Revolusi Kecepatan Blockchain: Mengenal Monad (MON) dan Upgrade MONAD_NINE 2026

Di-update
February 19, 2026
Bagikan
Gambar Revolusi Kecepatan Blockchain: Mengenal Monad (MON) dan Upgrade MONAD_NINE 2026

Jakarta, Pintu News – Memasuki awal tahun 2026, industri aset digital semakin kompetitif dengan hadirnya Monad , blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang dirancang untuk mengatasi masalah skalabilitas tanpa meninggalkan ekosistem Ethereum. Proyek ini menarik perhatian besar karena kemampuannya memproses hingga 10.000 transaksi per detik (TPS) dengan finalitas kurang dari satu detik melalui teknologi eksekusi paralel. Di bulan Februari 2026 ini, Monad bersiap melakukan lonjakan efisiensi lebih lanjut melalui proposal upgrade jaringan terbaru yang dinamakan MONAD_NINE.

Teknologi Parallel EVM dan Upgrade MONAD_NINE

Monad membedakan dirinya dari kompetitor melalui arsitektur Parallel EVM, yang memungkinkan pemrosesan banyak transaksi secara bersamaan, berbeda dengan model sekuensial tradisional Ethereum. Teknologi ini didukung oleh mekanisme konsensus MonadBFT yang efisien serta MonadDB, basis data khusus yang dioptimalkan untuk performa tinggi pada perangkat keras komoditas. Dengan kompatibilitas penuh terhadap bytecode EVM, pengembang dapat memindahkan aplikasi mereka dari Ethereum ke Monad tanpa harus menulis ulang kode dasar mereka.

Pada pertengahan Februari 2026, tim pengembang mengaktifkan upgrade MONAD_NINE yang mencakup tiga peningkatan inti untuk meningkatkan prediktabilitas jaringan. Salah satu fitur utamanya adalah MIP-3, yang mengubah biaya ekspansi memori EVM menjadi linier dan menetapkan batas penggunaan memori sebesar 8 MB per transaksi guna mengurangi konsumsi sumber daya. Selain itu, upgrade ini mengaktifkan peningkatan Ethereum Fusaka secara bersamaan, memastikan Monad tetap sinkron dengan standar keamanan dan fungsionalitas terbaru di dunia cryptocurrency.

Baca Juga: 5 Update Harga Berlian per Gram dan Karat 2026, Ada yang Tembus Rp5 Miliar!

Analisis Harga dan Tokenomics Monad (MON)

monad crypto
Sumber: Medium

Token asli jaringan, MON, berfungsi sebagai tulang punggung ekosistem untuk pembayaran biaya gas, staking guna mengamankan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola. Hingga 19 Februari 2026, harga Monad (MON) terpantau diperdagangkan di kisaran $0,021 hingga $0,024 (setara Rp355 – Rp406 dengan kurs Rp16.937) dengan kapitalisasi pasar mencapai lebih dari $200 juta. Meskipun sempat mengalami volatilitas pasca peluncuran mainnet pada November 2025, proyek ini tetap memiliki daya tarik kuat karena dukungan pendanaan sebesar $269 juta dari berbagai investor global.

Statistik pasar menunjukkan total pasokan MON dibatasi sebesar 100 miliar token, dengan porsi sirkulasi yang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tim pengembang, Category Labs, bahkan mengumumkan potensi pembelian kembali (buyback) token MON senilai hingga $30 juta pada paruh pertama tahun 2026 untuk mendukung stabilitas pasar. Bagi para investor, performa harga di tahun 2026 ini akan sangat bergantung pada tingkat adopsi pengembang dan volume transaksi nyata di dalam ekosistem DeFi Monad yang baru berkembang.

Peluang dan Risiko Investasi Monad di Tahun 2026

Berinvestasi dalam Monad (MON) menawarkan eksposur terhadap teknologi infrastruktur blockchain generasi berikutnya yang menjanjikan kecepatan tinggi dengan biaya sangat rendah. Prediksi harga untuk sisa tahun 2026 bervariasi, dengan skenario optimis memproyeksikan target di kisaran $0,10 hingga $0,15 jika adopsi dApps berjalan masif. Keunggulan kompatibilitas Ethereum menjadikan Monad sebagai pesaing serius bagi jaringan Layer-1 lainnya seperti Solana atau Sui dalam menarik likuiditas pasar crypto.

Namun, investor tetap harus mewaspadai risiko tekanan jual yang mungkin muncul dari jadwal pembukaan kunci (unlock) token untuk tim dan investor awal di semester kedua 2026. Selain itu, persaingan ketat antar jaringan blockchain berperforma tinggi menuntut Monad untuk terus membuktikan keandalan jaringannya di bawah beban transaksi yang nyata. Oleh karena itu, strategi diversifikasi dan pemantauan rutin terhadap metrik on-chain serta pembaruan teknis dari tim pengembang sangat disarankan sebelum mengambil keputusan investasi di sektor yang volatil ini.

Baca Juga: Prediksi Mengejutkan: Bitcoin (BTC) Butuh 20 Tahun untuk Kalahkan Emas, Kata Willy Woo

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->