika pasar global mengalami pergeseran ke risk-off, aset crypto cenderung turun bersama saham teknologi dan ekuitas lainnya. Ketidakpastian ekonomi makro, termasuk ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat, mendorong investor untuk keluar dari aset-aset berisiko.
Ketika indeks dolar AS menguat atau suku bunga tetap tinggi, permintaan terhadap aset non-yield seperti crypto dapat melemah.

Penurunan harga Bitcoin sering menjadi sinyal awal bagi altcoin seperti Ethereum, XRP, dan Dogecoin untuk mengikuti tren turun. XRP tercatat turun lebih dari 7 persen di bawah level US$1,40 dalam satu sesi, sementara Ethereum dan DOGE terus memeriksa level dukungan kritis.
Karena Bitcoin sering memengaruhi korelasi harga di seluruh pasar, tekanan pada BTC cenderung memicu penurunan serupa di altcoin lain.

Pasar crypto saat ini menunjukkan likuiditas yang tipis, terutama di level harga kunci, membuat setiap gelombang jual lebih berdampak dibandingkan situasi pasar normal. Ketika buku pesanan kurang dalam, order besar dapat memicu pergerakan harga yang lebih besar dari biasanya.
Likuiditas yang rendah juga berarti lebih sedikit pembeli siap menahan penurunan tajam, memicu tekanan tambahan pada harga.
Keterlambatan atau ambiguitas dalam kebijakan regulasi sering kali meningkatkan ketidakpastian pasar, membuat investor ragu untuk mengambil posisi baru atau memperpanjang posisi yang ada. Ketika berita mengenai undang-undang pasar crypto tertunda, hal ini juga dapat berkontribusi pada penurunan harga.
Lingkungan regulasi yang tidak pasti membuat banyak investor institusional enggan berkomitmen penuh pada aset digital, yang mengurangi dukungan modal besar.
Dalam periode tekanan pasar, indikator teknikal menunjukkan momentum turun yang kuat tanpa sinyal pembalikan jangka pendek yang jelas. Target penurunan harga teknikal baru ditetapkan di bawah support utama bagi banyak aset, mencerminkan kurangnya penguatan bullish.
Tanpa berita fundamental positif atau katalis baru yang jelas, pasar cenderung mempertahankan bias turun sampai sentimen berubah lebih kuat.
Baca Juga: 3 Crypto Underrated Bulan Februari 2026 yang Mulai Dilirik Investor, Bukan Sekadar Hype!
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.