8 Crypto yang Berpotensi Rebound Tinggi Setelah Pasar Lesu, Apa Alasannya?

Di-update
February 15, 2026
Bagikan
Gambar 8 Crypto yang Berpotensi Rebound Tinggi Setelah Pasar Lesu, Apa Alasannya?

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto memasuki Februari 2026 dalam tekanan berat. Bitcoin diperdagangkan di bawah $61.000 setelah turun lebih dari 30% dalam 30 hari terakhir, sementara total kapitalisasi pasar sudah menyusut lebih dari $1,2 triliun dari puncaknya di bulan Oktober.

Selera risiko merosot tajam. Para investor mengalihkan modal ke emas dan aset defensif lainnya di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Meme coin dan token spekulatif mengalami penurunan terdalam.

Namun, sejarah menunjukkan bahwa koreksi besar sering kali menjadi momen ā€œresetā€ posisi pasar. Ketika tekanan jual paksa mulai mereda, modal biasanya kembali mencari jaringan yang punya penggunaan nyata, jelas secara regulasi, dan diminati institusi.

Momen itu tampaknya sudah semakin dekat. Pertanyaannya: proyek mana yang akan menonjol ketika ā€œdebuā€ ini mulai mengendap?

XRP

Pada 10 Februari 2026, XRP sempat diperdagangkan di kisaran $1,32, turun lebih dari 41% dalam 30 hari terakhir — mencerminkan tekanan pasar secara keseluruhan, bukan kelemahan proyeknya. Berakhirnya sengketa hukum Ripple dengan SEC telah menghapus hambatan besar yang selama bertahun-tahun membatasi eksposur institusional.

Baca juga: Shiba Inu Masuk Fase Bear Trap Kritis — SHIB Berpotensi Reli 22x?

Kedua pihak mencabut banding, sehingga putusan tahun 2023 tetap berlaku dan menegaskan bahwa perdagangan XRP di pasar sekunder tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas. Kepastian regulasi ini kini mulai terasa dampak nyatanya.

Ripple berhasil memperoleh lisensi EMI di Luksemburg dan persetujuan regulasi di Dubai, yang memperkuat jangkauan mereka di sektor pembayaran global. Dari sisi teknologi, Ripple tengah menyiapkan fitur peminjaman (lending) native di XRP Ledger serta standar token rahasia yang memanfaatkan zero-knowledge proofs.

Adopsi korporasi juga terus muncul, misalnya Gumi dari Jepang yang berencana mengalokasikan kas XRP senilai „2,5 miliar paling lambat Februari. Selain itu, ETF spot XRP yang diluncurkan pada akhir 2025 sudah menarik arus dana lebih dari $1,3 miliar.

Ethereum

Ethereum sempat diperdagangkan di kisaran $1.914 pada 10 Februari 2026, juga turun lebih dari 40% dalam 30 hari terakhir, menempatkan ETH jauh di zona penurunan historisnya. Namun, pemegang besar justru bergerak berlawanan dengan kepanikan pasar.

Data on-chain menunjukkan para whale menambah hampir empat juta ETH sepanjang Januari, menandakan keyakinan, bukan ketakutan. Produk investasi spot berbasis Ethereum pun masih mencatat arus masuk bersih meski harga melemah, dipimpin oleh dana yang terkait dengan BlackRock dan Grayscale. Momentum pengembangan juga terus berlanjut memasuki 2026.

Upgrade Glamsterdam yang akan datang menargetkan peningkatan efisiensi melalui enshrined proposer-builder separation, sementara upgrade Hegota yang dijadwalkan akhir tahun bertujuan mengurangi pembengkakan state dan menurunkan biaya transaksi.

Peran Ethereum sebagai layer penyelesaian (settlement layer) untuk aset dunia nyata yang ditokenisasi terus berkembang seiring institusi finansial besar membangun langsung di atas jaringan ini.

Solana

Solana sempat diperdagangkan di bawah $80 setelah turun lebih dari 42% dalam 30 hari terakhir, menembus level psikologis penting. Namun di balik pergerakan harga, kesehatan jaringannya justru terlihat semakin kuat.

Firedancer resmi meluncur di mainnet pada Desember 2025, menghadirkan keragaman validator dan meningkatkan ketahanan jaringan.

Upgrade Alpenglow yang akan datang menargetkan waktu finality hanya dalam hitungan milidetik, membuka peluang kategori aplikasi baru. Jaringan Solana telah menangani lonjakan trafik lebih dari 200 juta transaksi harian tanpa downtime, memperpanjang rekor uptime yang solid. Minat institusional pun mengikutinya.

Baca juga: Sentimen Pasar Crypto Jatuh ke Level Extreme Fear: Peluang Emas atau Sinyal Bahaya?

ETF spot Solana telah menarik arus masuk kumulatif mendekati $874 juta, dan Morgan Stanley bahkan telah mengajukan produk serupa. Perusahaan besar seperti Western Union dan JPMorgan diberitakan memanfaatkan infrastruktur Solana untuk stablecoin dan penerbitan utang.

Sui

Sui (SUI) sempat diperdagangkan di sekitar $0,91, turun lebih dari 50% dalam 30 hari terakhir, menjadikannya salah satu jaringan large-cap yang paling terpukul. Penurunan ini bertolak belakang dengan ekspansi ekosistem yang justru melaju pesat. Mesin konsensus Mysticeti telah menekan latensi transaksi hingga di bawah 390 milidetik, menjadikan Sui salah satu blockchain produksi tercepat yang ada.

