
Jakarta, Pintu News ā Ketegangan geopolitik yang meningkat telah mendorong harga emas fisik ke level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada pasar tradisional, tetapi juga merembet ke dunia aset digital.
Data on-chain menunjukkan lonjakan permintaan terhadap aset emas yang ditokenisasi, menandakan pergeseran minat investor ke instrumen lindung nilai berbasis blockchain. Kondisi ini memperlihatkan bagaimana pasar kripto dan komoditas saling terhubung dalam menghadapi ketidakpastian global.
Pada 2 Maret, harga emas melonjak 2% dan sempat menyentuh level intraday tertinggi di $5.394 per ons, tertinggi sejak 30 Januari. Setelahnya, harga emas terkoreksi tipis ke $5.363,7, namun tetap berada di zona bullish.
Lonjakan harga ini dipicu oleh aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang mendorong arus dana ke aset safe haven seperti emas. Sepanjang tahun 2025, emas telah mencatatkan kenaikan sekitar 65%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di tengah gejolak pasar global.
Bagi pelaku pasar kripto, momentum ini sangat krusial. Volatilitas yang kembali melanda pasar aset digital membuat investor mencari alternatif yang lebih stabil. Token emas seperti PAX Gold dan Tether Gold (XAUT) menjadi pilihan utama untuk mempertahankan eksposur terhadap emas tanpa harus bergantung pada sistem keuangan konvensional. Fenomena ini menandakan pergeseran strategi investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Baca juga: 5 Data Ekonomi AS yang Bisa Menggerakkan Bitcoin (BTC) Pekan Ini
Firma analitik blockchain Lookonchain mengidentifikasi sebuah dompet inaktif yang membelanjakan $1.000.000 USDC untuk membeli PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT). Dompet dengan alamat 0x1C70 tersebut melakukan beberapa kali swap dalam beberapa jam dan masih menyimpan $4.000.000 USDC.
Lookonchain menyebutkan bahwa dompet ini kemungkinan akan melakukan pembelian tambahan dalam waktu dekat. Aktivitas ini menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap token emas semakin meningkat di kalangan investor besar.
Selain itu, seorang whale Ethereum juga melakukan rotasi portofolio dari Ethereum (ETH) ke Tether Gold (XAUT) meski harus menanggung kerugian. Menurut OnchainLens, dompet 0x744b menukar 1.000 ETH senilai $1.940.000 menjadi 358,49 XAUT pada harga $5.413, dengan kerugian lebih dari $60.000.
Selama dua tahun terakhir, whale ini telah menerima 1.645 ETH senilai $3.260.000 dan masih menyimpan 645 ETH ($1.250.000). Langkah ini menunjukkan bahwa investor institusi mulai mengalihkan sebagian aset digitalnya ke instrumen berbasis komoditas.
Baca juga: Bitcoin (BTC) Disebut Masih Murah Dibandingkan Emas, Siap-Siap Lonjakan Harga?
Manajer aset asal London, Abraxas Capital Management, juga tercatat meningkatkan kepemilikan token emasnya secara signifikan. Berdasarkan data dari Arkham Intelligence, perusahaan ini menerima 28.723 XAUT senilai $151.000.000 langsung dari treasury Tether.
Transaksi ini menjadi yang terbesar dalam tiga minggu terakhir untuk token XAUT. Fakta menarik lainnya, Heka Funds (Abraxas Capital) pernah memegang 1,5% dari total suplai Tether dan kini menjadi entitas kedua terbesar berdasarkan volume interaksi di jaringan Tether.
Peningkatan akumulasi token emas ini sejalan dengan minat yang lebih besar terhadap aset penyimpan nilai alternatif di ekosistem kripto. Investor cenderung memilih token berbasis emas karena menawarkan stabilitas harga dan potensi keuntungan yang mengikuti pergerakan pasar logam mulia.
Selain itu, risiko volatilitas yang tinggi pada aset digital seperti Bitcoin , Ethereum (ETH), dan Solana dapat diminimalisir dengan diversifikasi ke token emas. Hal ini memperkuat posisi token emas sebagai solusi investasi yang adaptif di era digital.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ sertaĀ investasi emas cryptoĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi