
Jakarta, Pintu News ā Real-world asset (RWA) token masih melanjutkan tren pelemahan sepanjang Februari 2026. Sejumlah token RWA besar yang patut dipantau kini berada lebih dari 80% di bawah puncak harga terbarunya. Tekanan jual terjadi secara luas dan berlangsung agresif.
Namun, memasuki Maret, mulai terlihat pembentukan sinyal pembalikan arah (reversal) secara teknikal pada beberapa grafik, dengan dukungan penurunan arus masuk token ke bursa serta permintaan ETF yang tetap stabil. Berikut tiga proyek aset tertokenisasi yang mulai menunjukkan perubahan pada struktur setup-nya.
Jejak Stellar di ranah real-world asset (RWA) terus meluas meskipun kinerja tokennya masih tertekan. Berdasarkan data RWA.xyz, nilai aset terdistribusi di jaringan Stellar meningkat menjadi $1.27 miliar, naik sekitar 25% dalam 30 hari terakhir.
Baca juga: 3 Altcoin yang Diam-Diam Diburu Whale Crypto untuk Potensi Maret 2026
Dari sisi institusional, CME Group meluncurkan kontrak futures Stellar pada 9 Februari 2026. Kontrak ukuran standar dan mikro kini sudah aktif, sehingga institusi memperoleh akses teregulasi ke XLM untuk pertama kalinya.
Namun, harga XLM belum mencerminkan penguatan tersebut. Dalam kira-kira tiga bulan terakhir, Stellar turun sekitar 40% dan diperdagangkan di sekitar $0.154. Meski demikian, struktur teknikal mulai mengindikasikan perubahan.
Pada periode 18 Desember hingga 24 Februari, XLM membentuk lower low, sementara Relative Strength Index (RSI) justru mencetak higher low. Pola ini dikenal sebagai bullish divergence dan umumnya dibaca sebagai sinyal pembalikan (reversal). Konfigurasi serupa juga sempat muncul sekitar 11 Februari; setelah itu XLM sempat menguat kurang lebih 23% sebelum terkoreksi.

Jika divergence saat ini terealisasi menjelang Maret, level uji awal berada di $0.164, area yang beberapa kali berganti peran sebagai support dan resistance. Apabila level ini berhasil ditembus, target berikutnya mengarah ke $0.185 (area puncak reli terakhir) lalu $0.210, yang berdekatan dengan retracement Fibonacci 0.618 dan berpotensi menjadi perubahan struktur pertama yang berarti dalam beberapa bulan terakhir.
Jika tembus lebih jauh, area $0.230 menjadi skenario lanjutan.

Di sisi risiko, kegagalan merebut kembali $0.164 cenderung mempertahankan pergerakan dalam rentang (range). Penurunan di bawah $0.136 akan melemahkan, bahkan membatalkan, tesis pembalikan.
Dengan adopsi RWA yang meningkat dan infrastruktur derivatif institusional yang sudah berjalan, Stellar (XLM) menonjol sebagai token RWA yang patut dipantau pada Maret. Fundamental menguat, sementara sinyal divergence memberi indikasi harga berpotensi menyusul.
Chainlink tetap memimpin sebagai infrastruktur oracle bagi ekosistem aset tertokenisasi, dan performa ETF spot-nya semakin menguatkan posisi tersebut. Ketika ETF Bitcoin mengalami hampir enam pekan berturut-turut arus keluar bersih (net outflows), ETF Chainlink justru belum mencatat satu pun pekan āmerahā sejak peluncurannya.
Konsistensi seperti ini relatif jarang muncul dalam kondisi pasar yang cenderung risk-off, khususnya di sektor RWA, dan mengindikasikan adanya permintaan stabil berkelas institusional meski sentimen kripto secara umum melemah.

