
Jakarta, Pintu News – Tahun 2026 menandai fase baru pasar kripto yang jauh lebih matang dibandingkan era awal 2020-an. Platform seperti Pintu, yang terdaftar dan diawasi OJK, kini menyediakan 300+ aset kripto, emas kripto, serta saham tertokenisasi, mencerminkan integrasi regulasi dan diversifikasi produk yang semakin kuat. Pasar didorong oleh pemanfaatan AI, dominasi Layer 2 berbiaya rendah, serta arus likuiditas institusional melalui ETF dan tokenisasi RWA, sehingga day trading bukan lagi soal spekulasi cepat, melainkan tentang sistem, data, dan manajemen risiko yang presisi.
Di tahun 2026, trading manual secara penuh sudah mulai ditinggalkan. Trader harian kini menggunakan “AI Agents” yang mampu beroperasi 24/7 untuk mengeksekusi strategi berdasarkan parameter yang sangat spesifik. Agen-agen ini tidak hanya melakukan jual-beli otomatis, tetapi juga mampu melakukan self-learning terhadap pola pasar yang berubah setiap jamnya, terutama pada protokol AI terdesentralisasi seperti Bittensor .
Penggunaan bot berbasis AI memungkinkan untuk menangkap peluang scalping pada fluktuasi kecil yang sering kali luput dari penglihatan manusia. Dengan integrasi API ke bursa besar atau DEX, agen AI dapat menganalisis ribuan pasangan aset secara simultan dan mengeksekusi order dalam hitungan milidetik saat kondisi risk-to-reward terpenuhi.
Dengan biaya transaksi yang sangat rendah di jaringan Layer 2 seperti Base, Arbitrum, dan Hyperliquid, strategi high-frequency trading kini semakin diminati trader ritel, tidak lagi terbatas pada institusi besar. Di tahun 2026, trader harian memanfaatkan perpetual DEX dengan likuiditas dalam, leverage tinggi, dan latensi rendah yang mampu menyaingi pengalaman bursa terpusat (CEX).
Di sisi lain, investor yang mengutamakan kemudahan dan kepatuhan regulasi juga dapat memanfaatkan platform seperti Pintu yang terdaftar dan diawasi OJK untuk mengakses ratusan aset kripto dalam satu aplikasi terintegrasi.
Strategi ini berfokus pada peningkatan volume perdagangan di ekosistem L2. Biaya gas yang murah memungkinkan trader melakukan banyak transaksi dalam sehari tanpa beban biaya signifikan. Selain itu, memantau token-token baru yang berkembang di jaringan Layer 2 sebelum terdaftar di bursa besar dapat membuka peluang potensi keuntungan yang lebih optimal, dengan tetap memperhatikan manajemen risiko dan volatilitas pasar.
Baca juga: Harga Jual Emas 23 Karat Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026

Tokenisasi aset dunia nyata (RWA) menjadi semakin mapan pada 2026, memungkinkan trader memperdagangkan representasi digital emas, surat utang, hingga properti langsung di blockchain. Dibandingkan koin spekulatif, RWA cenderung memiliki volatilitas lebih terukur namun tetap membuka peluang profit harian melalui selisih harga antar-chain maupun antara pasar kripto dan pasar tradisional.
Dengan dukungan infrastruktur data real-time yang semakin presisi, segmen ini menarik bagi trader yang menginginkan stabilitas relatif tanpa kehilangan dinamika pasar. Seiring tren tersebut, platform seperti Pintu juga telah menghadirkan sejumlah aset kripto RWA, sehingga investor dapat mengakses instrumen ini secara lebih praktis dalam satu ekosistem terintegrasi.
Memantau pergerakan dana institusi dan whale kini semakin sistematis berkat kemajuan analisis on-chain di 2026. Berbagai alat mampu memberikan notifikasi real-time ketika terjadi arus modal besar ke suatu aset, sehingga trader dapat mengidentifikasi potensi pergerakan harga sebelum menjadi narasi populer di media sosial. Selain itu, pelacakan aliran stablecoin masuk dan keluar dari bursa membantu membaca potensi tekanan beli maupun jual di pasar.
Namun, keberhasilan strategi ini bergantung pada kemampuan membedakan akumulasi organik oleh investor besar dari pergerakan spekulatif jangka pendek. Di tengah kompleksitas tersebut, banyak trader tetap memanfaatkan platform terdaftar seperti Pintu untuk mengeksekusi strategi mereka secara lebih aman dan terintegrasi, sambil mengombinasikan data on-chain dengan manajemen risiko yang disiplin.
Berita bergerak secepat kilat, dan di tahun 2026, Large Language Models (LLM) khusus finansial digunakan untuk menyaring ribuan berita, laporan pendapatan, dan data makro ekonomi dalam hitungan detik. Trader harian menggunakan alat ini untuk mendapatkan skor sentimen pasar secara instan, membantu mereka memutuskan apakah akan mengambil posisi long atau short berdasarkan berita yang baru saja rilis.
Misalnya, jika ada perubahan kebijakan mendadak dari bank sentral atau upgrade teknis pada jaringan Ethereum, AI akan langsung memberikan rangkuman dampak potensialnya terhadap harga. Strategi ini meminimalkan risiko terjebak dalam “noise” atau berita bohong yang sering kali sengaja disebarkan untuk memanipulasi pasar.
Baca juga: Harga Jual Emas Perhiasan 9 Karat hingga 23 Karat Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026

Sektor AI-Crypto adalah primadona di 2026. Namun, karena narasinya yang sangat kuat, volatilitas di sektor ini sangatlah tinggi. Strategi yang populer adalah melakukan trading pada momen koreksi teknikal setelah lonjakan tajam. Trader biasanya mencari level support kuat pada token seperti Near Protocol atau Bittensor saat narasi AI sedang mengalami pendinginan sementara.
Dalam strategi ini, kedisiplinan menggunakan stop-loss adalah harga mati. Karena sektor ini digerakkan oleh inovasi teknologi yang cepat, sentimen bisa berbalik dalam sekejap. Menggabungkan indikator teknikal klasik dengan data perkembangan proyek (seperti jumlah developer aktif) memberikan keunggulan ekstra dalam memprediksi titik balik harga.
Meskipun interoperabilitas antar blockchain semakin baik, celah harga masih sering terjadi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya. Di tahun 2026, menggunakan protokol cross-chain yang cepat memungkinkan trader untuk membeli aset di Chain A yang harganya lebih murah dan menjualnya di Chain B yang harganya lebih mahal dalam hitungan detik.
Strategi ini membutuhkan modal yang cukup dan pemahaman tentang kecepatan bridge antar chain. Namun, dengan munculnya infrastruktur seperti Jupiter di Solana atau agregator DEX lintas chain lainnya, proses ini menjadi jauh lebih sederhana dan otomatis. Ini adalah cara yang relatif lebih aman untuk mengumpulkan profit kecil namun konsisten sepanjang hari.
Trading crypto harian di tahun 2026 adalah tentang efisiensi dan data. Era spekulasi buta telah digantikan oleh sistem perdagangan yang didukung oleh kecerdasan buatan dan infrastruktur blockchain yang jauh lebih cepat.
Kunci keberhasilan tetap pada manajemen risiko yang ketat dan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan narasi baru seperti RWA dan AI. Ingat, di pasar yang sudah sangat efisien ini, disiplin adalah pembeda utama antara trader yang bertahan dengan mereka yang tereliminasi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi