Gebrakan Nvidia! Suntik OpenAI Rp506 Triliun demi Kuasai Pasar AI

Di-update
February 20, 2026
Bagikan
Gambar Gebrakan Nvidia! Suntik OpenAI Rp506 Triliun demi Kuasai Pasar AI

Jakarta, Pintu News – Raksasa teknologi Nvidia (NVDA) dikabarkan tengah mematangkan langkah strategis dengan mengalihkan rencana investasi masifnya di OpenAI. Alih-alih melanjutkan komitmen awal senilai $100 miliar (sekitar Rp1.688 triliun), perusahaan yang dipimpin Jensen Huang ini memilih untuk menyuntikkan dana sebesar $30 miliar atau setara Rp506,6 triliun. Keputusan ini diambil untuk menyeimbangkan risiko finansial sambil tetap mengamankan posisi Nvidia sebagai pemasok utama perangkat keras bagi pengembang ChatGPT tersebut.

Strategi Baru: Lebih Kecil, Lebih Aman, Tetap Dominan

Langkah Nvidia untuk memangkas angka investasi dari $100 miliar menjadi $30 miliar dilihat oleh para analis sebagai langkah ā€œdecouplingā€ yang sangat cerdas secara finansial. Investasi baru ini akan berbentuk kepemilikan saham langsung (equity stake) dalam putaran pendanaan terbaru OpenAI yang menargetkan valuasi perusahaan hingga $830 miliar. Dengan skema ini, Nvidia tidak lagi terikat pada komitmen pembangunan infrastruktur kaku senilai ribuan triliun rupiah yang sebelumnya dikhawatirkan dapat membebani neraca keuangan perusahaan.

Meskipun nilainya lebih kecil, kesepakatan ini tetap memastikan bahwa OpenAI akan menginvestasikan kembali sebagian besar modal tersebut untuk membeli GPU terbaru milik Nvidia. Hal ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan di mana Nvidia mendapatkan eksposur kepemilikan di salah satu perusahaan AI paling berharga di dunia sekaligus menjamin permintaan jangka panjang untuk produknya. Para investor pun menyambut baik fleksibilitas ini, mengingat dinamika pasar AI yang sangat cepat berubah dan penuh dengan risiko regulasi.

Baca Juga:Ā Warren Desak Fed dan Treasury Tolak Bailout Miliarder Crypto, Takut Untungkan Trump?

Dampak pada Saham NVDA dan Sentimen Pasar

Saham Nvidia (NVDA) sempat mengalami volatilitas tinggi di awal bulan Februari 2026, menyentuh titik terendah dalam enam minggu di kisaran $177 karena kekhawatiran atas pembatasan ekspor ke China. Namun, pengumuman mengenai investasi $30 miliar ini membantu memicu pemulihan harga saham menuju area $180-an seiring kembalinya kepercayaan pasar. Analis memproyeksikan bahwa langkah ini adalah sinyal bullish jangka panjang yang menunjukkan dominasi Nvidia tetap tak tergoyahkan di pusat ledakan infrastruktur kecerdasan buatan global.

Selain investasi di OpenAI, Nvidia juga memperkuat posisinya melalui kesepakatan pasokan chip besar-besaran dengan Meta Platforms untuk jutaan unit prosesor AI. Fokus pasar kini tertuju pada laporan laba kuartal keempat yang dijadwalkan pada 25 Februari 2026, di mana pertumbuhan pendapatan pusat data diperkirakan akan tetap kuat di angka 14% per kuartal. Bagi kamu yang memantau saham NVDA, investasi di OpenAI ini menjadi pengingat bahwa Nvidia bukan sekadar produsen chip, melainkan pemain kunci yang mengendalikan arah ekosistem AI dunia.

Masa Depan Infrastruktur AI Global

CEO OpenAI, Sam Altman, menanggapi rumor adanya keretakan hubungan dengan Nvidia sebagai sebuah ā€œkegilaanā€ dan menegaskan bahwa perusahaannya akan tetap menjadi pelanggan raksasa bagi produk-produk Nvidia. OpenAI sendiri berencana menggunakan dana segar ini untuk membangun fasilitas komputasi generasi berikutnya, termasuk pemanfaatan platform Vera Rubin yang baru dari Nvidia. Sinergi ini membuktikan bahwa persaingan dalam pengembangan model AI yang semakin canggih membutuhkan dukungan perangkat keras yang sangat masif dan berkelanjutan.

Investasi ini juga memberikan tekanan kompetitif bagi pesaing lain seperti AMD maupun inisiatif chip internal milik Google dan Amazon. Dengan memiliki saham di OpenAI, Nvidia secara efektif mengunci salah satu konsumen terbesarnya agar tetap berada dalam ekosistem mereka di tengah munculnya berbagai alternatif chip AI baru. Meskipun pasar masih waspada terhadap potensi ā€œgelembungā€ AI, langkah konkret Nvidia menyuntikkan dana Rp506 triliun ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur digital terbesar dalam sejarah masih jauh dari kata berakhir.

Baca Juga:Ā Menilik Kejayaan Tron (TRX) di 2026: Raja Transaksi dan Infrastruktur Pembayaran Digital

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDRĀ danĀ harga saham NvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Trading Token Saham AS di Pintu

Bayangkan kamu bisa beli saham perusahaan besar seperti Nvidia , Amazon , Meta dalam bentuk token hanya dengan modal belasan ribu rupiah. Kabar baiknya, kini kamu bisa melakukan jual/beli token saham AS tertokenisasi dariĀ xStocksĀ dan Ondo di Pintu.

Dengan memanfaatkanĀ teknologi blockchain, sekarang kamu dapat menikmati proses penyelesaian transaksi untuk saham AS tertokenisasi yang lebih cepat, modal awal yang lebih terjangkau, serta pengalaman investasi yang lebih global.


CEK HARGA US XSTOCKS DISINI!

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->