Harga Bitcoin Stabil di $70.000 Hari Ini (26/3/26): Apa yang Dibutuhkan agar BTC Bisa Breakout?

Di-update
March 26, 2026
Bagikan
Gambar Harga Bitcoin Stabil di $70.000 Hari Ini (26/3/26): Apa yang Dibutuhkan agar BTC Bisa Breakout?

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin mulai menunjukkan stabilisasi di kisaran $70.000 setelah mengalami koreksi tajam, disertai indikasi bahwa tekanan jual mulai mereda dan arus dana ETF terlihat membaik. Meski tekanan penurunan dalam jangka pendek sudah melambat, pemulihan harga sejauh ini masih belum menunjukkan kekuatan yang benar-benar meyakinkan.

Volume perdagangan spot masih cenderung rendah, sementara tekanan pasokan di area atas masih membatasi ruang kenaikan harga. Kondisi ini menempatkan BTC pada situasi yang cukup familiar—mulai stabil, tetapi belum memasuki fase penembusan yang jelas. Pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada apakah permintaan baru mulai masuk, atau justru harga tetap tertahan dalam rentang pergerakan yang lebih luas.

Berikut data on-chain dari Glassnode yang mengindikasikan bahwa peluang breakout kemungkinan masih belum terjadi dalam waktu dekat.

Harga Bitcoin Naik 0,11% dalam Waktu 24 Jam

Pada 26 Maret 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $70,793 atau setara dengan Rp1.202.228.092 mengalami kenaikan tipis 0,11% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.198.545.105 dan harga tertingginya di Rp1.219.435.889.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp23.955 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 13% menjadi Rp604,34 triliun.

Baca juga: Bitcoin Siap Bergejolak, Ini 4 Data Ekonomi AS yang Wajib Dipantau!

Basis Biaya Short-Term Holder Menunjukkan Tekanan dari Area Atas

Heatmap ini memperlihatkan area akumulasi Bitcoin oleh short-term holder, sehingga dapat digunakan untuk melihat konsentrasi pasokan pada berbagai level harga. Saat ini, porsi suplai yang cukup besar masih berada di atas harga pasar sekarang, terutama di kisaran $75K–$90K. Kondisi ini membentuk zona resistance yang jelas di area atas.

Banyak holder di rentang tersebut masih berada dalam posisi rugi, sehingga ketika harga naik, mereka cenderung melepas aset saat mencapai titik impas. Inilah yang membuat kenaikan harga menjadi lambat dan sulit bertahan.

Di sisi lain, area $65–$70K mulai terbentuk sebagai klaster support. Zona ini menjadi area masuk bagi pembeli baru yang masih mempertahankan posisinya, sehingga untuk sementara mampu menahan tekanan penurunan lebih lanjut. Dengan demikian, strukturnya terlihat cukup jelas—Bitcoin saat ini bergerak di antara fondasi support yang kuat di bawah dan tekanan suplai yang besar di atas.

Selama suplai di area atas tersebut belum terserap atau terhapus, setiap reli kemungkinan masih akan menghadapi hambatan, sehingga harga tetap bergerak dalam fase konsolidasi.

Lonjakan Unrealized Loss Mengindikasikan Weak Hands Mulai Tersingkir

Grafik ini melacak seberapa besar porsi pasar yang sedang berada dalam kondisi rugi dari waktu ke waktu. Saat ini, unrealized loss kembali mulai meningkat, yang berarti semakin banyak pelaku pasar memegang Bitcoin di bawah harga beli mereka.

Situasi seperti ini umumnya terjadi saat koreksi, ketika pembeli yang baru masuk mulai terjebak di level atas.

Pada siklus-siklus sebelumnya, lonjakan tajam pada metrik ini sering menandai fase capitulation, yaitu saat weak hands keluar dari pasar dan strong hands mulai melakukan akumulasi. Namun, level saat ini masih tergolong lebih moderat dibandingkan fase ekstrem tersebut.

Susunan perdagangan saat ini menunjukkan bahwa tekanan memang mulai terbentuk, tetapi belum cukup kuat untuk menandakan reset pasar secara penuh. Hal ini turut menjelaskan pergerakan harga sekarang. Bitcoin memang mulai stabil, tetapi tanpa flush yang besar atau akumulasi yang agresif, momentumnya masih tetap terbatas.

Baca juga: Prediksi Harga Emas 2026: Setelah Anjlok, Peter Schiff Yakin Emas Bisa Tembus Rp192 Juta!

Funding Rate Berubah Negatif saat Sentimen Melemah

Funding rate kontrak perpetual kini berbalik ke wilayah negatif di berbagai exchange, yang menunjukkan bahwa posisi short mulai lebih mendominasi pasar. Pergeseran ini mencerminkan sentimen yang melemah serta minimnya dorongan untuk membuka posisi long secara agresif.

Sebelumnya, funding rate positif menandakan dominasi posisi long selama tren naik berlangsung. Namun, perubahan ke funding negatif mengisyaratkan bahwa kepercayaan pasar telah menurun dan pelaku pasar tidak lagi agresif mengejar kenaikan harga.

Di saat yang sama, funding negatif yang bertahan cukup lama juga bisa menjadi landasan untuk short squeeze, tetapi hanya jika permintaan dari pasar spot kembali muncul. Tanpa dukungan tersebut, kondisi ini lebih menegaskan adanya tekanan bearish.

Dengan demikian, situasinya cukup jelas—sentimen pasar telah berubah menjadi lebih hati-hati, tetapi posisi short juga mulai terlihat semakin padat. Hal ini membuat Bitcoin masih bergerak dalam rentang tertentu untuk saat ini, sekaligus membuka peluang terjadinya pergerakan tajam apabila sentimen tiba-tiba berbalik.

Gamma Opsi Menunjukkan Resistance Kuat di Atas Harga Saat Ini

Data opsi memperlihatkan eksposur negative gamma yang cukup besar di kisaran $70K–$75K, yang menandakan adanya tekanan hedging kuat dari dealer. Kondisi ini menciptakan resistance saat harga bergerak naik dan meningkatkan volatilitas di sekitar level-level penting. Ketika gamma berada di wilayah negatif, pergerakan harga biasanya menjadi lebih sensitif dan mudah membesar.

Dalam skenario kenaikan, hal ini memicu resistance karena dealer cenderung melakukan hedging dengan menjual ketika reli terjadi. Sementara itu, dalam skenario penurunan, tekanan jual dapat semakin mempercepat pelemahan harga.

Secara sederhana, meskipun BTC mencoba bergerak lebih tinggi, posisi derivatif yang ada saat ini berpotensi menahan laju kenaikan tersebut kecuali ada permintaan kuat dari pasar spot yang mampu menyerapnya.

Rentang harga saat ini masih sangat dipengaruhi oleh positioning di pasar derivatif, sehingga breakout menjadi lebih sulit terjadi dalam jangka pendek. Selama tekanan gamma ini belum mereda atau terserap pasar, Bitcoin kemungkinan masih akan bergerak volatil, tetapi tetap tertahan dalam pola range di sekitar level-level tersebut.

Apa yang Dapat Diharapkan dari BTC hingga Akhir Kuartal Ini?

Bitcoin saat ini belum berada dalam fase breakdown, tetapi juga belum dapat dikatakan memasuki pemulihan yang terkonfirmasi. Pasar terlihat jelas masih menunggu masuknya likuiditas baru.

Support mulai terbentuk di area $65–$70K. Resistance masih cukup kuat di kisaran atas, terutama sekitar $70K–$75K. Sentimen pasar cenderung lemah, tetapi belum mencapai level ekstrem.

Untuk sisa periode kuartal ini, BTC kemungkinan besar masih akan bergerak sideways dalam range yang sama kecuali muncul katalis permintaan yang kuat. Breakout ke atas area resistance membutuhkan arus masuk spot yang konsisten, sementara kegagalan mempertahankan support dapat membuka peluang penurunan lanjutan.

Untuk saat ini, harga Bitcoin sedang berada dalam fase transisi—bukan kolaps bearish, tetapi juga belum memasuki fase ekspansi bullish.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->