Analisa Pergerakan Emas Hari Ini: XAU/USD Tertekan Profit Taking (11/02/26)

Di-update
February 11, 2026
Bagikan
Gambar Analisa Pergerakan Emas Hari Ini: XAU/USD Tertekan Profit Taking (11/02/26)

Jakarta, Pintu News –  Pasar emas dan perak mengalami tekanan turun di sesi perdagangan tengah hari Amerika Serikat akibat aksi profit taking oleh pelaku jangka pendek. Harga logam mulia seperti XAU/USD (Gold) dan silver sedikit melemah setelah reli sebelumnya, mencerminkan bahwa pembelian cepat oleh short-term trader mulai dikompensasikan dengan realisasi keuntungan. Skenario ini menunjukkan bahwa meskipun level harga masih tinggi, tekanan jual teknikal memengaruhi dinamika pergerakan harga hari ini.

1. Profit Taking Jadi Faktor Tekanan Harga

Emas dan perak turun dalam perdagangan tengah hari karena sejumlah trader memutuskan untuk merealisasikan keuntungan setelah kenaikan sebelumnya, terutama di kontrak berjangka jangka pendek. Aksi profit taking seperti ini wajar terjadi karena pelaku pasar mengunci keuntungan pada posisi yang sudah berkembang. Tekanan jual ini kemudian tercermin dalam indikator harga intraday yang menunjukkan penurunan tipis dibandingkan pembukaan.

Meski turun, penurunan harga relatif moderat dan belum menandakan perubahan tren utama; ini lebih bersifat korektif. Realisasi keuntungan umumnya diikuti oleh periode konsolidasi di mana pasar mencari level support baru. Kondisi semacam ini sering terlihat ketika volatilitas pasar meningkat akibat data makro atau sentimen global yang belum jelas arahnya.

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Pengaruh Jeffrey Epstein di Silicon Valley yang Mengejutkan

2. Korelasi dengan Pasar Lebih Besar

Tekanan harga akibat profit taking juga berkaitan dengan dinamika pasar yang lebih luas, termasuk penguatan dolar AS dan fluktuasi imbal hasil obligasi. Ketika dolar menguat, daya tarik emas sebagai aset safe haven sedikit berkurang karena harga logam yang dihargakan dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Faktor-faktor makro seperti ini turut memperkuat tekanan dalam jangka pendek.

Selain itu, keputusan pelaku pasar untuk mengambil keuntungan juga bisa dipengaruhi oleh berita ekonomi terbaru, seperti data inflasi atau ekspektasi kebijakan moneter. Ketidakpastian atas arah kebijakan The Fed atau volatilitas pasar saham dapat mempercepat aksi profit taking di sektor komoditas seperti emas dan perak.

3. Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

Dalam konteks harga, level support dan resistance teknikal menjadi area yang perlu dipantau oleh trader harian. Jika profit taking terus berlanjut dan harga menembus support kunci, kemungkinan tekanan bearish lanjutan akan meningkat. Sebaliknya, jika harga memantul di level support kuat, tekanan jual bisa mereda dan potensi rebound masih terbuka. Indikator teknikal lain seperti volume dan pola candlestick juga dapat memberikan sinyal tambahan kepada pelaku pasar.

Skenario teknikal ini memperlihatkan bahwa meskipun tekanan profit taking mempengaruhi XAU/USD hari ini, fokus jangka menengah tetap pada arah tren secara keseluruhan. Koreksi semacam ini sering terjadi setelah fase kenaikan kuat dan dapat menjadi bagian dari pembentukan range harga baru.

4. Sentimen Pasar Masih Heterogen

Sentimen pelaku pasar pada logam mulia saat ini masih beragam. Di satu sisi, demand safe haven tetap ada karena ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Di sisi lain, realisasi keuntungan oleh short-term trader menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar mengambil pendekatan hati-hati terhadap tren harga jangka pendek. Situasi seperti ini mencerminkan keseimbangan antara spekulasi teknikal dan faktor fundamental.

Investor jangka panjang biasanya memandang profit taking sebagai fase normal dalam siklus harga dan tidak serta merta menggambarkan kelemahan struktural fundamental pada emas. Namun bagi trader jangka pendek, aksi profit taking dapat mempersempit range harga dan meningkatkan volatilitas intraday.

5. Risiko dan Peluang Bagi Trader

Tekanan profit taking membuka peluang bagi trader untuk memasuki posisi baru di area support jika rebound teknikal terjadi. Namun, risiko juga meningkat ketika tekanan jual sporadis terus berlanjut tanpa konfirmasi pola pembalikan. Trader harian disarankan menggunakan strategi manajemen risiko yang ketat dan memperhatikan level teknis kunci.

Koreksi harga akibat profit taking dapat menjadikan harga emas lebih menarik bagi investor jangka menengah jika fundamental seperti imbal hasil obligasi dan kebijakan moneter berpihak pada logam safe haven. Namun segala keputusan harus didukung analisa lengkap terhadap data makroekonomi terbaru.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik di Balik Transfer 2,5 BTC ke Wallet Genesis Bitcoin

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Crypto Berbasis Emas: Ketika Aset Fisik Bertemu Teknologi Kripto

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.

Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUt), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.

Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->