Prediksi Harga Crypto 2026: Kemana Arah Pergerakannya?

Di-update
February 26, 2026
Bagikan
Gambar Prediksi Harga Crypto 2026: Kemana Arah Pergerakannya?

Jakarta, Pintu News – Tahun 2026 menjadi titik balik penting bagi industri cryptocurrency global. Setelah gelombang institusional besar pada 2024 dan 2025, lanskap crypto kini berubah drastis dan meninggalkan era spekulasi liar.

Kini, pasar bergerak menuju fase yang lebih matang, namun tetap dibayangi ketidakpastian geopolitik dan volatilitas tinggi. Para pelaku utama industri sepakat, masa kejayaan uang mudah berbasis hype telah berakhir, digantikan oleh era sistem, konvergensi teknologi, dan seleksi ketat berbasis fundamental.

Dominasi Institusi dan Ketidakpastian Global: Siapa Penggerak Pasar?

Dilansir dari BeInCrypto, pada awal 2026, suasana pasar crypto terasa jauh lebih dewasa dan penuh perhitungan dibandingkan siklus sebelumnya. Fernando Lillo Aranda dari Zoomex menyoroti bahwa pasar kini didominasi strategi institusi yang kompleks, bukan lagi sekadar sentimen ritel. Sementara itu, Mike Williams dari Toobit mengingatkan bahwa ketidakpastian politik dan ekonomi global akan terus memicu gelombang volatilitas yang sulit diprediksi.

Griffin Ardern dari BloFin menambahkan, efek “Matthew Effect” semakin terasa, di mana aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum semakin menguasai likuiditas dan perhatian investor, sementara altcoin mulai kehilangan daya tarik. Fenomena ini diperkuat dengan semakin banyaknya proyek berkualitas tinggi yang memilih melantai di bursa saham Amerika Serikat, bukan lagi melalui peluncuran token di blockchain.

Akibatnya, pasar token menjadi semakin berisiko dan kurang diminati, memperlebar jurang antara aset blue chip dan altcoin. Di sisi lain, pasar Eropa masih menjadi benteng investor individu, berbeda dengan Amerika Serikat yang sudah sangat institusional. Namun, para ahli sepakat, peran investor ritel belum sepenuhnya hilang, hanya saja kini mereka menunggu kemudahan akses dan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Baca juga: Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia Hari Ini (26/2/26)

AI, Infrastruktur, dan Kematangan Ekonomi: Narasi Baru Crypto

Jika 2021 identik dengan NFT dan 2024 dengan ETF, maka 2026 menjadi panggung bagi integrasi kecerdasan buatan dan blockchain. Vivien Lin dari BingX memprediksi, narasi utama tahun ini adalah pergeseran dari manusia yang bertransaksi crypto menjadi AI yang mengelola aset digital secara otonom. Blockchain kini menjadi lapisan kepercayaan dan settlement bagi sistem AI, menghadirkan transparansi dan insentif yang tidak bisa diberikan AI secara mandiri.

Michael Ivanov dari Arcanum Foundation menambahkan, selain AI, adopsi Real World Asset (RWA) dan inovasi web3 gaming juga akan menjadi sorotan utama tahun ini. Namun, Federico Variola dari Phemex menegaskan, 2026 adalah tahun kembalinya logika ekonomi. Setelah bertahun-tahun didominasi hype, memecoin, dan spekulasi jangka pendek, hanya proyek dengan pendapatan nyata dan pertumbuhan berkelanjutan yang akan bertahan.

Para pelaku industri kini lebih fokus pada infrastruktur, utilitas, dan revenue, bukan sekadar narasi viral. Hal ini menandai pergeseran besar dari era whitepaper millionaire menuju era produk yang benar-benar menghasilkan.

Baca juga: Cardano (ADA) Siap Bangkit? Akumulasi Whale Capai 819 Juta Token di Tengah Tekanan Pasar!

Strategi Bertahan: Diversifikasi, Sistem, dan Disiplin Emosi

Dalam menghadapi dominasi institusi, konvergensi AI, dan ketidakpastian geopolitik, strategi investasi di 2026 harus berubah total. Dorian Vincileoni dari Kraken menyarankan agar investor mulai berpikir dalam kerangka sistem, bukan sekadar aset. Infrastruktur yang mampu bertahan dalam jangka panjang dan memiliki likuiditas tinggi akan menjadi pilihan utama.

Sementara itu, Griffin Ardern dari BloFin menekankan pentingnya diversifikasi lintas aset, termasuk logam mulia, komoditas, dan mata uang asing, untuk mengantisipasi risiko geopolitik dan fluktuasi nilai fiat. Michael Ivanov dan Mike Williams sama-sama menyoroti pentingnya disiplin emosi dalam berinvestasi.

Dengan kecepatan pasar yang melampaui reaksi manusia, penggunaan instrumen otomatis dan strategi jangka panjang menjadi kunci. Investor disarankan untuk membedakan tujuan jangka pendek dan panjang, serta tidak mudah terpengaruh oleh volatilitas sesaat. Diversifikasi portofolio dan pemanfaatan teknologi AI akan menjadi faktor penentu keberhasilan di era crypto industri ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->