Integrasi native USDC melalui Circle telah mengubah Sui menjadi hub likuiditas stablecoin, sehingga ketergantungan pada bridge dapat berkurang. Akses institusional meningkat lewat Grayscale Sui Trust, sementara sektor gaming mendorong pertumbuhan pengguna berkat konsol genggam SuiPlay0X1.

Infrastruktur DeFi juga makin matang dengan hadirnya DeepBook V3, yang menyediakan order book native untuk transaksi berukuran besar. TVL telah menembus $1,5 miliar meskipun kondisi pasar sedang lemah.

Avalanche

Avalanche sempat diperdagangkan di kisaran $8,3 setelah turun sekitar 42% dalam 30 hari terakhir, namun aktivitas on-chain menunjukkan cerita yang berbeda. Jaringan ini telah menjadi salah satu tujuan utama untuk tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets).

Nilai RWA yang ditokenisasi di Avalanche melonjak hampir sepuluh kali lipat sepanjang 2025, mencapai sekitar $1,3 miliar hanya pada kuartal keempat. Dana BUIDL milik BlackRock diluncurkan di Avalanche dengan nilai awal $500 juta, disusul oleh lembaga perbankan dan penyedia indeks besar lainnya.

Akses institusional kian meluas dengan hadirnya VanEck Avalanche ETF pada Januari, yang mulai mencatat arus masuk hanya dalam hitungan hari. Pengajuan produk kini juga menyertakan reward staking, mengubah eksposur biasa menjadi instrumen yang menghasilkan imbal hasil.

Zcash

Zcash (ZEC) sempat diperdagangkan di sekitar $214, turun lebih dari 56% dalam 30 hari terakhir, mencerminkan tekanan jual ekstrem di segmen aset privasi. Sejumlah perubahan struktural kini mulai membentuk ulang proyek ini.

Baca juga: Prediksi Harga XRP: Sinyal Break-Even Muncul di Tengah Fase Reset Pasar

Zcash Foundation telah memaparkan strategi 2026 yang berfokus pada infrastruktur modular dan pengembangan node independen melalui Zebra.

Kemajuan skema tanda tangan FROST menjanjikan peningkatan keamanan wallet dan kemampuan multisignature yang lebih baik. Perubahan tata kelola juga menggeser dinamika ekosistem, dengan mantan pengembang inti meluncurkan produk-produk baru seperti wallet cashZ. Satu beban besar terangkat pada Januari ketika SEC menyelesaikan penyelidikannya tanpa tindakan lebih lanjut.

Di saat isu privasi kembali menjadi sorotan regulasi di berbagai negara, apakah Zcash berpotensi kembali relevan ketika kepatuhan dan anonimitas mulai menemukan titik temu?

Hedera

Hedera (HBAR) sempat diperdagangkan di sekitar $0,082, turun hampir 35% dalam 30 hari terakhir, namun adopsinya justru terus berkembang di level institusi dan pemerintahan. Platform berbasis Hedera telah terintegrasi dengan sistem FedNow milik Federal Reserve, memungkinkan penyelesaian transaksi real-time dengan standar ISO 20022.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat juga memanfaatkan infrastruktur yang terhubung dengan Hedera melalui Taekion untuk memastikan integritas data. Pengakuan kebijakan ikut menyusul, dengan Hedera disebut secara eksplisit dalam White House Digital Asset Report.

Kemitraan korporasi pun melebar, salah satunya kerja sama multi-tahun dengan McLaren Racing yang berfokus pada collectible digital berskala besar. Upgrade mainnet pada Februari meningkatkan otomatisasi smart contract, sementara dewan tata kelola menambahkan Repsol untuk mengeksplorasi solusi identitas digital bagi jutaan pengguna.

Stellar

stellar (xlm) crypto adalah
Sumber: VOI

Stellar (XLM) sempat diperdagangkan di kisaran $0,155, turun lebih dari 35% dalam 30 hari terakhir, sejalan dengan koreksi pasar yang lebih luas. Namun fundamental jaringan terus menguat. Nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi di Stellar telah melampaui $1 miliar, didukung lembaga keuangan yang mencari infrastruktur patuh regulasi.

Kemitraan dengan Visa dan Mastercard mendukung penyelesaian stablecoin lintas negara sekaligus solusi identitas digital. Pemantapan Soroban telah membawa Stellar melampaui sekadar pembayaran, membuka jalan bagi bursa terdesentralisasi dan protokol lending dalam skala besar untuk pertama kalinya. Aktivitas developer melonjak, dengan jumlah akun aktif naik 40% dari tahun ke tahun.

Produk berbasis Stellar seperti reksa dana pasar uang on-chain milik Franklin Templeton terus tumbuh. Ketika keuangan tradisional semakin bermigrasi ke on-chain, apakah fokus Stellar pada kepatuhan justru menjadi keunggulan strategisnya?

Secara keseluruhan, pasar Februari 2026 dipenuhi rasa takut, likuidasi paksa, dan pergeseran tajam menjauhi aset berisiko. Namun di balik harga yang jatuh, fondasi infrastruktur, kejelasan regulasi, dan adopsi institusional terus bergerak maju.

Saat volatilitas mereda, modal biasanya kembali lebih dulu ke jaringan yang sudah melayani pengguna nyata. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar soal bertahan hidup, melainkan soal posisi. Dari delapan jaringan ini, mana yang akan merebut gelombang kepercayaan berikutnya?

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ sertaĀ investasi emas cryptoĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->