7 Pergerakan Emas & Perak Hari Ini: XAU/USD & XAG/USD Naik Usai Data Ritel AS Lemah

Di-update
February 11, 2026
Bagikan
Gambar 7 Pergerakan Emas & Perak Hari Ini: XAU/USD & XAG/USD Naik Usai Data Ritel AS Lemah


Jakarta, Pintu News – Berita terbaru menunjukkan bahwa harga emas (XAU/USD) dan perak (XAG/USD) dunia bergerak lebih tinggi pada sesi Rabu setelah imbal hasil obligasi AS turun menyusul laporan penjualan ritel Desember yang mengecewakan. Penurunan imbal hasil ini mengurangi biaya kesempatan memegang logam yang tidak memberikan yield, sehingga menarik minat beli dari investor komoditas dan juga pelaku pasar crypto dan cryptocurrency yang mencari diversifikasi saat ekspektasi perlambatan ekonomi meningkat.

1. Emas Naik 0,7% di Tengah Penurunan Imbal Hasil

Spot emas tercatat naik sekitar 0,7 persen, mencerminkan respons positif pasar terhadap turunnya imbal hasil Treasury AS setelah data penjualan ritel tidak tumbuh sesuai harapan. Jika emas diperdagangkan di kisaran USD 5.057 per ounce, ini setara lebih dari Rp84,8 juta per ounce dengan asumsi kurs Rp16.771/USD, menunjukkan daya tarik komoditas ini sebagai safe haven.

Lonjakan ini menandai rebound dari tekanan jual sebelumnya dan mengindikasikan bahwa permintaan terhadap emas masih kuat meskipun volatilitas pasar tinggi. Aksi ini juga didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu memotong suku bunga jika data tenaga kerja juga menunjukkan kelemahan jangka pendek.

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Pengaruh Jeffrey Epstein di Silicon Valley yang Mengejutkan

2. Perak Menguat Lebih Kuat di Tengah Sentimen Positif

Pergerakan harga perak menunjukkan respons yang lebih kuat dibanding emas, dengan spot silver naik sekitar 2,3 persen dari sesi sebelumnya. Jika perak diperdagangkan di dekat USD 82,56 per ounce, nilai ini setara sekitar Rp1,38 juta per ounce, menunjukkan apresiasi signifikan.

Penguatan ini menunjukkan bahwa investor memperlakukan perak tidak hanya sebagai logam industri tetapi juga sebagai aset lindung nilai sejajar dengan emas. Sentimen pasar menjelang rilis data nonfarm payrolls AS selanjutnya turut menjadi faktor pendorong harga perak.

3. Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS

Salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan harga logam mulia adalah turunnya imbal hasil obligasi Treasury AS setelah data penjualan ritel Desember menunjukkan pertumbuhan stagnan. Penurunan imbal hasil mengurangi biaya kesempatan memegang aset seperti emas dan perak yang tidak memberikan yield, sehingga menarik minat investor kembali ke logam berharga.

Kondisi ini juga sering berkaitan dengan ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter jika tren perlambatan ekonomi berlanjut. Perubahan ini dapat memberikan dorongan lebih lanjut bagi logam mulia dalam jangka pendek.

4. Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Meskipun pejabat Federal Reserve menyatakan tidak ada urgensi segera untuk menurunkan suku bunga, pasar saat ini memperkirakan kemungkinan setidaknya dua penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin sepanjang 2026. Ekspektasi ini mencerminkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS yang melambat, yang kemudian memperkuat daya tarik logam mulia.

Penurunan suku bunga biasanya menekan dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga membuat aset seperti emas dan perak lebih kompetitif dalam hal biaya kesempatan. Situasi ini menjadi menarik bagi pelaku pasar yang mengalokasikan modal baik di komoditas maupun aset digital seperti cryptocurrency.

5. Fokus Saat Ini pada Data Tenaga Kerja AS

Investor kini menantikan rilis data nonfarm payrolls AS yang menjadi indikator kunci arah kebijakan moneter The Fed. Angka tenaga kerja yang lebih lemah dari ekspektasi dapat memicu reaksi bullish lanjutan pada harga emas dan perak, sementara angka yang kuat bisa menekan harga logam.

Data ini menjadi salah satu katalis utama selanjutnya yang akan memengaruhi volatilitas dan arah tren logam di pasar global.

6. Implikasi Bagi Investor Komoditas & Crypto

Kenaikan harga emas dan perak dalam konteks imbal hasil yang turun dan ekspektasi makro yang berubah memperlihatkan pergeseran alokasi aset investor. Bagi investor crypto, kondisi ini menunjukkan bahwa aset digital serta logam mulia dapat bereaksi serupa terhadap data makroekonomi, seperti perlambatan konsumsi dan ekspektasi suku bunga.

Diversifikasi antara komoditas dan cryptocurrency yang sensitif terhadap sentimen makro dapat membantu dalam pengelolaan portofolio di masa volatilitas pasar tinggi.

7. Level Teknis & Pengamatan Market

Secara teknikal, jika harga emas dan perak mempertahankan level support terbaru di tengah data makro yang belum pasti, tren bullish lanjutan tetap mungkin terjadi. Sebaliknya, pelanggaran support penting bisa menyebabkan koreksi jangka pendek karena aksi ambil untung atau penguatan dolar AS.

Investor disarankan memantau level teknikal tersebut bersama dengan berita ekonomi utama untuk membuat keputusan trading yang lebih terinformasi.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik di Balik Transfer 2,5 BTC ke Wallet Genesis Bitcoin

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Crypto Berbasis Emas: Ketika Aset Fisik Bertemu Teknologi Kripto

buy gold bar
Sumber: Dr Wealth

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.

Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUt), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.

Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas

Referensi

Topik

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->