5 Fakta Menarik di Balik Transfer 2,5 BTC ke Wallet Genesis Bitcoin

Di-update
February 10, 2026
Bagikan
Gambar 5 Fakta Menarik di Balik Transfer 2,5 BTC ke Wallet Genesis Bitcoin

Jakarta, Pintu News – Sebuah alamat Bitcoin yang dikenal sebagai Genesis address — pertama kali muncul pada blok pembuka jaringan Bitcoin — menerima transfer 2,565 BTC dari pengirim tak dikenal baru-baru ini. Transaksi ini menarik perhatian komunitas crypto global karena kaitannya dengan sejarah Bitcoin yang legendaris. Bagi pelaku pasar termasuk investor pemula, peristiwa ini membuka banyak diskusi seputar makna dan implikasinya terhadap narasi besar di dunia cryptocurrency.

1. Transfer 2,565 BTC Tepat ke Alamat Genesis Bitcoin

Alamat Bitcoin yang menerima transfer tersebut adalah 1A1zP1eP5QGefi2DMPTfTL5SLmv7DivfNa, yang dikenal sebagai Genesis address karena terkait langsung dengan blok pertama Bitcoin. Jumlah yang dikirim mencapai 2,56536737 BTC, setara sekitar US$181.000 atau kurang lebih Rp3,04 miliar (asumsi kurs US$1 ā‰ˆ Rp16.792). Nilai ini jauh lebih besar dibandingkan tip kecil yang terkadang dikirim ke alamat tersebut sebelumnya.

Alamat ini menyimpan reward awal dari blok Genesis — 50 BTC — dan selama bertahun-tahun telah menerima sejumlah kecil transfer, tetapi nilainya tidak pernah lebih besar seperti jumlah terkini. Semua transaksi terlihat jelas di blockchain Bitcoin, yang merupakan buku besar publik yang mencatat setiap pergerakan tanpa perlu izin.

Baca Juga: 7 Dampak Kemenangan Politik Jepang Terhadap Harga BTC & Emas

2. Mitos Satoshi Nakamoto Kembali Muncul

misteri satoshi nakamoto
Generated by AI

Transfer ke alamat Genesis sering memicu spekulasi bahwa Satoshi Nakamoto — sosok misterius yang menciptakan Bitcoin — mungkin kembali aktif. Isu ini muncul karena alamat Genesis pertama kali dibuat oleh Satoshi ketika meluncurkan Bitcoin pada 3 Januari 2009. Namun, komunitas analis blockchain menegaskan bahwa semua alamat publik dapat menerima BTC dari pihak mana pun tanpa perlu akses ke kunci privat.

Dengan demikian, meskipun transaksi ini menghidupkan kembali pembicaraan tentang Satoshi, tidak ada bukti bahwa pencipta Bitcoin benar-benar melakukan pengiriman atau terlibat secara langsung dalam pergerakan ini. Transaksi ini semata-mata menunjukkan bahwa siapa pun dapat mengirim BTC ke alamat mana pun.

3. Interpretasi Aksi Ini Beragam di Komunitas

Komunitas cryptocurrency memberikan berbagai interpretasi atas transfer ini. Sebagian menganggapnya sebagai bentuk penghormatan simbolis kepada Satoshi atau kontribusi terhadap legenda Bitcoin. Tradisi mengirim beberapa satoshi ke alamat Genesis tidaklah baru, tetapi jumlah besar seperti 2,565 BTC relatif jarang terjadi.

Alternatif lain, beberapa pengamat menyebut aksi tersebut sebagai ā€œpembakaran Bitcoinā€ karena kunci privat alamat Genesis tidak aktif dan tak pernah digunakan untuk mengirim keluar. Artinya BTC yang masuk kemungkinan besar tidak akan lagi beredar di pasar. Di sisi lain, sebagian melihatnya sebagai pesan atau strategi psikologis untuk menarik perhatian pelaku pasar crypto secara luas.

4. Dampak pada Persepsi dan Sentimen Pasar Crypto

Meskipun transaksi yang disebut tidak memengaruhi fundamental Bitcoin ataupun supply yang aktif secara langsung, peristiwa semacam ini tetap berpotensi memengaruhi sentimen pasar. Narasi tentang Satoshi atau peristiwa bersejarah sering menjadi topik hangat yang bisa memicu diskusi analitis maupun emosional di antara investor cryptocurrency.

Sentimen ini kadang bisa memengaruhi pola volatilitas jangka pendek, terutama di pasar crypto yang peka terhadap berita besar. Namun, efek fundamental terhadap harga tetap ditentukan oleh faktor seperti permintaan pasar, kebijakan makro, dan adopsi teknologi, bukan oleh spekulasi semata.

5. Ini Bukan Pertama Kali dan Mungkin Bukan yang Terakhir

Transfer BTC ke alamat Genesis tidak sepenuhnya unik. Di masa lalu, alamat ini pernah menerima berbagai jumlah BTC, dari yang kecil sampai lebih besar, termasuk beberapa transaksi yang menarik banyak perhatian publik. Kasus ini kembali menunjukkan bahwa pergerakan besar di alamat legendaris sering memicu respon luas dari komunitas crypto.

Walaupun misteri selalu menghiasi kisah Satoshi dan alamat Genesis, penting untuk memahami bahwa jurnalistik kripto dan analis blockchain biasanya menekankan bukti on-chain daripada spekulasi. Setiap transaksi adalah fakta yang dicatat di blockchain, tetapi narasi dibentuk oleh interpretasi komunitas yang dinamis.

Baca Juga: 5 Fakta Robert Kiyosaki Siap Beli Bitcoin Jika Jatuh ke Level Rp101 Juta

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->