Dari sisi teknikal, grafik LINK pada timeframe 12 jam mulai membentuk pola inverse head and shoulders, yang secara teori memiliki potensi breakout sekitar 35% apabila neckline berhasil ditembus.
Namun, neckline-nya menurun (downward sloping), sehingga dibutuhkan penembusan yang bersih pada candle 12 jam di atas $9.00 untuk memicu pergerakan. Chainlink sempat menguji area ini pada 19ā21 Februari saat memantul dari right shoulder, tetapi tertolak di $9.00 dan mengalami pullback. Penolakan tersebut membuat level neckline semakin krusial. Konfirmasi penutupan harian (daily close) di atasnya akan menjadi sinyal kuat, baik secara teknikal maupun dari sisi sentimen.
Jika LINK mampu merebut kembali $9.00, jalur breakout berpotensi mengarah ke $11.30, selaras dengan proyeksi measured move dari pola tersebut. Meski begitu, resistance penting di sekitar $10.00 masih dapat menjadi penghambat reli.
Di sisi risiko, kehilangan $8.00 akan melemahkan struktur. Penurunan tegas di bawah $7.20 akan membatalkan pola inverse head and shoulders dan menggeser bias menjadi bearish.

Dengan adopsi on-chain yang terus berkembang pada sekuritas tertokenisasi dan interoperabilitas lintas-chain, serta arus ETF yang belum menunjukkan tanda melemah, Chainlink tetap termasuk token RWA yang relatif kuat untuk dipantau menjelang Maret. Kegagalan uji neckline sebelumnya membuat percobaan berikutnya menjadi penentu.
Baca juga: Chainlink Siap Melejit? Integrasi Canton Buka Akses ke Pasar RWA $8 Triliun!
Jika $9.00 ditembus, setup ini berpotensi menghasilkan salah satu pergerakan paling rapi di ranah real-world asset pada kuartal ini.
Ondo Finance masih termasuk salah satu platform aset tertokenisasi terbesar di sektor real-world asset, dengan total value locked melampaui $2.5 miliar. Namun, apresiasi token ONDO belum sejalan dengan ekspansi platformnya.
Sejak mencetak all-time high di $2.14 pada Desember 2024, ONDO turun lebih dari 80% dan kini diperdagangkan sekitar $0.25. Kesenjangan ini menempatkan ONDO sebagai salah satu token RWA yang tampak paling ādiskonā jika dibandingkan dengan pertumbuhan fundamental platformnya.

Dari sisi teknikal, mulai muncul indikasi perubahan. Pada periode 25 Januari hingga 24 Februari, ONDO membentuk lower low, sementara Relative Strength Index (RSI) justru mencetak higher low. Kombinasi ini merupakan bullish divergence, sebuah sinyal awal pembalikan tren yang umum digunakan, serupa dengan pola yang dibahas pada XLM sebelumnya.
Data on-chain turut menguatkan sinyal tersebut. Setelah 24 Februari, arus masuk token ke bursa (exchange inflows) turun tajam, dari 42.91 juta ONDO menjadi 4.54 juta ONDO. Penurunan sekitar 89% ini dapat dibaca sebagai berkurangnya token yang berpindah ke bursa, yang sering dikaitkan dengan berkurangnya potensi tekanan jual.
Ketika exchange inflows merosot pada saat yang berdekatan dengan terbentuknya divergence, interpretasi yang masuk akal adalah tekanan jual yang mendorong tren turun mulai melemah.
Ke depan, level kunci pertama berada di $0.26. Bertahan dan mampu menembus area ini akan memperkuat momentum jangka pendek dan membuka peluang menuju $0.30, yang dalam beberapa pekan terakhir berulang kali berperan sebagai resistance.
Jika $0.30 berhasil direbut kembali, struktur pembalikan akan semakin solid dan ruang kenaikan dapat mengarah ke $0.36. Pergerakan menuju $0.30 sendiri setara dengan potensi kenaikan sekitar 19% dari level saat ini.

Di sisi risiko, support berada di $0.23. Kehilangan level ini meningkatkan peluang penurunan lanjutan menuju $0.20, yang dapat dipandang sebagai lantai struktur paling penting. Jika $0.20 ditembus ke bawah, tesis pembalikan awal menjadi lemah dan mengindikasikan tren turun jangka panjang masih dominan.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ sertaĀ investasi emas cryptoĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: