
Jakarta, Pintu News – Ethereum saat ini tengah berjuang keras untuk menembus kembali level psikologis $2.000 atau sekitar Rp33.774.000 di tengah ketidakpastian pasar global. Meski terlihat rapuh, sebuah data terbaru dari derivatives market memberikan secercah harapan bagi para investor yang sedang menunggu momentum kebangkitan. Fenomena yang disebut sebagai “leverage reset” baru saja terjadi, membersihkan posisi-posisi berisiko tinggi dan membuka jalan bagi pemulihan harga yang lebih stabil dan sehat di masa depan.

Berdasarkan analisis terbaru dari CryptoQuant, rasio leverage (Estimated Leverage Ratio) untuk Ethereum di bursa Binance baru saja merosot ke angka 0,557. Angka ini merupakan level terendah sejak Desember tahun lalu, setelah sebelumnya sempat memuncak di angka 0,675 saat pasar sedang dalam fase agresif. Penurunan ini menandakan bahwa banyak trader telah menutup posisi “pinjaman” mereka yang berisiko tinggi dan beralih ke strategi investasi yang lebih konservatif.
Penurunan leverage bukan sekadar fluktuasi teknis biasa, melainkan cerminan dari pembersihan risiko spekulatif yang berlebihan di pasar. Ketika leverage tinggi, harga cenderung sangat liar karena mudah terjadi likuidasi massal yang memaksa harga terjun payung dalam waktu singkat. Dengan rasio yang kini lebih rendah, struktur pasar Ethereum menjadi jauh lebih kokoh karena pergerakan harga akan lebih didorong oleh permintaan asli (real demand) daripada paksaan sistem akibat gagal margin.
Baca Juga: Warren Desak Fed dan Treasury Tolak Bailout Miliarder Crypto, Takut Untungkan Trump?
Meskipun tekanan jual masih terasa, area harga antara $1.900 hingga $2.000 (sekitar Rp32.085.300 – Rp33.774.000) kini berfungsi sebagai zona stabilisasi jangka pendek. Secara teknis, Ethereum masih berada di bawah garis rata-rata pergerakan 200 hari, yang saat ini menjadi tembok resistensi utama yang harus ditembus untuk mengonfirmasi pembalikan tren. Namun, volume perdagangan yang mulai melandai menunjukkan bahwa fase distribusi atau penjualan besar-besaran mungkin mulai mencapai titik jenuh.
Bagi investor, fase konsolidasi ini sering kali dianggap sebagai masa “repositioning” sebelum terjadi pergerakan arah yang lebih menentukan. Jika Ethereum (ETH) mampu bertahan di atas level dukungan kritis ini, peluang untuk melakukan rebound menuju target harga yang lebih tinggi akan semakin terbuka lebar. Analis Sebastian Villafuerte menekankan bahwa pembersihan leverage ini adalah langkah krusial untuk menciptakan basis harga baru yang kuat sebelum mata uang kripto ini kembali menguji level tertinggi tahun 2025.

Memahami dinamika leverage sangat penting bagi kamu, terutama investor pemula yang ingin terjun ke dunia cryptocurrency. Penurunan leverage berarti risiko terjadinya “flash crash” akibat likuidasi berantai menjadi lebih kecil, sehingga menciptakan lingkungan trading yang lebih tenang bagi pemegang aset spot. Tetap perhatikan sinyal makro dan likuiditas global, karena faktor eksternal tersebut tetap memegang peranan penting dalam menentukan kapan momentum bullish akan benar-benar kembali.
Saat ini, strategi yang paling bijaksana adalah dengan memperhatikan level resistensi terdekat di angka $2.020 atau setara Rp34.111.740. Keberhasilan menembus angka tersebut secara konsisten akan menjadi sinyal kuat bahwa pembeli kembali memegang kendali atas pasar. Jangan lupa untuk selalu menggunakan manajemen risiko yang ketat dan melakukan diversifikasi, agar portofolio kamu tetap aman meskipun pasar sedang berada dalam fase transisi yang menantang ini.
Baca Juga: Menilik Kejayaan Tron (TRX) di 2026: Raja Transaksi dan Infrastruktur Pembayaran Digital
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: