
Jakarta, Pintu News – Google Finance adalah platform informasi keuangan gratis yang menyediakan data pasar modal, nilai saham, indeks, dan berita ekonomi secara real‑time atau mendekati real‑time.
Dirancang oleh Google sebagai bagian dari ekosistem alat pencarian dan data mereka, layanan ini memudahkan pengguna untuk mengecek pergerakan harga saham, mata uang, dan komoditas tanpa harus berlangganan. Google Finance juga terintegrasi dengan fitur search, sehingga pengguna dapat mengetik simbol saham langsung di pencarian Google dan mendapatkan ringkasan harga cepat.
Google Finance pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 sebagai respons Google terhadap kebutuhan akses data pasar saham yang mudah dan cepat. Awalnya, layanan ini dirancang sebagai portal yang menyediakan rangkuman indeks utama dan pergerakan harga di berbagai bursa global. Google kemudian memperbaharui tampilan dan fitur platform ini beberapa kali untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Pada tahun‑tahun terakhir, terutama memasuki 2024–2026, Google Finance mengalami pembaruan antarmuka dan peningkatan integrasi mobile, sehingga data keuangan bisa diakses lebih intuitif melalui browser maupun aplikasi. Google juga memperluas cakupan instrumen yang dapat dipantau, termasuk mata uang kripto dan ETF dari berbagai negara. Integrasi dengan Google Sheets juga semakin populer khususnya di kalangan investor dan analis yang memanfaatkan data untuk kalkulasi lanjutan.
Sejak peluncurannya, Google Finance sempat mengalami perubahan besar pada tahun 2017 ketika Google menonaktifkan beberapa fitur lama untuk fokus pada penyajian data yang lebih bersih dan relevan. Namun sejak itu, Google Finance kembali dikembangkan dengan tampilan yang lebih modern dan dukungan data yang lebih luas.Â
Baca juga: Apa itu Silver Bullion dan Kenapa Harganya Mahal?
Pada 2026, Google Finance memperluas cakupannya untuk menampilkan data pasar global lebih komprehensif, termasuk data real‑time dari bursa utama Asia, Eropa, dan Amerika. Pembaruan terbaru juga meningkatkan integrasi dengan berita finansial dan analisis pasar sehingga informasi tersaji lebih kontekstual. Perbaikan teknis ini membantu investor di berbagai negara — termasuk Indonesia — untuk mengecek aset global secara cepat.
Google Finance menyediakan berbagai fitur penting bagi investor, di antaranya data harga saham real‑time, indeks pasar, grafik historis, serta profil perusahaan lengkap dengan metrik fundamental. Pengguna bisa melihat performa harga dalam berbagai jangka waktu, dari satu hari hingga beberapa tahun.
Selain itu, Google Finance memiliki integrasi berita finansial, menggabungkan artikel dari sumber tepercaya yang relevan dengan saham atau aset yang dicari pengguna. Fitur ini membantu investor memahami pergerakan harga dalam konteks berita ekonomi atau laporan perusahaan. Ada juga filter regional, sehingga pengguna dapat fokus pada bursa tertentu seperti Nasdaq, NYSE, atau bursa Asia.
Akses Google Finance sangat mudah karena tersedia gratis melalui browser atau pencarian Google. Cukup ketik nama perusahaan atau simbol saham di kolom pencarian Google untuk melihat ringkasan grafik, harga, dan metrik utama.Â
Untuk membuat watchlist (daftar pantauan), pengguna harus masuk dengan akun Google, kemudian klik ikon “bell” atau “Add to Watchlist” di halaman aset yang dipilih. Setelah itu, saham atau aset tersebut akan muncul di daftar pantauan pengguna yang dapat diakses kapan saja di halaman Google Finance utama.

Google Finance memiliki fungsi khusus di Google Sheets bernama GOOGLEFINANCE(), yang memungkinkan pengguna menarik data harga saham dan instrumen lain secara otomatis ke spreadsheet. Format sederhana fungsi ini adalah:
=GOOGLEFINANCE("NASDAQ:GOOGL","price",TODAY()-30,TODAY(),"DAILY")Rumus di atas akan menampilkan harga harian saham Alphabet selama 30 hari terakhir.Â
Fungsi ini mendukung berbagai atribut seperti price, volume, high, low, serta periode waktu tertentu sehingga investor dapat mengolah data untuk analisis teknikal atau laporan portofolio secara otomatis.
Baca juga: Emas 75% Maksudnya Apa? Penjelasan Lengkap dan Contohnya
Google Finance dan Yahoo Finance sama‑sama menyediakan data pasar gratis, tetapi ada beberapa perbedaan. Google Finance lebih sederhana, cepat diakses melalui pencarian, dan terintegrasi dengan produk Google lainnya.
Sementara itu, Yahoo Finance sering dianggap lebih lengkap dari sisi data fundamental dan memiliki fitur seperti analisis saham dan rekomendasi analis, serta aplikasi mobile yang menyediakan notifikasi pasar yang lebih detail. Bagi investor yang membutuhkan laporan mendalam, Yahoo Finance bisa lebih informatif, sedangkan Google Finance unggul dalam akses cepat dan integrasi dengan Google Sheets.
Investor Indonesia dapat memanfaatkan Google Finance untuk memantau saham global seperti NASDAQ, NYSE, serta indeks Asia secara real‑time. Karena data disajikan dalam dolar AS atau mata uang lain, penting memerhatikan kurs rupiah ketika mengkonversi nilai investasi.
Google Finance juga dapat digunakan bersama Google Sheets untuk membuat laporan portofolio otomatis — fitur yang sangat berguna bagi investor ritel yang ingin melacak performa investasi mereka dari waktu ke waktu. Untuk pasar Indonesia, data Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dicari dengan script IDX:TLKM atau simbol lain, sehingga investor tetap bisa memantau aset domestik dan global dalam satu dashboard.
Kelebihan Google Finance termasuk akses gratis, integrasi cepat dengan pencarian Google, serta fungsi GOOGLEFINANCE di Google Sheets yang memudahkan analisis data secara otomatis. Antarmukanya juga ringan dan mudah dipahami pemula.
Namun, kekurangannya adalah fitur analisis fundamental yang lebih terbatas dibandingkan beberapa pesaing seperti Yahoo Finance yang menyediakan data lebih komprehensif serta rekomendasi analis. Google Finance juga tidak menawarkan aplikasi mobile khusus, sehingga beberapa pengguna mengandalkan browser atau fitur pencarian Google.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: