
Jakarta, Pintu News – Pasar mata uang crypto diperkirakan menutup Februari 2026 dalam tekanan berat, dengan Bitcoin bertahan di bawah $65,000 setelah mencatat awal tahun terburuk sepanjang catatan.
Menjelang Maret, volatilitas diproyeksikan tetap tinggi. Kondisi ini membuat sejumlah aset menjadi sangat berisiko untuk diperdagangkan karena kelemahan struktur harga, kinerja yang buruk, risiko dilusi, atau narasi yang mulai kehilangan daya tarik.
Selain itu, pasar masih rentan terhadap fluktuasi besar yang dipicu faktor makroekonomi, ketidakpastian terkait tarif, gelombang likuidasi, serta menurunnya selera risiko. Dalam situasi tersebut, laman Finbold menyoroti tiga mata uang kripto berikut sebagai aset yang sebaiknya dihindari untuk diperdagangkan pada bulan Maret.

Shiba Inu , salah satu meme coin yang cukup menonjol, menjadi salah satu aset yang paling terpukul dalam pelemahan pasar saat ini. Nilainya turun tajam baik secara year-to-date maupun dibandingkan puncak-puncak sebelumnya. Pada 25 Februari, SHIB sempat berada di harga $0.0000055, melemah 16% sepanjang 2026.
Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu: Muncul Sinyal ‘Death Cross’, akankah SHIB Anjlok?
Sejumlah analisis menyoroti masalah struktural yang masih bertahan, termasuk suplai yang bersifat inflasioner tanpa mekanisme kelangkaan yang jelas, meredupnya hype terhadap ekosistemnya (misalnya Shibarium), serta kerentanannya terhadap kinerja altcoin yang melemah secara luas.
Di pasar yang sangat dipengaruhi pergerakan Bitcoin dan sikap hati-hati terhadap faktor makro, meme coin seperti SHIB cenderung menghadapi risiko penurunan yang lebih besar akibat aksi ambil untung, berkurangnya minat ritel, dan persaingan dari token-token baru.
Karena itu, memperdagangkan SHIB pada Maret berisiko memicu penurunan lanjutan yang tajam apabila sentimen tetap bearish atau gelombang likuidasi meningkat, mengingat tidak adanya fundamental kuat yang dapat menopang pemulihan cepat.

Aset kedua yang dinilai berisiko adalah Tron , terutama karena isu tata kelola yang belum tuntas, tekanan regulasi, serta tanda tanya terkait utilitas jangka panjangnya di lanskap DeFi dan stablecoin yang semakin matang.
Meski menunjukkan ketahanan tertentu pada volume stablecoin—termasuk dominasi USDT TRC-20—pelemahan altcoin secara umum dan proses deleveraging akibat faktor makro tetap menjadi ancaman.
Memasuki Maret, ketika likuiditas berpotensi menipis dan risiko likuidasi di jaringan meningkat, TRX dapat menghadapi tekanan jual yang lebih besar seiring pemegang aset beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman atau menyerah di tengah momentum yang cenderung stagnan.
Baca juga: Harga Ripple (XRP) Menguji Support Kunci, Apakah Breakout ke $1,5 akan Terjadi?

Ethereum termasuk salah satu aset kripto berkapitalisasi besar dengan kinerja terburuk sepanjang 2026. Hingga saat ini, ETH turun lebih dari 30% secara year-to-date dan pada saat penulisan diperdagangkan di $1,893.
Pelemahan ini dikaitkan dengan memudarnya narasi kelangkaan, menurunnya aktivitas DeFi Ethereum secara relatif dibanding pesaing, serta korelasi yang kuat terhadap dominasi Bitcoin.
Tanpa katalis yang jelas—seperti kembalinya arus masuk ETF, pembaruan jaringan besar yang mendorong adopsi, atau perbaikan kondisi makro—ETH berisiko terus tertinggal dan dapat menguji support yang lebih rendah, bahkan berpotensi menuju kisaran $1,500 jika sentimen memburuk.
Memasuki Maret, ketidakpastian terkait arus institusional, dampak kebijakan tarif, dan potensi likuidasi meningkatkan risiko kerugian jangka pendek yang lebih besar.
Secara keseluruhan, prospek pasar kripto menjelang Maret 2026 masih menantang, dengan kemungkinan tekanan berlanjut jika level-level support jebol atau kondisi makro semakin memburuk.
Karena itu, trader disarankan memprioritaskan manajemen risiko yang ketat, menghindari penggunaan leverage berlebihan, membatasi eksposur, serta melakukan due diligence secara menyeluruh.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: