
Jakarta, Pintu News – Pergerakan Ripple kembali menjadi sorotan pelaku crypto dan cryptocurrency setelah mencatat lima candle merah berturut-turut pada grafik bulanan. Pola ini memicu kekhawatiran sekaligus spekulasi mengenai potensi penurunan lanjutan maupun peluang pembalikan arah harga. Investor pemula hingga trader berpengalaman kini mencermati apakah XRP akan melanjutkan tren turun atau justru menyiapkan momentum rebound signifikan.
Dalam analisis teknikal, lima candle merah bulanan berturut-turut menunjukkan tekanan jual yang konsisten dalam jangka menengah. Pola ini relatif jarang terjadi pada aset crypto besar dan sering kali mencerminkan sentimen pasar yang sedang berhati-hati. Bagi kamu yang baru masuk ke dunia cryptocurrency, candle merah berarti harga penutupan lebih rendah dibanding harga pembukaan dalam periode tersebut.
Kondisi ini menandakan bahwa selama lima bulan terakhir, penjual mendominasi pasar XRP. Secara historis, tekanan jual beruntun bisa memicu fase kapitulasi sebelum harga menemukan titik keseimbangan baru. Namun, tidak semua tren turun berakhir dengan penurunan ekstrem karena faktor fundamental dan sentimen makro juga berperan penting.
Baca Juga: 5 Langkah Mudah Cara Membeli Emas di Butik Emas, Investasi Aman Selain Crypto!
Sejumlah analis memperkirakan bahwa jika tekanan jual berlanjut, XRP berpotensi turun menuju area support berikutnya di sekitar $0,50. Dengan asumsi kurs 1 USD = Rp16.759, level ini setara dengan sekitar Rp8.379. Level support adalah area harga yang secara historis cenderung menahan penurunan karena minat beli meningkat.
Jika support tersebut gagal dipertahankan, potensi koreksi bisa semakin dalam. Namun, dalam siklus crypto, fase penurunan tajam sering kali diikuti oleh konsolidasi sebelum arah baru terbentuk. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami bahwa volatilitas adalah karakter utama pasar cryptocurrency.
Di sisi lain, pola penurunan panjang juga dapat membuka peluang technical rebound. Jika XRP mampu mempertahankan area support kuat dan terjadi peningkatan volume beli, harga berpotensi naik kembali hingga 40% dari level terendah. Kenaikan semacam ini sering terjadi ketika pasar menilai aset sudah oversold atau terlalu murah.
Rebound 40% dalam konteks crypto bukanlah hal yang tidak biasa, terutama saat sentimen global membaik. Pergerakan harga dapat dipicu oleh katalis seperti perkembangan regulasi, adopsi institusional, atau pembaruan ekosistem blockchain terkait. Namun, skenario ini tetap bergantung pada konfirmasi teknikal dan sentimen pasar yang lebih luas.
Selain analisis grafik, faktor fundamental juga memengaruhi harga Ripple (XRP). Perkembangan kasus hukum, ekspansi kemitraan, serta dinamika industri cryptocurrency global dapat memperkuat atau melemahkan sentimen investor. Oleh karena itu, pergerakan harga tidak hanya ditentukan oleh pola candle semata.
Pasar crypto juga sangat sensitif terhadap kondisi makroekonomi seperti kebijakan suku bunga dan likuiditas global. Ketika aset berisiko mengalami tekanan, altcoin seperti XRP sering terdampak lebih besar dibanding Bitcoin . Maka dari itu, penting bagi kamu untuk melihat gambaran pasar secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

Dalam situasi volatil seperti ini, manajemen risiko menjadi kunci utama. Kamu perlu menentukan batas kerugian, target keuntungan, dan horizon investasi sebelum masuk ke pasar. Pendekatan ini membantu mengurangi keputusan impulsif yang sering terjadi saat harga bergerak tajam.
Bagi investor jangka panjang, koreksi harga dapat dipandang sebagai fase akumulasi jika fundamental dinilai tetap solid. Sementara itu, trader jangka pendek biasanya menunggu konfirmasi pola pembalikan sebelum membuka posisi. Memahami profil risiko pribadi akan membantu kamu menavigasi dinamika cryptocurrency dengan lebih rasional.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
Baca Juga: 5 Rahasia Harga Emas Dunia Hari Ini di Pasar Forex, Investor Crypto Wajib Simak!
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi