10 Cara Mendapatkan Bitcoin untuk Pemula 2026

Di-update
February 12, 2026
Bagikan
Gambar 10 Cara Mendapatkan Bitcoin untuk Pemula 2026

Jakarta, Pintu News – Memasuki 2026, akses terhadap Bitcoin semakin luas seiring kematangan regulasi, peningkatan literasi investor, dan infrastruktur industri yang lebih stabil.

Platform seperti Pintu, yang terdaftar dan diawasi OJK, menyediakan lebih dari 300 aset kripto, emas kripto, serta saham tertokenisasi dalam satu aplikasi terintegrasi. Kondisi ini menciptakan lingkungan investasi yang lebih transparan dan terstruktur bagi pemula yang ingin memperoleh eksposur ke Bitcoin.

Berikut sepuluh cara mendapatkan Bitcoin yang relevan bagi pemula di tahun 2026.

1. Membeli di Aplikasi Kripto Resmi

Metode paling umum adalah membeli Bitcoin melalui aplikasi kripto yang telah terdaftar dan diawasi regulator. Platform seperti Pintu memungkinkan pembelian Bitcoin secara langsung menggunakan rupiah, dengan nominal fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kapasitas modal.

Prosesnya mencakup registrasi akun, verifikasi identitas (KYC), serta deposit dana sebelum melakukan transaksi. Transparansi harga, riwayat transaksi yang terdokumentasi, dan sistem kustodi yang terstandarisasi menjadikan metode ini sebagai opsi paling sederhana dan relatif aman bagi pemula.

2. Investasi Rutin (Dollar-Cost Averaging)

Strategi dollar-cost averaging (DCA) dilakukan dengan membeli Bitcoin secara berkala dalam jumlah tetap, tanpa mencoba memprediksi titik harga terendah. Pendekatan ini bertujuan meredam dampak volatilitas jangka pendek dan membangun posisi secara bertahap.

Beberapa aplikasi, termasuk Pintu, menyediakan fitur pembelian berkala otomatis. Dengan sistem tersebut, akumulasi Bitcoin dapat dilakukan secara disiplin dan konsisten tanpa harus memantau pergerakan pasar setiap hari.

3. Trading Jangka Pendek

trading crypto
Sumber: OSL

Bitcoin dapat diperoleh melalui aktivitas trading dengan memanfaatkan fluktuasi harga harian atau mingguan. Trader biasanya menggunakan analisis teknikal, indikator momentum, serta manajemen risiko untuk menentukan titik masuk dan keluar.

Strategi ini berpotensi menghasilkan keuntungan lebih cepat dibandingkan investasi pasif, namun memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi. Pemahaman terhadap volatilitas pasar dan pengendalian emosi menjadi faktor krusial dalam pendekatan ini.

Baca juga: 5 Cara Beli Saham Crypto

4. Mining Bitcoin

Mining merupakan proses validasi transaksi dan pengamanan jaringan Bitcoin menggunakan perangkat keras khusus. Penambang yang berhasil memvalidasi blok akan memperoleh imbalan dalam bentuk Bitcoin.

Namun, kebutuhan modal awal untuk perangkat, biaya listrik, serta persaingan global yang ketat membuat metode ini kurang efisien bagi pemula. Mining lebih relevan bagi pelaku dengan infrastruktur teknis dan skala operasional tertentu.

5. Produk Yield atau Fitur Earn

Walaupun Bitcoin tidak menggunakan mekanisme staking seperti jaringan proof-of-stake, sejumlah platform menawarkan produk berbasis imbal hasil yang memungkinkan optimalisasi aset kripto tertentu dalam ekosistemnya.

Pendekatan ini dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan potensi nilai aset, dengan tetap mempertimbangkan risiko likuiditas dan ketentuan platform. Pemilihan layanan yang legal dan transparan menjadi elemen penting dalam strategi ini.

6. Program Referral dan Reward

Sebagian aplikasi kripto menyediakan program referral atau kampanye promosi yang memberikan imbalan dalam bentuk Bitcoin setelah memenuhi persyaratan tertentu. Skema ini biasanya melibatkan pendaftaran pengguna baru atau aktivitas transaksi minimum.

Bagi pemula, program ini dapat menjadi cara awal memperoleh Bitcoin tanpa modal besar. Namun, penting memastikan program tersebut berasal dari platform resmi dan bukan skema tidak terverifikasi.

7. Menerima Pembayaran dalam Bitcoin

Bitcoin juga dapat diperoleh dengan menerima pembayaran barang atau jasa dalam bentuk BTC. Metode ini semakin umum di sektor freelance, teknologi, dan ekonomi digital lintas negara.

Keunggulannya terletak pada efisiensi transaksi global tanpa perantara perbankan tradisional. Nilai Bitcoin yang diterima dapat disimpan sebagai investasi atau dikonversi sesuai kebutuhan likuiditas.

Di Indonesia, aset kripto dibolehkan dimiliki, diperdagangkan, dan disimpan sebagai komoditas atau instrumen investasi, tetapi tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, karena hanya rupiah yang berlaku sebagai alat pembayaran legal di wilayah NKRI.

Hal ini ditegaskan oleh Bank Indonesia berdasarkan Undang-Undang Mata Uang dan berbagai peraturan terkait, sehingga penggunaan Bitcoin atau kripto lain untuk membayar barang dan jasa secara langsung masih dilarang secara hukum di Indonesia.

Baca juga: 7 Cara Trading Crypto Harian di 2026

8. Airdrop dan Partisipasi Ekosistem

airdrop crypto gratis
Generated by AI

Proyek blockchain tertentu mendistribusikan token gratis melalui airdrop atau kampanye komunitas sebagai strategi pemasaran dan adopsi pengguna. Token tersebut dapat diperdagangkan dan dikonversi menjadi Bitcoin.

Meski berpotensi memberikan keuntungan, seleksi proyek harus dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko penipuan. Evaluasi reputasi tim dan transparansi proyek menjadi pertimbangan utama.

9. Investasi Saham atau ETF Terkait Bitcoin

Eksposur terhadap Bitcoin juga dapat diperoleh secara tidak langsung melalui saham perusahaan mining, perusahaan infrastruktur blockchain, atau ETF berbasis BTC. Instrumen ini diperdagangkan di pasar modal tradisional.

Pendekatan tersebut memberikan alternatif bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Bitcoin tanpa harus menyimpan aset kripto secara langsung.

10. Konversi Aset Kripto ke Bitcoin

Bitcoin dapat diperoleh dengan menukar aset kripto lain melalui fitur konversi atau perdagangan di aplikasi. Strategi ini umum digunakan ketika investor ingin mengalihkan portofolio ke aset yang dianggap lebih likuid atau defensif.

Platform seperti Pintu menyediakan fitur perdagangan dan konversi antar-aset dalam satu ekosistem terintegrasi. Fleksibilitas ini memudahkan pengelolaan portofolio sesuai dinamika pasar dan preferensi risiko.

Kesimpulan

Di tahun 2026, terdapat beragam metode legal dan terstruktur untuk memperoleh Bitcoin, mulai dari pembelian langsung hingga strategi tidak langsung melalui instrumen pasar modal. Setiap pendekatan memiliki karakteristik risiko dan kompleksitas berbeda. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin matang dan platform terdaftar seperti Pintu, akses terhadap Bitcoin menjadi lebih mudah, transparan, dan sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->